Tampilkan postingan dengan label Saham TBIG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham TBIG. Tampilkan semua postingan

Rekomendasi Saham BMRI, ERAA, MEDC dan TBIG oleh MNC Sekuritas | 24 Oktober 2023


MNCS Daily Scope Wave

24 Oktober 2023

IHSG

IHSG terkoreksi 1,6% ke 6,742 dan masih disertai oleh munculnya volume penjualan, koreksi IHSG sudah mengenai seluruh target yang kami berikan. Dapat dicermati area support di 6,711, apabila IHSG masih mampu bertahan di atas area tersebut, maka terdapat peluang IHSG akan menguat terlebih dahulu ke rentang 6,786-6,821 sebagai skenario terbaiknya. Sebaliknya, apabila break 6,711, maka IHSG akan mengarah ke 6,666-6,676 untuk menyelesaikan wave c dari wave (ii).
Support: 6,711, 6,622
Resistance: 6,783, 6,869

BMRI - Buy on Weakness 

BMRI terkoreksi 1,3% ke 5,675 disertai dengan munculnya volume penjualan, posisinya pun masih berada pada fase downtrendnya. Kami perkirakan, posisi BMRI saat ini sedang berada di akhir wave [iv] dari wave C, sehingga koreksi BMRI akan cenderung terbatas.
Buy on Weakness: 5,500-5,625
Target Price: 5,775, 5,975
Stoploss: below 5,400

ERAA - Spec Buy 

ERAA terkoreksi 1% ke 406 dan masih didominasi oleh munculnya volume penjualan, pergerakannya pun masih berada di fase downtrendnya. Saat ini posisi ERAA diperkirakan sedang berada di akhir wave (v) dari wave [c] dari wave Y.
Spec Buy: 392-402
Target Price: 436, 464
Stoploss: below 378

MEDC - Buy on Weakness 

MEDC terkoreksi 6,3% ke 1,500 disertai dengan munculnya volume penjualan. Kami memperkirakan, posisi MEDC saat ini sedang berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [v], sehingga koreksi MEDC akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 1,420-1,485
Target Price: 1,600, 1,715
Stoploss: below 1,305

TBIG - Buy on Weakness 

TBIG menguat 4,5% ke 1,970 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatan TBIG masih tertahan oleh MA20. Selama TBIG tidak kembali terkoreksi ke bawah 1,860, maka posisi TBIG saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave C.
Buy on Weakness: 1,900-1,950
Target Price: 2,010, 2,110
Stoploss: below 1,860

Disclaimer On-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ESSA dan TBIG oleh HP Sekuritas | 9 Oktober 2023


HP Sekuritas

9 Oktober 2023

Saham ESSA

Trend: Uptrend
Indicator(s): BB25(biru), OBV, MA25(oranye) & MA100(merah)
Potential:
Saat ini rebound dari uptrend channel support @ 645.
MACD line crossing ke bawah signal line di atas zero line.
Entry level di resistance area @ 695-700. Target Price di resistance area @ 750-755 dan uptrend channel support @ 810-815. Stoploss di support area @ 675-670.
Rekomendasi
Buy On Break, Entry Level: 695-700; Target: 750-755 / 810-815; Stoploss: 675-670;

Saham TBIG

Trend: Sideways
Indicator(s): BB25(biru), MACD, MA25(oranye) & MA100(merah)
Potential:
Saat ini terkoreksi setelah mendekati dynamic resistance area MA25(oranye) @ 2040.
MACD line siap crossing ke atas signal line di bawah zero line.
Entry level di support area @ 2040-2050. Target Price di resistance area @ 2170-2180 dan @ 2290-2300. Stoploss di dynamic support area lower BB25(biru) @ 1965-1960.
Rekomendasi
Buy On Break, Entry Level: 2040-2050; Target: 2170-2180 / 2290-2300; Stoploss: 1965-1960;
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham EXCL, KLBF, LSIP dan TBIG oleh MNC Sekuritas | 19 September 2023


MNCS Daily Scope Wave

19 September 2023

IHSG

IHSG terkoreksi 0,7% ke 6,936 disertai dengan munculnya volume penjualan. Selama IHSG belum mampu menembus area resistance di 7,020, maka posisi IHSG masih rawan terkoreksi untuk membentuk awalan wave c dari wave (ii). Adapun target koreksi wave c diperkirakan akan menuju ke 6,737-6,846. Pada skenario terbaiknya, IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji kembali 7,072, dimana IHSG akan mengalami ekstensi ke rentang area 7,025-7,037.
Support: 6,869, 6,823
Resistance: 7,020, 7,053

EXCL - Spec Buy 

EXCL terkoreksi ke 0,9% ke 2,330 dan masih didominasi oleh volume penjualan. Selama EXCL masih mampu bergerak di atas 2,230 sebagai stoplossnya, maka posisi EXCL saat ini sedang berada di wave (b) dari wave [b] dari wave 2. Hal tersebut berarti, koreksi EXCL akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Spec Buy: 2,270-2,320
Target Price: 2,420, 2,490
Stoploss: below 2,230

