google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham ITMG, GGRM, MDKA dan RALS oleh MNC Sekuritas | 5 Maret 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ITMG, GGRM, MDKA dan RALS oleh MNC Sekuritas | 5 Maret 2021


MNC Daily Scope Wave

5 Maret 2021

IHSG ditutup terkoreksi 1,3% ke level 6,290 diiringi dengan tekanan jual yang cukup besar. Selama IHSG tidak mampu menguat di atas 6,400, maka kami perkirakan saat ini sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (4), yang berarti IHSG akan memulai fase koreksinya dengan koreksi terdekat berada pada area 6,130-6,200 terlebih dahulu. Namun, apabila IHSG mampu menguat di atas 6,400 atau bahkan di atas 6,505, maka pergerakan IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave 3 dari wave (5).

Support: 6,184, 6,090

Resistance: 6,400, 6,505

ITMG - Buy on Weakness (11,900)

Kemarin (4/3), ITMG ditutup terkoreksi tipis 0,2% ke level 11,900. Kami perkirakan, pergerakan ITMG saat ini sedang berada di akhir wave [ii] dari wave 4, sehingga koreksi ITMG diperkirakan akan relatif terbatas dan berpeluang untuk berbalik menguat. Skenario ini berlaku selama ITMG tidak terkoreksi ke bawah 11,525

Buy on Weakness: 11,700-11,900

Target Price: 13,300, 14,700

Stoploss: below 11,525

GGRM - Accum Buy (36,900)

GGRM ditutup terkoreksi tipis 0,3% ke level 36,900 pada perdagangan kemarin (4/3). Kami memperkirakan, saat ini GGRM sudah berada di akhir wave 5 dari wave (C) dari wave [B]. Hal tersebut berarti, meskipun terkoreksi maka koreksi GGRM akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Accum Buy: 35,000-36,900

Target Price: 39,000, 42,000

Stoploss: below 34,800

MDKA - Spec Buy (2,620)

Pada perdagangan kemarin (4/3), MDKA ditutup terkoreksi cukup signifikan sebesar 4,7% ke level 2,620. Kami perkirakan saat ini posisi MDKA sedang berada di wave (iv) dari wave [c] dari wave 5, sehingga MDKA berpeluang berbalik arah menguat.

Spec Buy: 2,550-2,620

Target Price: 2,950, 3,100

Stoploss: below 2,470

RALS - Sell on Strength (730)

RALS ditutup terkoreksi tipis 0,7% ke level 730. Kami memperkirakan, saat ini posisi RALS sedang berada di awal wave [b] dari wave B, sehingga RALS rawan untuk melanjutkan koreksinya terlebih bila belum mampu menembus resistance di 780. Adapun rentang koreksi RALS berada pada 650-700 dan dapat digunakan sebagai level buyback.

Sell on Strength: 730-750

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...