google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham PTBA, BBRI, LSIP dan WSKT oleh MNC Sekuritas | 13 Oktober 2020 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham PTBA, BBRI, LSIP dan WSKT oleh MNC Sekuritas | 13 Oktober 2020


MNC Daily Scope Wave

13 Oktober 2020

IHSG kembali ditutup menguat 0,8% ke level 5,093 dan sempat mencapai titik tertinggi di 5,103 sesuai dengan target kami. Namun, penguatan IHSG kemarin (12/10) menimbulkan gap pada rentang 5,057-5,078. Meskipun IHSG masih memiliki ruang untuk menguat ke arah 5,110-5,130, akan tetapi kami memperkirakan IHSG rentan untuk terkoreksi dalam jangka pendek ke area 4,970-5,057 dan koreksi ideal yang diperkirakan berada pada range 4,900-4,940. Skenario ini berlaku selama IHSG tidak terkoreksi agresif ke bawah 4,820-4,840, terlebih support krusial yang berada di 4,753, apabila IHSG terkoreksi menembus support-support tersebut, maka IHSG terkonfirmasi membentuk wave C ke arah 4,500-4,650.

Support: 4,990, 4,840

Resistance: 5,110, 5,187

PTBA - Buy on Weakness (2,020)

Kemarin (12/10), PTBA bergerak menguat 1,8% dan ditutup di 2,020. Selama PTBA tidak terkoreksi di bawah 1,940, maka kami perkirakan pergerakan PTBA saat ini sedang berada pada bagian dari wave 3 dari wave (C). Hal tersebut berarti PTBA berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 1,960-2,000

Target Price: 2,150, 2,300

Stoploss: below 1,940

BBRI - Buy on Weakness (3,190)

BBRI bergerak menguat 1,3% dan ditutup di level 3,150 pada perdagangan kemarin (12/10). Kami memperkirakan posisi BBRI saat ini sedang berada di awal wave [c] dari wave B, hal tersebut berarti BBRI berpotensi menguat selama tidak terkoreksi ke bawah 3,080.

Buy on Weakness: 3,130-3,180

Target Price: 3,300, 3,400

Stoploss: below 3,080

LSIP - Buy on Weakness (955)

Pada perdagangan kemarin (12/10), LSIP ditutup di level 955, menguat 1,6%. Kami memperkirakan, selama LSIP tidak terkoreksi di bawah 880, maka posisi LSIP saat ini sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave 5 dari wave (C).

Buy on Weakness: 920-950

Target Price: 1,035, 1,100

Stoploss: below 880

WSKT - Sell on Strength (650)

WSKT menguat secara agresif sebesar 11,1% ke level 650 diiringi dengan tekanan beli yang besar pula. Kami memperkirakan saat ini WSKT sudah berada di akhir wave [iii], sehingga rentan untuk terkoreksi terlebih dahulu untuk membentuk wave [iv]. Adapun level koreksi WSKT terdekat berada pada area 630 dan idealnya pada area 600. Level koreksi tersebut dapat dipergunakan sebagai level buyback.

Sell on Strength: 655-670


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...