KLBF - Buy on Weakness 

KLBF menguat 2,8% ke 1,815 disertai munculnya volume pembelian, penguatan KLBF pun mampu menembus MA20. Selama KLBF masih mempu bergerak di atas 1,660 sebagai stoplossnya, maka posisi KLBF saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave C dari wave (B).
Buy on Weakness: 1,795-1,810
Target Price: 1,925, 2,010
Stoploss: below 1,660

LSIP - Spec Buy 

LSIP terkoreksi 0,5% ke 990 dan masih didominasi oleh volume penjualan. Kami perkirakan, posisi LSIP saat ini sudah berada di akhir wave v dari wave (c) dari wave [y] dari wave 2, sehingga koreksi LSIP akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Spec Buy: 975-990
Target Price: 1,025, 1,050
Stoploss: below 960

TBIG - Buy on Weakness 

TBIG menguat 1,5% ke 2,050 dan masih mampu berada di atas MA60. Kami perkirakan, posisi TBIG saat ini sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [ii], sehingga TBIG masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 1,935-2,000
Target Price: 2,130, 2,210
Stoploss: below 1,850

Disclaimer On-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Tower Bersama (TBIG) Raih Rp167,65 Miliar Dari Penjualan Saham Treasuri


PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG)
telah melakukan penjualan saham hasil pembelian kembali (buyback).

Dalam keterangan tertulisnya Helmy Yusman Santoso Direktur TBIG Rabu (6/9) menyampaikan bahwa Perseroan melakukan penjualan saham treasuri sebanyak 81.585.300 lembar saham di harga Rp2.055 per saham senilai Rp167,65 miliar sebelum dikurangi biaya transaksi dimana harga penjualan ini sesuai dengan regulasi OJK dalam POJK No.2/POJK.04/2023.

Helmy memaparkan Digital Infrastrukture Asia Pte Ltd telah melakukan pembelian saham treasury ini pada tanggal 4 dan 6 September 2023. Dengan demikian TBIG kini masih memiliki 20.460.700 saham hasil buyback.

Sebagai informasi pada keterbukaan Informasi 15 Agustus 2023, TBIG menyampaikan akan melakukan penjualan saham treasuri (treasury stocks) sebanyak 102.046.000 lembar saham melalui pasar negosiasi. Pihak yang menerima penjualan/pengalihan Saham Treasuri yaitu Bersama Digital Infrastucture Asia Pte Ltd. dengan jangka waktu pelaksanaan penjualan saham hasil buyback akan dilakukan dalam beberapa tahap dimulai pada 30 Agustus 2023, dan berlangsung sampai tanggal yang tidak lebih dari 31 Maret 2024. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham SIDO, PTPP, ANTM, TBIG dan TKIM oleh NH Korindo Sekuritas | 1 Agustus 2023


NH Korindo Sekuritas Indonesia

1 Agustus 2023

IHSG

BULLISH - KONSOLIDASI - Uji Resistance kritikal : upper channel (Sideways).
Support : 6890 / 6830 / 6765-6740 / 6670 / 6620-6600 / 6560-6550.
Resistance : 6950-6970 / 7000.
ADVISE : Speculative Buy ; or Average Up accordingly.

Saham SIDO

Doji di area Support channel & level previous Low bulan Oktober 2022. 
RSI Oversold.
Advise
Speculative Buy.
Entry Level: 640
Average UP >660
Target: 680 / 700-705 / 720-730.
Stoploss: 630

Saham PTPP

Uji Support MA20.
Uji Resistance MA20.
Advise
Speculative Buy
Entry Level: 605-600
Average Up >620
Target : 660-680 / 700 / 740.
Stoploss : 590.

Saham ANTM

Ada usaha break out dari ReSistance ketiga MA.
Uji Resistance garis jk.pendek
Advise
Speculative Buy.
Entry Level: 1985.
Average Up >2000
Target: 2060 / 2150 / 2300
Stoploss: 1950.

Saham TBIG

Uji Resistance MA10 & MA20, setelah itu coba patahkan trend turun jk.pendek ini sekaligus MA50.
Advise
Speculative Buy
Entry Level: 1930
Average UP >1980
Target : 2000 / 2050 / 2180 / 2250-2270
Stoploss: 1880.

