google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham ASRI, BJTM, CTRA dan PPRE oleh Binaartha Sekuritas | 22 Maret 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ASRI, BJTM, CTRA dan PPRE oleh Binaartha Sekuritas | 22 Maret 2021


Binaartha Sekuritas Daily

22 Maret 2021

by M. Nafan Aji Gusta Utama

PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI)

Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Akumulasi pada area Rp 230 –Rp 240, dengan target harga secara bertahap di level Rp 260, Rp 300, Rp 340 dan Rp 356. Support: Rp 230 & Rp 220. (RoE: -14.17%; PER: -3.67x; EPS: -66.51; PBV: 0.52x; Beta: 2.33).

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM)

Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Akumulasi pada area level Rp 830 – Rp 840, dengan target harga secara bertahap di level Rp 855, Rp 920 dan Rp 985. Support: Rp 825 & Rp 805. (RoE: 14.78%; PER: 8.33x; EPS: 98.39; PBV: 1.23x; Beta: 1.51).

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Akumulasi pada area level Rp 1.215 – Rp 1.225, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.255, Rp 1.285 dan Rp 1.425. Support: Rp 1.215, Rp 1.200 & Rp 1.180. (RoE: 1.82%; PER: 41.65x; EPS: 29.53; PBV: 0.76x; Beta: 1.66).

PT Ciputra Development Tbk (CTRA)

Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Akumulasi pada area Rp 1.170 – Rp 1.180, dengan target harga secara bertahap di level prices Rp 1.225, Rp 1.255 dan Rp 1.375. Support: Rp 1.130. (RoE: 1.83%; PER: 71.21x; EPS: 16.64; PBV: 1.30x; Beta: 2.08).

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR)

Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Akumulasi pada level Rp 200 –Rp 204, dengan target harga secara bertahap di Rp 212, Rp 224, Rp 234 dan Rp 274. Support: Rp 194 & Rp 177. (RoE: -10.18%; PER: -4.59x; EPS: -44.01; PBV: 0.47x; Beta: 2.01).

PT Mayora Indah Tbk (MYOR)

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Akumulasi pada level Rp 2.680 – Rp 2.720, dengan target harga secara bertahap di Rp 2.780 dan Rp 2.950. Support: Rp 2.680 & Rp 2.600. (RoE: 18.53%; PER: 29.36x; EPS: 92.65; PBV: 5.43x; Beta: 0.12).

PT PP Presisi Tbk (PPRE)

Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Akumulasi pada area level Rp 210 – Rp 214, dengan target harga secara bertahap di level Rp 224, Rp 270 dan Rp 316. Support: Rp 204 & Rp 189. (RoE: 0.78%; PER: 100.31x; EPS: 2.13; PBV: 0.79x; Beta: 2.29).

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...