google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham ANTM, ICBP, ASII dan BBRI oleh MNC Sekuritas | 10 Maret 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ANTM, ICBP, ASII dan BBRI oleh MNC Sekuritas | 10 Maret 2021


MNC Daily Scope Wave

10 Maret 2021

Kemarin (9/3), IHSG ditutup terkoreksi 0,8% di level 6,199 dan sempat menembus support 6,174. Waspadai pergerakan IHSG selanjutnya yang kami perkirakan masih akan cenderung korektif, baik untuk membentuk skenario merah ataupun biru. Selama IHSG tidak terkoreksi ke bawah 5,735, maka koreksi IHSG kami perkirakan cenderung terbatas direntang 5,950-6,100 (skenario merah). Namun, bila IHSG terkoreksi agresif ke bawah 5,735, maka koreksi IHSG kami perkirakan akan menuju ke arah 5,600.

Support: 6,154, 6,090

Resistance: 6,400, 6,505

ANTM - Buy on Weakness (2,230)

Pada perdagangan kemarin (9/3), ANTM ditutup kembali terkoreksi 2,2% ke level 2,230. Kami memperkirakan, saat ini posisi ANTM sudah berada di akhir koreksi wave [y] dari wave 4 pada skenario biru. Hal tersebut berarti, meskipun bergerak terkoreksi, namun kecenderungannya sudah relatif terbatas dan berpeluang berbalik menguat.

Buy on Weakness: 2,000-2,180

Target Price: 2,520, 2,800

Stoploss: below 1,900

ICBP - Buy on Weakness (8,325)

ICBP ditutup terkoreksi 0,6% ke level 8,325 pada perdagangan kemarin (9/3). Posisi ICBP saat ini diperkirakan sudah berada di akhir wave (v) dari wave [c] dari wave Y, sehingga koreksi ICBP kami perkirakan akan cenderung terbatas dan berpotensi menguat.

Buy on Weakness: 8,200-8,325

Target Price: 8,550, 8,925

Stoploss: below 7,975

ASII - Spec Buy (5,525)

ASII ditutup terkoreksi 0,5% ke level 5,525 pada perdagangan kemarin (9/3). Selama tidak terkoreksi ke bawah 5,350, maka posisi ASII saat ini sedang membentuk awal dari wave C. Hal tersebut berarti, ASII berpeluang untuk berbalik menguat.

Spec Buy: 5,425-5,525

Target Price: 6,000, 6,500

Stoploss: below 5,350

BBRI - Sell on Strength (4,580)

Pada perdagangan kemarin (9/3), BBRI ditutup terkoreksi 3,2% ke level 4,580. Kami perkirakan, pergerakan BBRI masih rawan untuk terkoreksi membentuk wave 2 dari wave (5). Adapun level koreksi BBRI kami perkirakan berada pada area 4,310-4,520 untuk membentuk wave 2, koreksi tersebut dapat dipergunakan sebagai level buyback.

Sell on Strength: 4,580-4,650

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...