Saham TKIM

On The way menuju TARGET pattern PARALLEL CHANNEL (blue). Rebound dari Support lower channel (Uptrend) dan Support MA10 & MA20.
Advise
Speculative Buy
Entry Level : 6750
Average Up >6900
Target: 7000 / 7250 / 7400 / 7800.
Stoploss: 6500.
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BBKP dan TBIG oleh HP Sekuritas | 13 Juli 2023


HP Sekuritas

13 Juli 2023

Saham BBKP

Trend: Sideways;
Indicator(s): MA25 (biru) & MA100 (merah), MACD
Potential:
Saat ini menguat setelah koreksi minor dan mendekati MA100(merah) @ 108.
MACD line crossing ke atas zero line. MACD histogram mulai stabil.
Entry level di Dynamic support area MA100(merah) @ 108-106. Target Price di Dynamic resistance area @ 117-118 dan @ 122-124. Stoploss di support area @ 101-99.
Rekomendasi
Buy on Weakness; Entry Level : 108-106; Target : 117-118 / 122-124; Stoploss : 101-99

Saham TBIG

Trend: Sideways;
Indicator(s): MA25 (biru) & MA100 (merah), MACD
Potential:
Saat ini stabil meskipun membentuk bearish candle.
MACD histogram mulai stabil di bawah sisi zero line.
Entry level di resistance area @ 2000-2010. Target Price di resistance area @ 2170-2190 dan @ 2280-2300. Stoploss di support area @ 1920-1910.
Rekomendasi
Buy on Break; Entry Level : 2000-2010; Target : 2170-2190 / 2280-2300; Stoploss : 1920-1910
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Tower Bersama (TBIG) Kantongi Peringkat AA+ Untuk Penerbitan Obligasi Rp20 Triliun


Fitch Ratings Indonesia telah menetapkan program obligasi senilai Rp20 triliun dari PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG, BBB-/AA+(idn)/Stabil) dan penerbitan tahap pertama sebesar Rp1,5 triliun Peringkat Nasional Jangka Panjang 'AA+(idn)'. 

Penerbitan ini diperingkat pada tingkat yang sama dengan Peringkat Nasional Jangka Panjang TBI karena surat utang tersebut mewakili kewajiban senior tanpa jaminan. Perusahaan menara independen yang berbasis di Indonesia ini akan menggunakan hasil penerbitan untuk membiayai kembali utang yang ada.

Peringkat Nasional 'AA' menunjukkan ekspektasi akan tingkat risiko gagal bayar yang sangat rendah relatif terhadap emiten atau surat utang lainnya di negara atau kesatuan moneter yang sama. Risiko default yang melekat hanya sedikit berbeda dari emiten atau obligasi dengan peringkat tertinggi di negara tersebut.
 
Headroom Peringkat Stabil: Kami perkirakan TBI akan mempertahankan leverage bersih EBITDA di bawah 5,3x. Perusahaan berkomitmen untuk peringkat internasional tingkat investasi dan bertujuan untuk menjaga utang bersih/EBITDA triwulanan terakhir di bawah 5,3x dalam jangka pendek hingga menengah. Leverage bersih EBITDA meningkat menjadi 4,7x di 1Q23 dari 4,9x di tahun 2022 karena pembayaran utang dan EBITDA yang stabil.

Perpanjangan Kontrak yang Dapat Dikelola: Kami yakin TBI memiliki risiko perpanjangan kontrak yang terbatas, karena sekitar 16% kontrak pada akhir 1Q23 akan diperbarui hingga tahun 2024. Kami yakin permintaan penyewa dari pemimpin pasar telekomunikasi, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom, BBB/Stabil ) dan PT XL Axiata Tbk (BBB/AAA(idn)/Stabil), harus mengimbangi tidak diperpanjangnya penyewa oleh PT Indosat Tbk (BBB-/AA+(idn)/Stabil) hingga tahun 2024. Kontribusi pendapatan dari top- tiga perusahaan telekomunikasi, termasuk Indosat-Hutch yang baru saja dimerger, tetap tinggi di 82% di 1Q23.

Konsolidasi Industri Menara: Industri menara di Indonesia telah terkonsolidasi menjadi tiga perusahaan menara besar. Kami memperkirakan bahwa TBI dan pemimpin pasar menara independen, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo, BBB/AAA(idn)/Stabil), menguasai separuh menara di Indonesia. PT Dayamitra Telekomunikasi, anak perusahaan Telkom, menguasai hampir 33% setelah mengakuisisi 6.000 menara pada Agustus 2022 dari PT Telekomunikasi Selular.

Kami tidak mengharapkan TBI melakukan akuisisi besar lebih lanjut; yang terakhir dilakukan adalah akuisisi 3.000 menara dari PT Inti Bangun Sejahtera Tbk pada tahun 2021. Industri lainnya terpecah-pecah, dengan peluang terbatas untuk mengakuisisi portofolio menara lain yang cukup besar. Edgepoint DigitalBridge Group Inc adalah operator menara terbesar keempat, dengan 9.000 menara, sedangkan sisanya adalah perusahaan kecil dengan 1.000 hingga 3.000 menara, seperti PT Bali Towerindo Sentra Tbk (A-(idn)/Stabil).

Visibilitas Arus Kas yang Kuat: Peringkat TBI diuntungkan dari perjanjian sewa jangka panjang yang memberikan visibilitas dan stabilitas arus kas. Total pendapatan yang dikunci sekitar Rp31 triliun pada akhir Maret 2023, dan rata-rata sisa masa kontrak adalah 5,5 tahun. Kami menilai risiko non-pembaharuan rendah, kecuali untuk menara yang terpengaruh oleh integrasi jaringan Indosat, karena menara merupakan infrastruktur penting bagi perusahaan telekomunikasi, yang menghindari pemindahan peralatan untuk meminimalkan gangguan layanan.

