Saham ELSA | ELNUSA TERBITKAN SUKUK IJARAH BERKELANJUTAN I TAHAP I TAHUN 2020


IQPlus, (06/08) - PT Elnusa Tbk melakukan penawaran umum berkelanjutan melalui Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Elnusa dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp1,5 triliun.

Dalam rangka penawaran umum berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Elnusa Tahap I Tahun 2020 dengan sisa imbalan ijarah sebesar Rp700 miliar.

Cicilan imbalan ijarah per tahun Rp63 miliar dengan tenor 5 tahun dan jatuh tempo 11 Agustus 2025. Masa penawaran pada 7 Agustus 2020 dan pencatatan di BEI 12 Agustus 2020. Danareksa sekuritas, Mandiri Sekuritas, Indo Premier Sekuritas dan Trimegah Sekuritas Indonesia bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi. (end)

Saham WSKT | WASKITA KARYA CATATKAN OBLIGASI BERKELANJUTAN IV TAHAP I TAHUN 2020


IQPlus, (06/08) - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) Jumat besok akan mencatatkan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2020 senilai Rp135,5 miliar di Bursa Efek Indonesia.

Menurut keterangan Kamis disebutkan, obligasi ini memiliki tingkat bunga 10,75% per tahun dan jangka waktu 3 tahun yang jatuh tempo pada 6 Agustus 2023. Tanggal pembayaran bunga pertama 6 November 2020.

Wali amanat Bank Mega dimana hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia untuk Obligasi IV Tahap I adalah BBB(idn). (end)

Saham GGRP | GUNUNG RAJA PAKSI INVESTASI Rp65 MILIAR UNTUK TRANSFORMASI TEKNOLOGI


IQPlus,(06/08) - Produsen baja nasional PT Gunung Raja Paksi (GRP) menanamkan investasi senilai Rp65 miliar untuk pengembangan transformasi digital dengan melibatkan dua perusahaan internasional IBM Indonesia dan SAP Indonesia.

"Transformasi teknologi ini untuk mempermudah interaksi yang lebih efektif, efisien dan transparan dalam proses supply chain dan pelanggan," ujar Pjs.Presiden Direktur GRP, AGW Sangkaeng seusai penandatanganan kerjasama dengan Presiden Direktur IBM Indonesia Tan Wijaya dan Managing Director SAP Indonesia Andreas Diantoro di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, nilai investasi sebesar Rp65 miliar tersebut selama lima tahun termasuk implementasi, instalasi, support dan lisensi dan diharapkan proyek tersebut membantu GRP untuk melakukan total transformasi bisnis.

Implementasi proyek ini diperkirakan akan berjalan dalam kurun waktu 9 hingga 11 bulan ke depan yang nantinya dapat dirasakan penuh pemanfaatannya oleh perusahaan.

"Pengadopsian teknologi ini diharapkan dapat terus membantu perkembangan GRP dan khususnya industri baja di Indonesia," katanya melalui keterangan tertulis.

Transformasi digital tersebut, tambahnya, melibatkan IBM Services melalui solusi IBM IMPACT Solutions for Mill Product & Mining yang menggunakan SAP S/4Hana Business Process Hierarchy dan memuat proses bisnis khusus untuk industri pengolahan baja dan pertambangan.

Selain itu IBM juga menggunakan pendekatan secara tangkas (agile) dengan menggunakan IBM Ascend Methodology.

Dikatakannya, transformasi merupakan salah satu cara dalam meningkatkan giat hasil bisnis di Indonesia, agar memberikan dampak baik dan kontribusi yang lebih besar bagi industri baja di Indonesia.

"Kami akan terus melakukan berbagai perubahan untuk mempertahankan posisi kami sebagai produsen baja kelas dunia dan sebagai yang terdepan di industri ini., ujar Sengkaeng.

