google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo [JSMR] PT Jasamarga Related Business Kerjasama dengan PT Sentraloka Maksimalkan Potensi Koridor Langsung ke konten utama

[JSMR] PT Jasamarga Related Business Kerjasama dengan PT Sentraloka Maksimalkan Potensi Koridor


Dalam rangka pengembangan kawasan di koridor Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan (Japek Selatan), PT Jasamarga Related Business (JMRB) menjalin kerja sama dengan PT Sentraloka Adyabuana. Kerja sama antar keduanya dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani di Gedung Jagorawi, Jakarta Timur, Kamis, (8/2).

Direktur Utama PT JMRB Cahyo Satrio Prakoso mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah awal yang strategis dalam mengembangkan kawasan di koridor jalan tol atau Toll Corridor Development (TCD) di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan. Sebagaimana diketahui, kata Cahyo, Jalan Tol Japek Selatan akan menjadi jalur strategis bagi mobilisasi barang dan jasa antara Jabodetabek menuju dan ke arah Provinsi Jawa Barat.

"Sebagai jalur yang menyempurnakan jaringan Jalan Tol JORR 1, JORR 2, Cipularang, serta Purbaleunyi, Jalan Tol Japek Selatan nantinya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah seperti kawasan industri, perumahan, kawasan wisata dan sebagainya pada koridor jalan tol tersebut. Potensi ini yang akan kami kembangkan bersama PT Sentraloka Adyabuana," jelas Cahyo.

Lebih lanjut, Cahyo mengungkapkan bahwa kawasan seluas 211 hektare di koridor Jalan Tol Japek Selatan yang dikelola oleh PT Sentraloka Adyabuana tersebut akan dikembangkan menjadi kawasan industri pintar, yang mengombinasikan antara kawasan komersil dan logistik. PT Sentraloka Adyabuana sendiri merupakan pengembang kawasan industri yang berpengalaman. Bersama perusahaan Jepang, PT Sumitomo Indonesia, PT Sentraloka Adyabuana telah mengembangkan East Jakarta Industrial Park atau EJIP.

Selaras dengan Cahyo, Direktur PT Sentraloka Adyabuana Fadel Muhammad menyatakan bahwa kerja sama yang dijalin dengan PT JMRB merupakan bentuk dari optimalisasi aset yang dapat memunculkan potensi perekonomian yang lebih besar lagi.

"Setelah ini, kami akan mengkaji potensi-potensi dan kompetensi yang dimiliki oleh masing-masing pihak, dengan tentunya tetap mengedepankan prinsip kelayakan serta saling menguntungkan, terutama bagi kepentingan bangsa dan negara," paparnya.

PT JMRB telah melakukan serangkaian kerja sama dengan berbagai stakeholder terkait pengembangan TCD dan Transit-Oriented Development (TOD). Adapun pengembangan kawasan di sekitar jalan tol merupakan lini bisnis yang tengah dikembangkan oleh PT JMRB untuk mengoptimalkan potensi-potensi yang dimiliki oleh jalan tol yang dikelola oleh Jasa Marga Group. (end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...