Pertumbuhan Pendapatan Lebih Lambat: Kami perkirakan pertumbuhan pendapatan akan melambat ke satu digit pada 2023-2025 (2022: 5,6%, 3M23: -1,4%), karena Indosat-Hutch mengkonsolidasikan portofolio menaranya dengan menghilangkan menara yang berlebihan setelah merger. Namun, permintaan menara dan sewa dari XL dan Telkom akan tetap tinggi, karena kami perkirakan perusahaan-perusahaan ini akan berinvestasi sekitar 25%-30% dari pendapatan sebagai belanja modal.

EBITDA yang Kuat : Kami memperkirakan margin EBITDA TBI akan tetap kuat di atas 80% meskipun kami memperkirakan margin yang menyempit. Kami perkirakan margin EBITDA TBI akan turun menjadi 84%-85% (2022 dan 3M23: 86%) pada 2023-2025 karena dampak integrasi jaringan Indosat dan berakhirnya kontrak yang membawa tarif sewa lebih tinggi. Kami menghitung EBITDA setelah disesuaikan dengan bunga sewa dan biaya penyusutan berdasarkan standar akuntansi Indonesia PSAK 73.

Arus Kas Bebas yang Cukup: Kami memperkirakan arus kas bebas akan stabil pada tahun 2023 dengan belanja modal yang lebih rendah. Kami memproyeksikan arus kas dari operasi harus cukup untuk mendanai operasi sehari-hari, belanja modal pemeliharaan, dan dividen. Kami mengharapkan perusahaan untuk mendistribusikan uang tunai kepada pemegang saham dengan hati-hati dan menjaga utang bersih/EBITDA tahunan kuartal terakhir di bawah 5,3x dalam jangka pendek hingga menengah. TBI membayarkan dividen sebesar Rp843 miliar pada tahun 2022.

Meringankan Subordinasi Struktural: Obligasi TBI diperingkat pada tingkat yang sama dengan Peringkat Nasional Jangka Panjangnya, meskipun terdapat subordinasi struktural terhadap utang yang dimiliki oleh anak perusahaan operasional yang menghasilkan pendapatan grup. Hutang peringkat sebelumnya/EBITDA tahunan meningkat menjadi 0,6x pada 1Q23 (2022: 0,8x). Kami yakin hal ini akan terus berlanjut, karena TBI kemungkinan besar akan menggunakan dana obligasi untuk membayar sebagian utang di perusahaan yang beroperasi. Pemulihan kreditur harus kuat dalam skenario kesulitan, karena sebagian besar arus kas operasi terkunci secara kontraktual.

Protelindo dan TBI memiliki profil bisnis yang serupa, karena mereka beroperasi di pasar yang sama, memiliki campuran penyewa yang sebanding dan masing-masing merupakan operator menara independen terbesar dan terbesar kedua di Indonesia. Kami memperkirakan keduanya akan mempertahankan posisi pasar mereka, mengingat kurangnya portofolio menara besar yang tersedia untuk akuisisi dalam jangka menengah. Namun, Protelindo memiliki arus kas bebas yang lebih kuat dan catatan mempertahankan neraca yang konservatif. Kami memproyeksikan EBITDA net leverage TBI akan tetap di sekitar 5,0x hingga 2024, sementara kami memperkirakan Protelindo akan mengurangi utang menjadi 4,1x pada 2024.

TBI mendapatkan peringkat yang lebih tinggi dari produsen makanan dan minuman konsumen yang berbasis di Indonesia, PT Mayora Indah Tbk (AA(idn)/Negatif). Mayora adalah salah satu perusahaan makanan kemasan terbesar di negara ini dan telah mempertahankan leverage bersih EBITDA yang lebih rendah di bawah 1,0x, meskipun kami perkirakan rasionya akan memburuk menjadi 1,5x dalam dua tahun ke depan. Profil bisnis TBI yang lebih kuat mengimbangi leverage yang lebih tinggi. TBI diuntungkan dari visibilitas arus kas yang solid berdasarkan kontrak sewa jangka panjang, didukung oleh klausul kenaikan biaya, sedangkan Mayora menghadapi harga komoditas tinggi yang berkepanjangan dan tekanan inflasi yang meningkat.

Asumsi Utama Fitch Dalam Kasus Peringkat Kami untuk Emiten:

- Pertumbuhan pendapatan melambat menjadi 1%-4% selama 2023-2025 (2022: 5,6%).

- Penambahan sewa bersih yang lebih rendah dari 500 pada tahun 2023 dan meningkat menjadi 2.600 pada tahun 2024 (2022: 1.800), sebagai dampak dari integrasi jaringan Indosat-Hutch.

- Margin EBITDA yang stabil di 84%-85%.

- Capex sekitar Rp2,9 triliun-3,1 triliun pada 2023-2025, atau 44% dari pendapatan.

