google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham DSNG, IRRA, BBRI dan PWON oleh MNC Sekuritas | 2 Juli 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham DSNG, IRRA, BBRI dan PWON oleh MNC Sekuritas | 2 Juli 2021


MNC Daily Scope Wave

2 Juli 2021

Pada perdagangan kemarin (1/7), IHSG ditutup kembali menguat sebesar 0,3% ke level 6,005, pergerakan IHSG sudah menembus MA60-nya, namun masih tertahan oleh MA20. Kami perkirakan, selama IHSG masih sanggup bertahan di atas 5,913 dan 5,884, maka posisi IHSG saat ini sedang berada di awal wave C. Hal ini berarti, pergerakan IHSG selanjutnya akan cenderung menguat untuk menguji area 6,070-6,130. Worst case skenario, bila IHSG menembus 5,884 atau bahkan terburuknya 5,742, maka IHSG rawan terkoreksi ke area 5,500.

Support: 5,913, 5,884

Resistance: 6,134, 6,230

DSNG - Buy on Weakness (520)

Pada perdagangan kemarin (1/7), DSNG ditutup menguat cukup signifikan sebesar 4% ke level 520. Kami perkirakan, selama DSNG masih bergerak di atas 480, maka posisi DSNG saat ini sedang berada di awal wave 3 dari wave (C). Wave 3 sendiri, akan lebih terkonfirmasi bila DSNG mampu break dari 610.

Buy on Weakness: 495-520

Target Price: 585, 650

Stoploss: below 480

IRRA - Buy on Breakout (2,090)

IRRA ditutup menguat signifikan sebesar 16,4% ke level 2,090 pada perdagangan kemarin (1/7), penguatan IRRA juga diikuti dengan tekanan beli yang besar. Selama IRRA mampu bertahan di atas level supportnya 1,540, maka posisi IRRA saat ini sedang membentuk wave 3.

Buy on Breakout: 2,120

Target Price: 2,400, 2,800

Stoploss: below 1,540

BBRI - Spec Buy (3,940)

BBRI ditutup flat pada perdagangan kemarin (1/7) di level 3,940. Pergerakan BBRI saat ini diperkirakan sedang berada pada awal wave [iii] dari wave C dari  wave (B). Hal ini berarti, bila BBRI mampu menembus 3,970 dan 4,070 sebagai level resistancenya, maka BBRI dapat melanjutkan penguatannya.

Spec Buy: 3,880-3,930

Target Price: 4,200, 4,390

Stoploss: below 3,860

PWON - Sell on Strength (442)

Kemarin (1/7), PWON ditutup menguat 0,5% ke level 442. Kami perkirakan, penguatan PWON ini merupakan bagian dari wave 5 dari wave (C) dari wave [B]. Hal ini berarti, PWON masih rawan untuk terkoreksi terlebih bila PWON menembus level supportnya di 428. Adapun rentang koreksi PWON diperkirakan berada pada level 400-418.

Sell on Strength: 442-460

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...