PT GRP merupakan anak perusahaan Gunung Steel Group yang saat ini memproduksi 2,800 juta ton baja berkualitas tinggi di bawah sertifikasi lokal dan internasional.(end)

Saham NIKL | LATINUSA BAKAL PERTAHANKAN PANGSA PASAR TINPLATE DIATAS 60% TAHUN INI


IQPlus, (06/08)- Produsen tunggal produk tinplate, PT Pelat Timah Nusantara Tbk (Latinusa/NIKL) bakal berusaha mempertahanan Pangsa Pasar (Market Share) ditengah Pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan oleh Presiden Direktur PT Pelat Timah Nusantara Tbk (Latinusa) Jetrinaldi, dalam paparan publiknya, di Jakarta, Kamis (6/8).

"Kami berupaya memainkan peran strategis di Indonesia. Kami akan tetap mempertahankan dominasi pangsa pasar pada tahun ini di atas 60% khususnya untuk tinplate makanan dan minuman,"tegas Jetrinaldi.

Sebagai gambaran, tinplate merupakan baja dengan ketebalan tertentu yang dilapis dengan timah. Sebagai produsen tunggal di pasar domestik yang menguasai teknologi berkelas dunia, Latinusa terus meningkatkan peran strategis dalam mendorong perkembangan serta pertumbuhan industri tinplate nasional, termasuk mendukung berbagai industri produk konsumen di Tanah Air.

Jetrinaldi menyampaikan bahwa kapasitas produksi tinplate Latinusa saat ini kurang lebih sekitar 160.000 ton, sementara kebutuhan nasional lebih 200.000 ton. "Sehingga sisanya sekitar 35% kebutuhan itu diimpor,"jelasnya.

Sebagai informasi saja hingga semester I-2020, volume penjualan Latinusa turun sebesar 3,85% dibanding periode yang sama tahun lalu. Namun penurunan masih lebih rendah dibandingkan tingkat konsumsi nasional semester I-2020 sebesar 5,8%. Meski menghadapi kondisi sulit saat ini, Latinusa masih bertahan untuk mendapatkan angka positif yang terefleksi pada perolehan laba komprehensif tahun berjalan di semester I-2020 sebesar US$ 308.000. (end/as)

Saham JAYA | ARMADA BERJAYA TRANS RAIH PENDAPATAN BERSIH Rp32,81 MILIAR HINGGA JUNI 2020


IQPlus, (07/09) - PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) meraih pendapatan bersih Rp32,81 miliar hingga periode 30 Juni 2020 naik dibandingkan pendapatan bersih Rp27,16 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan seperti dikutip Jumat menyebutkan, laba kotor naik menjadi Rp9,87 miliar dari laba kotor Rp8,41 miliar tahun sebelumnya. Bbean lain-lain bersih turun menjadi Rp1,15 miliar dari Rp1,49 miliar.

Laba sebelum pajak mencapai Rp1,39 miliar naik dari laba sebelum pajak Rp330,26 juta tahun sebelumnya. Sedangkan laba tahun berjalan diraih Rp1,26 miliar naik dari laba tahun sebelumnya Rp330,26 juta.

Total aset perseroan mencapai Rp89,17 miliar hingga periode 30 Juni 2020 turun dari total aset Rp92,50 miliar hingga periode 31 Desember 2019. (end)

Saham UNTR | ANAK USAHA UNTR DAPAT PINJAMAN US$70 JUTA


IQPlus, (07/09) - PT Agincourt Resources, anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR) mendapatkan pinjaman senilai US$70 juta dari PT Pamapersada Nusantara. Pinjaman tersebut berupa revolving credit facility.

Dana pinjaman ini dialokasikan untuk modal kerja usaha dengan jangka waktu berlakunya fasilitas sampai lima tahun setelah perjanjian yakni 3 Agustus 2025. Bunga dari pinjaman tersebut sebesar LIBOR + 2%.

"Secara bisnis bagi Agincourt akan lebih menguntungkan apabila mendapatkan pinjaman dari Pama dibandingkan dari pihak lain,"ujar Sekretaris Perusahaan Sara K Loebis dalam keterbukaan informasinya.

Transaksi tersebut merupakan transaksi afiliasi karena Pama juga merupakan anak perusahaan UNTR. (end)

Rekomendasi Saham ACES, TKIM, INKP oleh Mirae Asset Sekuritas 7 Agustus 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
August 07, 2020
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,178.27 (+1.0%), test resistance at 5,204, trading range 5,105 -5,204. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized  masih cenderung bergerak naik. Pada periode  weekly,  indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized akan menguji support trend line .Daily support di 5,105 dan daily resistance di 5,204. Cut loss level di 5,070.