- Dividen dan pembelian kembali saham secara bersama-sama sebesar Rp1,0 triliun-1,2 triliun.

- Biaya bunga rata-rata sekitar 6,5%-7,0%, karena sebagian besar utang TBI dilindungi oleh suku bunga tetap.

Sumber: emitennews
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham CPIN, EMTK, TBIG dan MYOR oleh NH Korindo Sekuritas | 26 Juni 2023

NH Korindo Sekuritas

26 Juni 2023

IHSG

KONSOLIDASI - Uji Support 6625-6620.
Support : 6625-6600 / 6560-6550.
Resistance : 6670-6690 / 6745-6765 / 6950-6960 / 7000-7040.
ADVISE : HOLD ; Wait & See.

Saham CPIN

Uji Support MA10 & MA20, sekaligus lower channel (Uptrend).
Advise
Speculative Buy.
Entry Level: 5200-5100
Average Up >5300
Target: 5600-5750 / 5925-6000.
Stoploss: 5025.

Saham EMTK

Uji Support MA10 sekaligus Neckline pola INVERTED HEAD & SHOULDERS (bullish reversal).

Advise
Speculative Buy.
Entry Level: 715.
Average Up >740
Target : 775-790 / 820 / 860.
Stoploss : 690.

Saham TBIG

Candle : Doji, setelah harga mencapai retracement Fibonacci 61.8%.
Advise
Speculative Buy.
Entry Level: 2030-2000
Average Up >2040
Target: 2080-2110 / 2180-2200 / 2250-2270.
Stoploss: 1980.

Saham MYOR

Candle : serupa long-leg Hammer usai uji Support di sekitar lower channel
Advise
Speculative Buy
Entry Level: 2610-2550
Average Up >2650-2690
Target : 2800-2810 / 2900.
Stoploss: 2520

Saham UNVR

Uji Support lower channel (Uptrend-Sideways).
Advise
Speculative Buy.
Entry Level : 4270-4200.
Average Up >4290
Target: 4380-4400 / 4450 / 4570 / 4680
Stoploss: 4150.-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ANTM, MPMX, TBIG dan TOBA oleh MNC Sekuritas | 26 Juni 2023


MNCS Daily Scope Wave 

26 Juni 2023

IHSG

IHSG ditutup kembali terkoreksi 0,2% ke 6,639 dan masih didominasi dengan munculnya volume penjualan. Waspadai akan area support yang berada di 6,626, apabila IHSG menembus level tersebut, maka IHSG akan membentuk wave b dari wave (i) ke arah 6,601. Namun, bila IHSG masih mampu berada di atas supportnya, maka IHSG akan bergerak menguat kembali menguji 6,744-6,819 untuk membentuk wave c dari wave (i) pada label merah.
Support: 6,626, 6,578
Resistance: 6,744, 6,772

ANTM - Buy on Weakness

ANTM ditutup terkoreksi ke 2,010 dan masih didominasi dengan munculnya volume penjualan. Kami perkirakan, posisi ANTM saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [iii]. Hal tersebut berarti ANTM masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 1,950-1,985
Target Price: 2,090, 2,140
Stoploss: below 1,895

MPMX - Buy on Weakness 

MPMX terkoreksi 0,5% ke 1,015 dan masih didominasi dengan adanya peningkatan volume penjualan. Posisi MPMX saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave C, sehingga MPMX masih rawan koreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 985-1,010
Target Price: 1,045, 1,090
Stoploss: below 970

TBIG - Buy on Weakness 

TBIG ditutup flat ke 2,030 dan masih didominasi dengan munculnya volume penjualan. Kami perkirakan, posisi TBIG saat ini sedang berada di akhir wave (ii) dari wave [c]. Hal tersebut berarti koreksi TBIG cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 1,970-2,010
Target Price: 2,170, 2,270
Stoploss: below 1,930

TOBA - Spec Buy 

TOBA terkoreksi 1% ke 394 dan disertai dengan peningkatan volume penjualan. Selama masih mampu berada di atas 384 sebagai stoplossnya, maka posisi TOBA saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (iii) dari wave [a].
Spec Buy: 388-392
Target Price: 434, 470
Stoploss: below 384

Disclaimer On-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham TBIG dan MAPI oleh HP Sekuritas | 5 Juni 2023


HP Sekuritas

5 Juni 2023

Saham TBIG

Trend: Sideways (major);
Indicator: MACD, MA25(biru)&MA100(merah)
Potential:
-Saat ini stabil tapi berhasil bertahan di atas Dynamic support MA100(merah) @ 2120
-MACD line sudah baru crossing ke atas zero line dan signal line.
-Entry level di Dynamic support MA100(merah) @ 2120-2140. Target Price di resistance area @ 2280-2290 dan @ 2400-2410. Stoploss di Dynamic support area @ 2000-2010.
Rekomendasi
Speculative Buy; Entry Level : 2120-2140; Target : 2280-2290 / 2400-2410; Stoploss : 2000-2010

