google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Cerita Raffi Ahmad dari Sukses Meniti Karir Hingga Gurita Bisnisnya yang Bikin Tajir Melintir Langsung ke konten utama

Cerita Raffi Ahmad dari Sukses Meniti Karir Hingga Gurita Bisnisnya yang Bikin Tajir Melintir


Raffi Faridz Ahmad alias Raffi Ahmad sudah sejak lama berkiprah di dunia hiburan. Berprofesi sebagai penyanyi, aktor, komedian, pengusaha, bintang Iklan, produser dan presenter, suami dari Nagita Slavina ini sukses dalam skala besar di usia muda.

Tak hanya bergelimang harta, gaya hidupnya pun terbilang mewah dan extravaganza. Maklum saja, pria kelahiran Bandung, 17 Februari 1987 ini sudah menjadi entertainer sejak ia berusia 15 tahun, yakni dari tahun 2001.

Pernah Dibayar Hanya Rp 50 Ribu

Nama Raffi kerap disebut sebagai salah satu selebriti terkaya di Indonesia. Sejumlah aset yang berderet sudah berhasil dikantonginya. Antara lain seperti hunian mewah, kendaraan dengan harga selangit dan juga apartemen mentereng.

Namun seperti kisah para superhero dalam film, si lakon tak begitu saja keluar sebagai pemenang tanpa usaha. Dulunya, Raffi pernah dibayar hanya dengan fee Rp 500 ribu. Kini berganti cerita, ia bisa langsung meraup Rp 50 juta dengan sangat mudah. 

Tak hanya memiliki kekayaan yang fantastis, Raffi juga dikenal sangat produktif dengan berbagai usaha dan bisnisnya. Bagaimana sepak terjang Raffi dalam menjajal peruntungannya di industri hiburan? Begini ceritanya.

Berawal dari Modelling Hingga Piawai Berakting

Nama Raffi Ahmad yang multitalenta ini mulai dikenali publik setelah ia sukses ikut berpartisipasi dalam sinetron Tunjuk Satu Bintang (2002). Sinetron ini menjadi batu loncatan bagi Raffi untuk terus tampil dalam sejumlah FTV serta judul sinetron berikutnya.

Serangkaian judul sinetron sudah pernah ia bintangi di awal kemunculannya. Sebut saja seperti Senandung Masa Puber, (2003), Olivia (2006) hingga Tarzan Cilik (2009). Ayah dari satu anak ini juga menjajal dunia FTV berakting di 7 Hari 7 Kekasih (2011) hingga 14 Hari Anak Band Atau Guru (2011). 

Membintangi sinetron Olivia di tahun 2006 membuat nama Raffi semakin melambung. Karena setelahnya, Raffi semakin dipercaya untuk terlibat dalam sinetron episode panjang dan memegang peran utama.

Film bertajuk Me vs High Heels (2005) menjadi penampilan perdana Raffi di dunia layar lebar. Barulah di tahun 2007, Raffi yang merupakan sulung dari 3 bersaudara ini berhasil mendapatkan peran utama dalam film Love Is Cinta.

Kepiawaiannya dalam seni peran kemudian mendapat penghargaan Aktor Terfavorit dari Indonesia Kids' Choice Award di tahun 2009. Raffi juga ikut berperan dalam film Ada Hantu di Sekolah (2004), Panggil Namaku Tiga Kali (2005), hingga Cinta Pertama.

Ia juga membintangi Bukan Bintang Biasa (2007), 40 Hari Bangkitnya Pocong (2008), Liar (2008), Asoy Geboy (2008), Rumah Tanpa Jendela (2011), Virgin 3 (2011), Get Married 3 (2011), serta Pocong Kesetanan (2011).

Raffi makin berjaya dengan film-film lainnya seperti Olga & Billy Lost in Singapore (2014), Mencari Dory (2016), Rafathar (2017), The Secret: Suster Ngesot Urban Legend (2018) serta Mimpiku Jadi Nyata (TBA).

Merambah Tarik Suara dengan BBB

Di bawah arahan tangan dingin Melly Goeslaw, Raffi tergabung dalam grup vokal Bukan Bintang Biasa (BBB). Grup vokal ini dibentuk di tahun 2006 dengan beranggotakan Raffi, Dimas Beck, Chelsea Olivia, Laudya Cynthia Bella serta Ayushita.

Raffi bersama BBB sudah menelurkan banyak tembang yang menarik perhatian masyarakat. Salah satunya seperti Let's Dance Together (2006), Bukan Bintang Biasa (2007), Jangan Bilang Tidak (2007) serta Johan (Jodoh di Tangan Tuhan) pada tahun 2009.

Menariknya lagi, grup vokal ini pun melahirkan film Bukan Bintang Biasa The Movie yang tayang di tahun 2007. Raffi beserta keempat rekannya didapuk untuk menjadi pemeran utama dari film tersebut.

Sukses besar, film ini berhasil meraih penghargaan Best Soundtrack dari Bali International Film Festival 2007.

Mencapai Banyak Prestasi dan Penghargaan

Sudah tak terhitung berapa penghargaan yang diraih Raffi. Demikian juga dengan prestasi yang berhasil dicetaknya. Mulai dari memenangkan Aktor Ngetop dari SCTV Awards di tahun 2006, Best Movie 'Bikin Film Bareng Artis' (Barbie) dari Awarding Night LA Lights Indie Movie, dan beberapa nominasi bergengsi.

Tak hanya itu, Raffi juga menyabet predikat Selebriti Muda Terkaya 2012 dari Tabloid Bintang serta memboyong penghargaan Presenter Musik & Variety Show Terfavorit dari Panasonic Gobel Awards.