ACES Daily, 1,650 (-2.08%), buy on weakness, trading range 1,615 – 1,715. Indikator MFI optimized dan indikator William %R optimized masih cenderung bergerak turun namun mulai terbatas. Daily support  di 1,615 ,jika mampu tembus 1,685 maka daily resistance berikutnya di 1,715. Cut loss level di 1,610.

TKIM Daily, 6,725 (+2.28%), trading buy, trading range 6,575 – 6,900. indikator MFI optimized dan indikator Stochastic %D optimized masih cenderung naik .Daily support  di 6,575 dan daily resistance di 6,900. Cut loss level di 6,100.

INKP Daily, 8,600 (+3.30%), trading buy, trading range 8,375 – 8,800. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung naik namun mulai terbatas sementara Perkiraan daily support di 8,375 dan daily resistance di 8,800.Cut loss level  7,700.

Rekomendasi Saham ADRO, HMSP, MAPI oleh IPOT 7 Agustus 2020

IHSG (5.155-5.235) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan melanjutkan penguatannya. Target kenaikan indeks pada level 5.235 kemudian 5.300 dengan support 5.115 dan 5.065.

ADRO (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.155 kemudian 1.190 dengan support di level 1.075, cut loss jika break 1.040.

HMSP (Buy) ; Target kenaikan harga pada level 1.710 kemudian 1.745 dengan support di level 1.640, cut loss jika break 1.600.

MAPI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 725 kemudian 750 dengan support di level 670, cut loss jika break 650.

XPDV (Buy) : Target kenaikan harga pada level 406 kemudian 412 dengan support di level 392, cut loss jika break 386.

XPLQ (Buy) : Target kenaikan harga pada level 427 kemudian 432 dengan support di level 414, cut loss jika break 408.

XIML (Buy) : Target kenaikan harga pada level 236 kemudian 239 dengan support di level 228, cut loss jika break 226.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9qfa

Ulasan Pasar Global | 7 Agustus 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Aug 7, 2020)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S


Wall Street menguat karena pasar mencari paket bantuan, Nasdaq ditutup di atas 11.000

Saham di Wall Street mengabaikan awal yang lesu dan ditutup lebih tinggi pada hari Kamis, dengan Nasdaq mengakhiri sesi di atas 11.000 untuk pertama kalinya karena investor mengharapkan paket stimulus fiskal baru.

Dow Jones naik 185,46 poin atau 0,68% menjadi 27.386,98. S&P 500 naik 21,39 poin atau 0,64% menjadi 3.349,16. Nasdaq Composite menambahkan 109,67 poin atau 1% menjadi 11.108,07.

Saham-saham kelas berat terkait teknologi dan terkait teknologi seperti Apple (AAPL.O), yang naik 3,49% dan Facebook (FB.O), naik 6,49% membantu mempercepat kenaikan pada indeks. Nasdaq yang mengandung saham teknologi sangat tinggi mencapai rekor baru pada awal perdagangan, dan ditutup di atas angka 11.000 untuk pertama kalinya setelah awalnya naik di atasnya pada hari Rabu. Tolok ukur S&P 500 dan blue-chip Dow berada sekitar 1% dan 7% dari puncaknya sendiri pada bulan Februari. Data ekonomi yang dirilis pada hari Kamis melukiskan gambaran beragam karena angka Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan penurunan pertama dalam klaim pengangguran dalam tiga minggu, meskipun laporan terpisah menunjukkan peningkatan 54% dalam pengurangan pekerjaan yang diumumkan oleh pengusaha pada bulan Juli. Data tersebut muncul menjelang laporan penggajian pemerintah pada hari Jumat.

Eropa


Bursa London menyeret Eropa lebih rendah karena Glencore, stok minyak membebani

Ekuitas Eropa turun pada hari Kamis karena saham London melemah setelah Glencore membatalkan dividen dan saham minyak tergelincir, sementara investor terus mengawasi Washington untuk kemajuan stimulus AS.

