google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PENJUALAN SMKL TUMBUH 22% PADA PERIODE SEMBILAN BULAN-2021. Langsung ke konten utama

PENJUALAN SMKL TUMBUH 22% PADA PERIODE SEMBILAN BULAN-2021.


PT. Satyamitra Kemas Lestari Tbk(SMKL), Perseroan yang bergerak di bidang kemasan berbahan dasar karton atau kertas cokelat, berhasil menumbuhkan penjualan sebesar 22% YoY di periode sembilan bulan tahun 2021 (9M20).

Laba Bersih setelah pajak tercatat sebesar Rp72,1 miliar, meningkat signifikan sebesar 268,3% YoY, dari Rp19,6 miliar di tahun sebelumnya. Seiring dengan peningkatan Laba Usaha yang signifikan, peningkatan Laba Bersih yang signifikan juga disebabkan oleh penurunan Beban Keuangan menjadi Rp43,9 miliar dari Rp51,5 miliar di 9M20.

Saat ini, SMKL memiliki beberapa divisi yang memanfaatkan teknologi pengemasan terkini untuk menghasilkan produk-produk kemasan unggulan.

Hasil produksi divisi-divisi tersebut, yaitu Corrugated Carton Box, Pre-print Corrugated Box, Offset Printing Box, dan Rigid Box. Total penjualan dari produkproduk tersebut pada periode Sembilan bulan tahun 2021 mencapai Rp1,53 triliun atau tumbuh 22% YoY dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Ang Kinardo, Direktur Utama SMKL, mengatakan, "Kami selalu berkomitmen untuk memberikan hasil yang terbaik secara konsisten untuk menjaga kepuasan dan loyalitas pelanggan.

Kami akan menjaga kualitas kemasan terbaik yang kami produksi hari ini, sehingga hasil produksi kami esok hari atau beberapa tahun kedepan masih tetap sama dengan standar kualitas terbaik.

Hal ini dapat dibuktikan dengan capaian penjualan di periode Sembilan bulan 2021 yang menunjukkan peningkatan jika dibandingkan dengan hasil penjualan periode yang sama tahun lalu".

Kontribusi penjualan SMKL berasal dari segmen Carton Box yang mencapai Rp872,6 miliar, Offset Printing Rp355 miliar, Pre-print Rp232,8 miliar, dan Rigid Box senilai Rp73,9 miliar.

Kontribusi penjualan terbesar SMKL berasal dari segmen Carton Box yang naik 23,1% YoY dan Offset Printing yang meningkat 22,3% YoY jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Meskipun penjualan telah berhasil meningkat pada periode ini, SMKL masih terus berupaya untuk mengembangkan usahanya.

Perseroan berencana untuk membangun pabrik baru di Jawa Tengah agar lebih dekat dengan pelanggan dan dapat mendistribusikan dengan lebih cepat ke pelanggan.(end)

sumber : IQPLUS


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...