google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo 8 Alasan Ini Akan Membuat Anda Memilih Investasi Saham Langsung ke konten utama

8 Alasan Ini Akan Membuat Anda Memilih Investasi Saham


Menyiapkan dana untuk masa depan tentunya perlu dilakukan sedari awal. Artinya sejak Anda memiliki penghasilan sendiri, maka pengaturan keuangan juga serta merta harus dimulai. Mulai dari menabung hingga menempatkan dana di instrumen investasi, menjadi pilihan yang tepat dalam merancang finansial lebih baik di masa yang akan datang.

Ada banyak instrumen investasi yang bisa dipilih, salah satunya adalah investasi saham. Ini adalah investasi dengan cara membeli saham di pasar modal dan mendapatkan keuntungan dari saham yang dibeli tersebut.

Akan tetapi, tidak sedikit orang berpendapat jika berinvestasi saham begitu membingungkan karena harus melihat laju perkembangan saham tersebut setiap saat. Asumsi inilah yang kemudian membuat banyak orang tidak mencoba bermain saham.

Padahal, bermain saham di pasar modal adalah hal yang praktis dan dapat dilakukan semua orang, bahkan bagi investor pemula sekalipun. Anda hanya perlu membuka rekening sekuritas di bank tertentu, kemudian memasukkan modal sesuai dengan bujet yang ada.

Nah, di luar semua itu, alasan-alasan di bawah ini yang menjadikan instrumen saham sebagai pilihan untuk menempatkan dana atau berinvestasi, yaitu: 

1. Modal Investasi Saham Relatif Kecil

Jika kita ingin melakukan investasi, tentu yang jadi pertanyaan adalah, berapa jumlah dana yang dimiliki? Namun, jangan surut semangat dan mengurungkan niat untuk berinvestasi hanya karena masalah nilai dana yang ada di kantong.

Sebab, sejatinya ada banyak instrumen investasi yang bisa dijadikan wadah menempatkan sejumlah dana yang ada. Buang jauh-jauh anggapan bahwa berinvestasi itu membutuhkan modal yang besar, terutama investasi saham.

Anda bisa tetap berinvestasi saham kendati hanya punya modal kecil sekalipun. Saat ini, dengan modal hanya Rp100 ribu saja, Anda sudah bisa membeli beberapa slot saham. Bahkan, bagi Anda yang tidak memiliki modal cukup, sekarang ini juga sudah ada penawaran pembelian saham dengan cara dicicil.

2. Transaksi Saham Juga Cukup Mudah

Tidak seperti yang dibayangkan, investasi saham sebenarnya relatif sangat mudah dan praktis dalam proses transaksinya. Bila dibandingkan dengan instrumen-instrumen investasi lainnya, dengan investasi saham, maka Anda tidak perlu membawa-bawa selebar sertifikat atau lainnya dalam proses jual-beli.

Bahkan, beberapa investasi lain, selain saham, selalu membutuhkan perjanjian dan perlunya menyewa notaris guna memperlancar proses jual-beli instrumen investasi tersebut. Ini jauh berbeda bila dibandingkan dengan investasi saham, dimana Anda hanya menghubungi broker atau melakukannya secara online untuk melanjutkan proses jual-beli saham.

3. Investasi Saham Bisa Dilakukan Kapan Saja dan Dimana Saja

Selain tidak butuh modal besar dan transaksinya yang mudah, investasi saham juga bisa dibilang sangat fleksibel, yakni bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Bagi Anda yang tidak memiliki cukup banyak waktu melakukan kegiatan yang satu ini, investasi di saham bisa menjadi pilihan yang tepat karena praktis dan bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun.

Dapat dikatakan, Anda masih bisa berinvestasi namun tidak akan mengganggu kegiatan utama Anda. Sebab, membeli saham tidak mengharuskan Anda untuk datang langsung ke bursa saham. Bahkan, dari rumah sekalipun, Anda bisa melakukan transaksi saham, baik itu secara offline ataupun online.