Indeks STOXX 600 Eropa ditutup 0,7% lebih rendah.

London FTSE 100. FTSE jatuh 1,3% dan DAX Jerman .GDAXI turun 0,5%. Indeks pertambangan Eropa .SXPP, yang menguat awal pekan ini, turun 2,5% setelah Glencore (GLEN.L) menjadi perusahaan pertambangan besar pertama yang membatalkan dividennya dan mengatakan bahwa mereka akan memprioritaskan pemotongan utang. Sahamnya merosot 8,1%, sementara perusahaan energi BP (BP.L), Royal Dutch Shell (RDSa.L) dan Total (TOTF.PA) turun antara 2% dan 3,8% setelah kenaikan kuat pada hari Rabu.

Rekomendasi Saham ASII, SMGR, TBIG, UNTR oleh MNC Sekuritas 7 Agustus 2020

MNC Daily Scope Wave

07 Agustus 2020

Pada perdagangan kemarin (6/8), IHSG bergerak menguat dan menembus level resistance di 5,162. Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG akan bergerak menuju area 5,200-5,230 (skenario hitam) untuk membentuk wave 5 pada pola diagonal. Tetap perhatikan support IHSG pada area 5,090-5,100, apabila menembus area tersebut maka pergerakan IHSG akan mengarah ke 5,020-5,050.
Support: 5,090, 5,020
Resistance: 5,200, 5,230

ASII - Buy on Breakout (5,225)

Kemarin (6/8), ASII ditutup menguat 3,5% dengan volume yang cukup besar. Kami memperkirakan pergerakan ASII saat ini sedang berada di awal wave (iii) dari wave [v] dari wave C, penguatan ini akan lebih terkonfirmasi apabila ASII sanggup menembus pada resistance 5,450.
Buy on Breakout: 5,225
Target Price: 5,500, 5,700
Stoploss: below 4,950

SMGR - Buy on Weakness (9,600)

SMGR ditutup menguat 1,6% ke level 9,600 pada perdagangan kemarin (6/8) dan disertai dengan peningkatan volume. Kami perkirakan selama SMGR belum sanggup untuk menembus 10,150, maka pergerakan SMGR berpotensi untuk membentuk pola triangle. Hal ini berarti pergerakan SMGR selanjutnya berpeluang menguat untuk membentuk wave D dari wave (B).
Buy on Weakness: 9,375-9,550
Target Price: 9,800, 10,000
Stoploss: below 9,150

TBIG - Buy on Weakness (1,305)

Penguatan yang terjadi pada TBIG sebesar 2,4% kemarin (6/8), kami perkirakan merupakan bagian dari wave [iii] dari wave C, sehingga pergerakan TBIG selanjutnya masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 1,270-1,300
Target Price: 1,370, 1,450
Stoploss: below 1,200

UNTR - Sell on Strength (23,775)

Kemarin (6/8), UNTR bergerak menguat signifikan sebesar 10,5% dan ditutup di level 23,775. Kami memperkirakan pergerakan UNTR sudah berada di akhir wave [v] dari wave 3 dari wave (C), dimana penguatan UNTR sudah relatif terbatas dan rentan terkoreksi untuk membentuk wave 4. Adapun level koreksi UNTR diperkirakan berada pada area 21,000-22,500, level koreksi tersebut dapat digunakan sebagai level buyback.
Sell on Strength: 23,775-24,000