Saham MAPI

Trend: Uptrend (major);
Indicator(s): MACD, MA25(biru)&MA100(merah)
Potential:
-Saat ini terkoreksi setelah mendekati all-time high resistance @ 1860.
-MACD line di atas signal line, tapi perbedaan mulai menipis karena MACD line mulai mengalami reversal
-Entry level di minor support @ 1735-1720. Target Price di all-time high resistance @ 1850-1865. Stoploss di support area terdekat @ 1665-1655.
Rekomendasi
Buy on Weakness; Entry Level : 1735-1720; Target : 1850-1865; Stoploss : 1665-1655
-
Dapatkan informasi pasar dan rekomendasi saham dengan aplikasi Android: Saham Indonesia
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ANTM, RALS, TBIG dan UNVR oleh MNC Sekuritas | 31 Mei 2023


MNCS Daily Scope Wave

31 Mei 2023

IHSG

IHSG kembali terkoreksi 0,67% ke 6,636 dan masih didominasi dengan adanya volume penjualan. Dapat diwaspadai posisi IHSG saat ini yang kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave y dari wave (y) dari wave [ii], sehingga IHSG masih rawan terkoreksi untuk menguji kembali rentang area 6,587-6,612. Namun, selama IHSG masih mampu berada di atas 6,542 sebagai support krusialnya, IHSG masih berpeluang berbalik menguat untuk menguji 6,772-6,820.
Support: 6,542, 6,509
Resistance: 6,772, 6,820

ANTM - Buy on Weakness 

ANTM ditutup menguat 0,26% ke 1,940 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Saat ini, posisi ANTM diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [ii], sehingga pergerakannya akan cenderung terkoreksi terlebih dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 1,850-1,910
Target Price: 2,000, 2,090
Stoploss: below 1,810

RALS - Buy on Weakness 

RALS ditutup menguat 0,79% ke 635 dan masih mampu berada di atas MA20. Saat ini, posisi RALS diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave 3, sehingga RALS masih rawan terkoreksi terlebih dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 615-635
Target Price: 660, 700
Stoploss: below 610

TBIG - Buy on Weakness

TBIG ditutup terkoreksi 0,94% ke 2,110 dan disertai dengan munculnya volume penjualan. Selama masih mampu berada di atas 1,930 sebagai stoplossnya, maka posisi TBIG saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (ii) dari wave [c], sehingga TBIG masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 2,020-2,080
Target Price: 2,210, 2,350
Stoploss: below 1,930

UNVR - Buy on Weakness

UNVR ditutup terkoreksi 0,22% ke 4,540 dan mulai muncul adanya volume penjualan serta belum mampu menembus MA200. Kami perkirakan, posisi UNVR saat ini sedang berada di awal wave i dari wave (c) dari wave [i].
Buy on Weakness: 4,460-4,520
Target Price: 4,690, 4,900
Stoploss: below 4,370

Disclaimer On-
Dapatkan informasi pasar dan rekomendasi saham dengan aplikasi Android: Saham Indonesia
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham GGRM dan TBIG oleh Phillip Capital | 29 Mei 2023


Phillip Capital

29 Mei 2023

Technical Recommendations

GGRM

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trade Buy : 27525
Target Price 1 : 28575
Target Price 2 : 29400
Stop Loss : 26650

TBIG

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bearish
Trade Buy : 2090
Target Price 1 : 2270
Target Price 2 : 2360
Stop Loss : 1920
-
Dapatkan informasi pasar dan rekomendasi saham dengan aplikasi Android: Saham Indonesia
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham MEDC dan TBIG oleh HP Sekuritas | 25 Mei 2023


HP Sekuritas

25 Mei 2023

Saham MEDC

Trend: Sideways;
Indicator(s): MA25(biru)&MA100(merah), RSI
Potential:
-Saat ini menguat setelah berhasil bertahan di atas support @ 835.
-RSI membentuk positive divergence yang mengindikasikan uptrend dalam waktu dekat.
-Entry level di resistance area terdekat @ 910-915. Target Price di resistance 985-995 dan Dynamic resistance MA100(merah) @ 1070-1080. Stoploss di support area @ 855-860.
Rekomendasi
Buy On Break; Entry Level: 910-915; Target : 985-995 / 1070-1080; Stoploss : 855-860

Saham TBIG

Trend: Sideways;
Indicator(s): MA25(biru)&MA100(merah), MACD
Potential:
-Saat ini menguat tapi belum berhasil bertahan di atas resistance @ 2010.
-MACD line masih di bawah signal line dan zero line.
-Entry level di resistance @ 2000-2010. Target Price di Dynamic resistance MA100(merah) @2130-2150 dan @ 2280-2290. Stoploss di support area @ 1920-1910.
Rekomendasi
Buy On Break; Entry Level: 2000-2010; Target : 2130-2150 / 2280-2290; Stoploss : 1920-1910
-
Dapatkan informasi pasar dan rekomendasi saham dengan aplikasi Android: Saham Indonesia
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham GOTO, AMRT, BUMI, TBIG, MAPI dan ADMR oleh CGS-CIMB Sekuritas | 23 Mei 2023


CGS-CIMB Sekuritas Indonesia

23 Mei 2023
Tim Retail Research

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)

Rekomendasi: Speculative buy dengan support di Rp 112, cut loss jika break di bawah Rp 110. Jika tidak break di bawah Rp 110, potensi naik ke Rp 118-Rp 124 short term. 