4. Investasi Saham Bersifat Transparan dan Likuid

Saham memiliki sifat yang transparan karena Anda sebagai investor dapat melihat dengan jelas harga permintaan dan penawaran serta jumlah slot yang diminta maupun ditawarkan oleh masing-masing perusahaan. Ini karena adanya ketentuan dari Lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mewajibkan atas perusahaan yang sudah go public atau menawarkan sahamnya ke masyarakat umum harus bersifat terbuka alias transparan.

Artinya, setiap laporan keuangan perusahaan-perusahaan yang sudah listing di bursa saham ini bisa diakses oleh publik. Sehingga investor bisa menganalisis kondisi serta prospek perusahaan tersebut.

Tidak hanya itu, investasi saham juga bersifat likuid. Artinya instrumen saham ini mudah dicairkan dan dijual. Sehingga ketika Anda membutuhkan dana secara mendadak, Anda bisa mengandalkan investasi saham ini untuk dicairkan.

5. Pergerakan Saham juga Mengikuti Laju Inflasi

Berapa nilai saham yang Anda miliki nantinya, pergerakannya akan dipengaruhi oleh tingkat inflasi. Misal, jika awalnya Anda hanya memiliki saham yang nilainya sebesar Rp10 juta, nilainya berpotensi bertambah ketika inflasi meningkat. Sehingga Anda bisa mempertimbangkan dengan baik jenis saham yang memang cukup terpengaruh oleh inflasi sebagai pilihan.

6. Saham Bisa Jadi Investasi Jangka Panjang yang Menguntungkan

Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, nilai saham cukup terpengaruh oleh pergerakan inflasi. Dengan demikian, Anda bisa memperkirakan dari awal dana yang diivestasikan pada sebuah saham tersebut.

Dengan memilih saham yang cukup banyak terpengaruh dengan inflasi, maka Anda bisa memprediksikan kemungkinan perkembangan nilai saham yang Anda miliki. Jadi, bisa Anda bayangkan sendiri keuntungan yang akan diperoleh ketika menempatkan dana Anda dalam instrumen saham bertenor jangka panjang.

7. Ingat, Investasi Saham itu Juga Aman

Keuntungan lain dari investasi di saham adalah Anda bisa menjalankan transaksi instrumen ini secara aman dan nyaman. Bagaimana tidak? Karena investasi di sektor pasar modal juga dibawah pengawasan pihak otoritas keuangan, dalam hal ini OJK.

Artinya, investasi saham juga bersifat legal atau sah secara hukum. Meski demikian, Anda tetap harus waspada dengan penawaran investasi-investasi sejenis lainnya yang memberikan iming-iming alias menggoda untuk memberikan return (keuntungan) yang tinggi. Jelasnya, Anda juga perlu waspadai investasi bodong.

8. Urusan Pajak di Investasi Saham juga Sederhana

Dari kesemua itu, yang terpenting juga adalah pajak dari investasi saham ini relatif sederhana dan tidak berbelit-belit, baik secara administrasinya maupun lainnya. Nah, jenis pajak di investasi saham ini ada 2 jenis yang dikenakan kepada investor, yakni pajak dividen sebesar 10% dari nilainya, dan pajak penghasilan atas penjualan saham yang besarnya hanya sebesar 0,1% dari nilai penjualan saham.

Dan yang lebih menariknya lagi, dikatakan sederhana alias tidak berbelit-belit sistem administrasi pajak dividen ini karena kedua jenis pajak saham tersebut bersifat final. Artinya, pajak tersebut sudah dipotong oleh pihak sekuritas, sehingga Anda terima bersih dari penjualan saham atau pembagian dividen karena sudah otomatis dipotong pajak.

Mulailah Berinvestasi Sahan dan Pilih Sesuai Keinginan

Jangan menutup mata dengan kelebihan-kelebihan yang ditawarkan investasi saham. Dengan demikian, pahami lebih lanjut mengenai investasi saham dengan baik agar Anda memperoleh keuntungan yang diharapkan. Anda harus mempertimbangkan dengan matang saham-saham yang akan dibeli sebagai instrumen investasi. Pelajari terlebih dulu perusahaan dari saham yang akan Anda beli, dan mulailah berinvestasi di instrumen saham, serta nikmatilah keuntungannya di masa yang akan datang.

sumber : cermati


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...