Disclaimer On

Analisa Saham LPKR | 7 Agustus 2020

Analisa Saham LPKR

LPKR bukukan pendapatan Rp5,3 triliun pada 1H20

Pendapatan bersih LPKR turun sebesar 2,5% YoY menjadi Rp5,3 triliun pada 1H20 yang disebabkan
oleh pelemahan recurring income sebesar 10,6% YoY menjadi Rp4 triliun. Divisi healthcare sebagai
kontributor terbesar recurring income yang mencapai 79,1% mengalami penurunan pendapatan
sebesar 6% YoY menjadi Rp3,2 triliun pada 1H20 seiring dengan terjadinya pandemi Covid-19 yang
menyebabkan perekonomian berjalan secara virtual dan mengurangi jumlah kunjungan pasien ke
rumah sakit. Disamping itu, pandemi tersebut juga menyebabkan penurunan pada pendapatan
parkir, hotel dan restoran, serta jasa manajemen masing-masing sebesar 46,6% YoY, 40,7% YoY, dan
28% YoY seiring adanya pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar yang berdampak pada
penutupan hotel dan pusat perbelanjaan. Sementara itu, development revenue meningkat sebesar
33,9% YoY menjadi Rp1,3 triliun pada 1H20. Kenaikan ini ditopang oleh pertumbuhan pendapatan
dari Lippo Cikarang serta pengakuan pendapatan atas serah terima Hillcrest dan Fairview Towers di
Lippo Village bersamaan dengan proyek eksisting. Untuk itu, kontribusi development revenue
terhadap total pendapatan mengalami peningkatan dari 18,0% pada 1H19 menjadi 24,7% pada 1H20. 

LPKR bukukan rugi bersih Rp1,3 triliun pada 1H20

GPM LPKR meningkat dari 36,5% pada 1H19 menjadi 38,6% pada 1H20 yang terutama disebabkan
oleh adanya penurunan beban pokok pendapatan divisi healthcare sebesar 2,6% YoY. Sedangkan
OPM perseroan mengalami penurunan dari 2,4% pada 1H19 menjadi 1,7% pada 1H20. Penurunan ini
disebabkan oleh naiknya penyusutan hingga hampir 4x lipat YoY serta beban gaji dan kesejahteraan
karyawan sebesar 25% YoY. Sementara itu pada 1H20, perseroan membukukan kenaikan nilai atas
investasi DINFRA dan laba atas pelepasan saham entitas anak masing-masing sebesar Rp233 miliar
dan Rp249 miliar. Namun, kenaikan tersebut dikompensasi oleh rugi selisih kurs sebesar Rp446 miliar
pada 1H20 dari sebelumnya laba sebesar Rp12 miliar pada 1H19 serta rugi dari entitas asosiasi dan
ventura bersama sebesar Rp144 miliar dari sebelumnya laba sebesar Rp176 miliar. Untuk itu, rugi
bersih perseroan meningkat sebesar 14,1% YoY menjadi Rp1,3 triliun pada 1H20.

LPKR bukukan marketing sales 1H20 Rp1,05 triliun

Marketing sales LPKR meningkat 26,0% YoY menjadi Rp1,05 triliun pada 1H20, setara dengan 42,9%
dari target 2020 sebesar Rp2,45 triliun. Pencapaian tersebut ditopang oleh peningkatan prapenjualan
yang relatif tinggi pada kuartal II/2020 sebesar 64,6% YoY menjadi Rp349 miliar yang didukung oleh
penjualan proyek residensial Cendana dan Waterfront dimana Waterfront berhasil membukukan
prapenjualan sebesar Rp324 miliar yang terdiri dari 383 unit perumahan. Disamping itu, marketing
sales perseroan juga ditopang oleh penjualan di Tanjung Bunga Makassar yang meningkat 18% YoY
menjadi Rp80 miliar dan San Diego Hills yang naik 47% YoY menjadi Rp58 miliar pada 1H20. Dari sisi
lokasi, Cikarang memberikan kontribusi terbesar mencapai 51,7% dari marketing sales 1H20.

Kami memberikan rekomendasi BUY dengan target harga Rp170/saham

LPKR kembali membukukan prapenjualan yang baik ditengah terjadinya pandemi Covid-19 yang
tentunya berdampak negatif pada ekonomi dan daya beli. Realisasi marketing sales yang tinggi pada
2Q20 dan pencapaian prapenjualan Waterfront yang berada di atas target (Rp324 miliar vs Rp250
miliar), menunjukkan kemajuan pada bisnis real estate developement perseroan. Untuk itu, LPKR
tetap mempertahankan target marketing sales sebesar Rp2,45 triliun hingga 2020 yang didukung
oleh peluncuran proyek baru residensial dan proyek eksisting. Disamping itu, perseroan juga memiliki
neraca yang sehat, tercermin dari rasio net gearing yang rendah (33,6% per 1H20), yang akan
mendukung fleksibilitas dalam ekspansi. Kendati demikian, kami tetap mempertimbangkan pandemi
Covid-19 yang terus berlangsung hingga saat ini dan masih belum menunjukkan tanda-tanda
perbaikan. Pandemi itu akan memberikan tantangan baik bagi recurring income maupun
development revenue perseroan. Untuk itu, kami menurunkan target harga menjadi Rp170/saham
dari sebelumnya Rp200/saham dengan tetap mempertahankan rekomendasi BUY atas LPKR. 