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)

Rekomendasi: Speculative buy dengan support di Rp 2.840, cut loss jika break di bawah Rp 2.740. Jika tidak break di bawah Rp 2.840, potensi naik ke Rp 2.940-Rp 3.000 short term. 

PT Bumi Resources Tbk (BUMI)

Rekomendasi: Speculative buy dengan support di Rp 114, cut loss jika break di bawah Rp 108. Jika tidak break di bawah Rp 114, potensi naik ke Rp 125-Rp 128 short term. 

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)

Rekomendasi: Speculative buy dengan support di Rp 1.950, cut loss jika break di bawah Rp 1.920. Jika tidak break di bawah Rp 1.950, potensi naik ke Rp 2.000-Rp 2.090 short term. 

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)

Rekomendasi: Speculative buy dengan support di Rp 1.620, cut loss jika break di bawah Rp 1.570. Jika tidak break di bawah Rp 1.620, potensi naik ke Rp 1.700-Rp 1.740 short term. 

PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR)

Rekomendasi: Speculative buy dengan support di Rp 825, cut loss jika break di bawah Rp 790. Jika tidak break di bawah Rp 790, potensi naik ke Rp 880-Rp 945 short term. 
-
Dapatkan informasi pasar dan rekomendasi saham dengan aplikasi Android: Saham Indonesia
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ASSA dan TBIG oleh HP Sekuritas | 8 Mei 2023


HP Sekuritas

8 Mei 2023

Saham ASSA

Trend: Sideways;
Indicator(s): MA25(biru), MA100(merah), & MA200(ungu);
Potential: ASSA mulai uptrend dari support @ 700-710. Price action saat ini terkoreksi tapi MA25(biru) sudah membentuk golden crossing dengan MA100(merah) yang mengindikasikan bullish sentiment kuat. Entry level di resistance area @ 980-990. Target Price di resistance area @ 1035-1050 dan resistance berikutnya @ 1080-1090. Stoploss di support @ 940-950.
Rekomendasi
Buy; Entry Level : 980-990; Target : 1035-1050 / 1080-1090; Stoploss : 940-950

Saham TBIG

Trend: Sideways;
Indicator(s): MA25(biru);
Potential: TBIG Kembali bertahan di atas support @ 2000. Price action menguat dengan rising window pattern tapi membentuk doji candle. Untuk konfirmasi melanjutkan uptrend saat ini, Entry level di Dynamic support area MA25(biru) @ 2100-2130. Target Price di resistance area @ 2290-2300 dan berpotensi melanjutkan ke resistance @ 2370-2380. Stoploss di support @ 2020-2000.
Rekomendasi
Buy on Break; Entry Level : 2100-2130; Target : 2290-2300 / 2370-2380; Stoploss : 2020-2000
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Tower Bersama (TBIG) Berencana Buyback 1,13 Miliar Saham


PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG)
berencana menggelar aksi korporasi berupa pembelian kembali saham (buyback) dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.

Manajemen TBIG dalam prospektus ringkasnya Selasa (3/5) menuturkan bahwa TBIG berencana menggelar buyback saham sebanyak 1.132.849.900 lembar saham selama periode 3 bulan dengan dana sebanyak Rp2,5 triliun termasuk biaya transaksi, biaya pedagang perantara serta biaya lainnya.

Buyback akan dilakukan terhitung sejak 4 Mei 2023 hingga 3 Agustus 2023 dengan nominal Rp20 per saham dengan demikian nilai nominal saham yang akan dibeli kembali sebesar Rp22,65 miliar atau 5% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan.

TBIG telah menunjuk PT. Ciptadana Sekuritas Asia untuk pelaksanan buyback ini dan akan dilakukan dengan harga wajar sesuai ketentuan berlaku. Perseroan berkeyakinan, buyback tidak berdampak terhadap pendapatan mengingat perseroan memiliki sumber pendanaan yang cukup untuk melakukan pembelian kembali saham bersamaan dengan menjalankan kegiatan usahanya termasuk belanja modal.

Saat ini, harga saham perseroan tidak mencerminkan kondisi fundamental, dan prospek perseroan. Buyback itu, diharap dapat menjaga stabilitas harga saham di masa mendatang dan pelaksanaan buyback tidak berdampak secara signifikan terhadap laba per saham perseroan.

