google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BBNI, INDF, AALI dan BRPT oleh MNC Sekuritas | 23 September 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BBNI, INDF, AALI dan BRPT oleh MNC Sekuritas | 23 September 2021


MNC Daily Scope Wave

23 September 2021

Kemarin (22/9), IHSG ditutup menguat 0,8% ke level 6,108, penguatan IHSG menguji kembali MA20 dan MA60-nya. Kami perkirakan, untuk saat ini pergerakan IHSG masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya untuk menguji area resistance 6,150-6,170 selama IHSG masih berada di atas level support 5,996. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan IHSG kembali terkoreksi agresif ke bawah 5,996 dan 5,982, apabila hal ini terjadi maka IHSG masih akan terkoreksi ke arah 5,850-5,900.
Support: 5,996, 5,982
Resistance: 6,170, 6,263

BBNI - Buy on Weakness (5,150)

BBNI ditutup menguat 0,5% ke leve 5,150 pada perdagangan kemarin (22/9). Saat ini, kami perkirakan pergerakan BBNI sudah berada di akhir wave B dari wave (B), sehingga berpeluang untuk melanjutkan penguatannya membentuk wave C selama BBNI mampu berada di atas 4,950.
Buy on Weakness: 5,025-5,100
Target Price: 5,400, 5,925
Stoploss: below 4,950

INDF - Buy on Weakness (6,200)

Kemarin (22/9), INDF ditutup menguat 0,8% ke level 6,200, pergerakan INDF diiringi dengan munculnya tekanan beli. Kami perkirakan, selama INDF masih mampu bergerak di atas 6,050, maka saat ini posisi INDF sedang berada di awal wave [iii] dari wave C. Hal ini berarti, INDF masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 6,100-6,200
Target Price: 6,500, 6,800
Stoploss: below 6,050

AALI - Buy on Weakness (8,425)

Pada perdagangan kemarin (22/9), AALI ditutup menguat 2,4% ke level 8,425, pergerakan AALI tertahan oleh MA20-nya dan mulai muncul adanya tekanan beli. Posisi AALI kami perkirakan sedang berada di awal wave [c] dari wave B, dimana hal ini berarti AALI masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 8,300-8,425
Target Price: 8,875, 9,500
Stoploss: below 8,075

BRPT - Spec Buy (980)

BRPT ditutup menguat 0,5% ke level 980 pada perdagangan kemarin (22/9). Selama BRPT tidak terkoreksi ke bawah level 955 sebagai supportnya, maka posisi BRPT saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave 3 sehingga BRPT berpeluang melanjutkan penguatannya.
Spec Buy: 965-980
Target Price: 1,070, 1,165
Stoploss: below 955

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...