Analisa dan Rekomendasi oleh Winny Rahardja, PT Valbury Sekuritas Indonesia 5 Agustus 2020

Analisa Saham GIAA | 7 Agustus 2020

Saham GIAA pada tanggal 6 Agustus 2020 ditutup menguat pada harga 258, naik 7,5%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 374% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas ke arah atas. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bwah garis 0 dengan kecenderungan mendatar.

Rekomendasi Saham:
Beli Spekulasi
Jika naik di atas 268 maka berpeluang ke 284-310
Jika turun di bawah 238 maka berpeluang ke 228

Disclaimer ON
Silahkan dianalisis sendiri kembali, risk and reward adalah milik Anda sendiri.

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap
Pola Candlestick Saham Lengkap
Indikator Saham Lengkap
Dasar-dasar Investasi Saham :

Update Harga Komoditas dan Indeks | 7 Agustus 2020

Stocks rise for a fifth straight day led by tech, Nasdaq closes above 11,000 for the first time

Stocks rose on Thursday, led by tech shares, as traders kept an eye on Washington for clues on a new coronavirus stimulus package and pored over better-than-expected unemployment data. 

Dow.......27387   +185.5       +0.68%
Nasdaq..11108  +109.7       +1.00%
S&P 500..3349   +21.4         +0.64%
 
FTSE.......6027    -77.8           -1.27%
Dax.........12592  -68.6           -0.54%
CAC.........4885   -48.2           -0.98%

Nikkei....22418   -96.7           -0.43%
HSI.........24931  -171.96       -0.69%
Shanghai .3387  +8.9            +0.26%
ST Times.2559   +26.4          +1.04%

IDX......5178.27   +51.22       +1.00%
LQ45....811.59    +9.89          +1.23%
 
Indo10Yr...6.9959      -0.0294   -0.42%
ICBI...........293.2426  +0.4556  +0.16%
US10Yr.........0.5360    -0.0770   -1.29%
VIX..................22.65   -0.34        -1.48%
 
USDIndx .....92.7880  -0.0530   -0.06%
Como Indx...148.60    -0.12       -0.08%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL.........4.98   -0.36       -6.74%
 (Dow Jones US Coal Index) 

IndoCDS....108.49   -1.334    -1.204%
 (5-yr INOCD5)  
 
IDR.....14585.00    +35        +0.24%
Jisdor...14587       -81         -0.55%


Euro.........1.1877   +0.0012  +0.10%

TLKM.....20.41    -0.01     -0.05%
(2977)
EIDO......19.22    +0.12    +0.63%
EEM.......44.79   +0.14    +0.31%
 
Oil..............41.95     -0.24         -0.57%
Gold .....2069.40    +16.40     +0.80
Timah....17832.50   -182.50   -1.28%
Nickel...14450.00  +182.50  +1.28%
 
Coal price.50.20    -1.40     -2.71%
(Aug/Newcastle) 
Coal price.52.10    -1.30     -2.43%
(Sept/Newcastle)
Coal price..50.20   -0.80      -1.57%
(Aug/Rotterdam) 
Coal price..51.40   -1.00      -1.91%
(Sept/ Rotterdam)
 
CPO(Okt).. 2736       +51       +1.88%
(Source: bursamalaysia.com)             
Corn............323.75   +0.50    +0.15%
SoybeanOil...31.28   +0.15    +0.48%
Wheat.........501.25    -9.50     -1.86%
 
Rubber........175.20   +5.70    +3.36%

( DE/ Phintraco(AT)  07-08-20)