TBIG berkeyakinan pelaksanaan buyback tidak berdampak negatif terhadap kegiatan usaha, dan pertumbuhan. Itu mengingat perseroan memiliki modal kerja, dan cash flow cukup untuk biaya pelaksanaan buyback dan berencana menyimpan saham yang telah dibeli kembali untuk dikuasai sebagai saham treasuri sesuai regulasi OJK dalam POJK 2/POJK.04/2013. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham TBIG dan UNVR oleh HP Sekuritas | 18 April 2023


HP Sekuritas

18 April 2023

Saham TBIG

Trend: Uptrend (major);
Indicator(s): MA25(biru) & MA100(merah);
Potential: TBIG baru-baru ini di dalam sideways trend channel. Price action saat ini berhasil bertahan di atas Dynamic support MA25(biru) @ 2120-2130. Target Price di resistance @ 2300 dan berpotensi melanjutkan ke resistance berikutnya @ 2370. Stoploss di support @ 2020.
Rekomendasi
Buy On Weakness; Entry Level : 2120-2130; Target : 2300 / 2370; Stoploss : 2020

Saham UNVR

Trend: Uptrend;
Indicator(s): MA25(biru) dan MA100(merah)
Potential: UNVR baru-baru ini turun ke zona harga lebih rendah dan breakout ke bawah MA25 (biru) @ 4210. Price action saat ini gagal bertahan di atas minor resistance @ 4150. Entry level di Dynamic resistance area MA25(biru) @ 4210-4230. Target Price di resistance @ 4500 dan resistance berikutnya @ 4890. Stoploss di support @ 4070
Rekomendasi
Buy On Break; Entry Level : 4210-4230; Target : 4500 / 4890; Stoploss : 4070
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham INKP, MEDC, TBIG dan UNVR oleh MNC Sekuritas | 13 April 2023


MNCS Daily Scope Wave 

13 April 2023

IHSG

IHSG ditutup terkoreksi 0,2% ke 6,798 disertai dengan munculnya volume penjualan. Selama IHSG masih mampu bergerak di atas 6,735 sebagai support terdekatnya, maka posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [ii] dan IHSG masih berpeluang menguat kembali untuk menguji 6,833-6,840. Namun, waspadai apabila IHSG menembus 6,735, dimana IHSG akan membentuk wave (c) dari wave [ii] dengan arah koreksi ke 6,667-6,705.
Support: 6,704, 6,587
Resistance: 6,868, 6,890

INKP - Buy on Weakness 

INKP ditutup menguat 2% ke 7,625 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Selama INKP masih mampu bergerak di atas 7,225 sebagai stoplossnya, maka posisi INKP saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave 1 dari wave (C).
Buy on Weakness: 7,400-7,550
Target Price: 8,000, 8,200
Stoploss: below 7,225

MEDC - Buy on Weakness 

MEDC ditutup terkoreksi 1% ke 1,025 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Saat ini, posisi MEDC diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave B, sehingga MEDC masih rawan melanjutkan koreksinya dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 955-1,015
Target Price: 1,115, 1,215
Stoploss: below 855

TBIG - Spec Buy 

TBIG ditutup terkoreksi 0,5% ke 2,120 disertai dengan munculnya volume penjualan. Selama TBIG masih mampu berada di atas 2,080 sebagai stoplossnya, maka posisi TBIG saat ini sedang berada di awal wave [c] dari wave 3.
Spec Buy: 2,100-2,120
Target Price: 2,200, 2,310
Stoploss: below 2,080

UNVR - Buy on Weakness 

UNVR ditutup terkoreksi 0,2% ke 4,190 dan masih didominasi oleh volume penjualan. Posisi UNVR saat ini diperkirakan sedang berada di akhir wave (ii) dari wave [i] dari wave C, sehingga koreksi UNVR akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 4,100-4,170
Target Price: 4,320, 4,520
Stoploss: below 4,040

Disclaimer On-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham TBIG | 31 Maret 2023

Analisa Saham TBIG


TBIG bergerak dalam range konsolidasi dalam beberapa waktu terakhir. Jika TBIG berhasil menembus salah satu sisi support atau resistennya, TBIG berpeluang mengakhiri konsolidasinya.
Rekomendasi: Trading buy kalau naik di atas resisten 2270 target 2450. Sebaliknya hindari (Trading sell bagi yang punya) jika TBIG melemah menembus support 2270. Target 1830
Sumber: doktermarket-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham UNVR, AKRA, KLBF dan TBIG oleh Indo Premier Sekuritas | 15 Maret 2023


Indo Premier Sekuritas

15 Maret 2023

IHSG (6.580 – 6.700) :  Indeks diprediksi bergerak  bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.700 kemudian 6.760 dengan support di level 6.580 kemudian 6.520.
UNVR (Buy): Target kenaikan harga pada level 4.250 kemudian 4.290 dengan support di level 4.170 cut loss jika break 4.130.
AKRA (Buy): Target kenaikan harga pada level 1.410 kemudian 1.425 dengan support di level 1.380 cut loss jika break 1.365.
KLBF (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 2.070 dengan resist di level 2.110 kemudian 2.130.
TBIG (Buy on Weakness ): Target harga beli pada level 2.100 dengan resist di level 2.170 kemudian 2.200.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cg23y
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online.