Bersama BBB, ia menyandang predikat Best Soundtrack (Ost. Bukan Bintang Biasa) dari Bali International Film Festival. Selain itu, BBB bersama Melly Goeslaw menyabet Karya Produksi Dance/Electronic Terbaik (Let's Dance Together) dari AMI Awards di tahun 2008.

Raffi juga memenangkan Artis Inspirasi Intens 2012 dari Intens, Presenter Musik & Variety Show Terfavorit dari Panasonic Gobel Awards di tahun 2013, Presenter Talkshow Hiburan Terfavorit, Artis TerSilet dari Silet, serta Celebrity of the Decade dari Insert 10th Anniversary.

Di tahun 2014, ayah dari Rafathar Malik Ahmad ini tercatat pernah memboyong penghargaan Pasangan Terdahsyat (bersama Nagita Slavina) dari Dahsyatnya Awards, Moment Terdahsyat, Presenter Program Hiburan Terfavorit, Presenter Paling Seru dari Global Seru Awards serta The Iconic Celebrity 2014.

Menapaki Profesi Presenter

Sejak tahun 2008, Raffi sudah mencoba peruntungannya untuk menjadi presenter alias Master of Ceremony. Ternyata kehadirannya membawa angin segar dan mampu menghibur masyarakat di layar kaca.

Bersama Luna Maya dan almarhum Olga Syahputra, Raffi membawakan acara musik Dahsyat, OMG di tahun 2010, hingga tentunya program televisi bertajuk Pesbukers (2011).

Sudah tak terhitung jumlah program acara yang dibawakan Raffi dalam berbagai stasiun televisi. Akademi Fantasi Indosiar 2006, Pesta Air (RCTI), Hip Hip Hura (SCTV), Rafi Wkwkwk (Global TV), OMG (ANTV), serta 3 Dekade (Trans TV) dibawakan oleh Raffi.

Raffi juga pernah  dipercaya membawakan acara Korslet dan Sentil di Trans TV, OKB dan Opera Van Java di Trans 7, Comedy Project dan Yuk Kita Sahur (Trans TV), RANS Family (NET.), serta Primadona dan Rumah Mama Amy (MNCTV).

Banjir job sebagai MC, Raffi jugalah yang membawakan Lucky Show (RCTI), Take Me Out Indonesia (ANTV), Republik Sosmed (Trans TV), Indonesia Pintar (SCTV), It's Showtime Indonesia (MNCTV) dan masih banyak lagi.

Aktif dan Produktif Berbisnis

Membangun gurita bisnis, Raffi telah dengan suksesnya mengelola usaha di bidang furniture, kuliner, serta clothing line. Selain itu, Raffi yang merupakan putra dari Munawar Ahmad dan Amy Qanita ini juga senantiasa eksis di layar kaca dengan program televisi yang ratingnya tinggi.

Dan seperti diketahui, ia juga eksis mensukseskan channel YouTube yang bernama Rans Entertainment. Sebagai vlogger, Raffi Ahmad meraih sukses yang besar. Produktivitasnya pun tak berhenti sampai di situ karena Raffi juga mengelola rumah produksi filmnya, RA Pictures.

Production House miliknya sudah merilis beragam film seperti After Met You, Arwah Tumbal Nyai hingga Rumah Tetangga. Demikian juga dengan channel YouTube Rans Entertainment.

Channel yang mempunyai 11.2 M subscribers ini mempunyai sejumlah program andalannya. Rans Music, Rans Cooking, Rans The World serta Daily Rafathar dapat ditonton oleh pemirsa luas.

Mau Jadi Sekaya Raya Raffi?

Raffi mempunyai beberapa kendaraan fantastis dengan harga selangit. Lamborghini Aventador yang harganya berada di kisaran Rp 13 miliar hingga koleksi moge (motor gede) Ducati Panigale 1199 senilai Rp 700 jutaan juga berhasil dimilikinya.

Segala pekerjaan ia geluti. Tak hanya bermain film, menjadi bintang iklan serta mengisi berbagai acara off air, beragam bisnis pun dengan berani dijalaninya. 

Dengan produktivitas yang sedemikian tingginya, tak heran jika pendapatan Raffi sangat besar. Kabarnya, kakak kandung dari Syahnaz Sadiqah dan Nisya Ahmad ini menyimpan total kekayaan yang mencapai Rp 32 miliar, dan ini belum mencakup pendapatan dari gurita bisnisnya.

Seperti manusia lainnya, tak ada gading yang tak retak. Demikian juga dengan Raffi yang dulu sempat tersandung oleh kasus narkoba di tahun 2013. Meski begitu, ia tak membiarkan kerikil kecil membuatnya tersungkur terlalu lama. 

Tak hanya berhasil bangkit dari rintangan itu, Raffi bahkan bertransformasi menjadi sosok yang lebih sukses lagi dari sebelum-sebelumnya. 

Kalau Kamu mau jadi sesukses Raffi, Kamu juga bisa ikuti caranya yang pantang menyerah dan terus melanjutkan hidup setelah dirundung masalah.

Raffi juga tak ragu mengelola uang yang ia hasilkan agar beranak-pinak dan jadi berlipat ganda. Caranya yakni dengan mencoba mengembangkan sayap dan talentanya dalam berbagai berbisnis yang ia tekuni. 

Hasil yang besar biasanya memerlukan perjuangan yang juga besar. Yakinkan diri untuk melangkah dengan perhitungan matang jika Kamu hendak memulai bisnis. Siapa tahu bisnis yang Kamu rintis saat ini bisa berkembang pesat dan besar di kemudian hari.

sumber : cermati


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...