Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham KRAS, MDKA dan ESSA | 2 Februari 2022



INVESTASI KONTAN
2 FEBRUARI 2022



Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,22% ke level 6.631,151 pada perdagangan terakhir Januari 2022.


1. PT Krakatau Steel Tbk (KRAS)

KRAS secara teknikal tampak bergerak sideways, dengan volume transaksi yang relatif sepi. Indikator stochastic tampak terjadi goldencross yang mengindikasikan adanya potensi penguatan apabila volume transaksi meningkat. Pada Senin (31/1), saham KRAS ditutup menguat 1,14% ke level Rp 356

Rekomendasi: Wait and see

Support: Rp 348

Resistance: Rp 366

Analis : Ivan Kasulthan, Erdikha Elit Sekuritas


2. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)

MDKA ditutup menguat 0,28% ke level Rp 3.640 pada Senin (31/1). Penguatan MDKA masih tertahan oleh MA60-nya. 

Melihat dari sisi indikator MACD, pergerakan MDKA masih agak rawan koreksi, meskipun stochastic sudah berada di area oversold dan berpotensi membentuk golden cross. 

Selama pergerakan MDKA masih berada di atas level support-nya, diperkirakan MDKA masih berpeluang menguat.

Rekomendasi:  Speculative buy

Support: Rp 3.560

Resistance: Rp 3.810

Analis : Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas


3. PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA)

Saham ESSA bergerak dalam pola upchannel sejak November 2021. Pekan lalu ESSA rebound dari support channel-nya serta menembus harga tertingginya, dengan volume yang cukup besar. 

Ini menunjukkan bahwa sentimen bullish sangat kuat di pasar. Mungkin terjadi koreksi, namun selama bertahan di atas Rp 540 maka target kenaikan pola Desember 2021-Januari 2022 di Rp 650-Rp 750 masih bisa dicapai. Indicator MACD sudah mulai golden cross.

Rekomendasi: Buy

Target harga: Rp 650- Rp 750

Stop loss : Rp 54

Analis : Muhamad Alfatih, Samuel Sekuritas Indonesia 


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Saham BUMI, TAPG, SMDR dan BBYB oleh SAMUEL SEKURITAS | 10 Mei 2022

INVESTASI KONTAN 10 MEI 2022 Samuel Sekuritas memprediksi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kini uji uptrend line dan berpotensi rebound. Pada perdagangan Senin (9/5), IHSG anjlok 4,42% ke level 6.909,75. "IHSG (6.909) gap down dan membentuk bearish marubozu pasca libur panjang. Kini uji uptrend line dan potensial rebound," kata Analis Teknikal Samuel Sekuritas William Mamudi dalam risetnya, Selasa (10/5). Untuk hari ini, William menyukai saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), dan PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) dengan rekomendasi trading buy, serta PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) dengan rekomendasi trading sell.  1. BUMI BUMI rebound dari uptrend line dan kini uji resistance minor Rp 64. Antisipasi breakout dengan resistance berikut bisa ke Rp 73.  Rekomendasi buy dengan target harga Rp 70 dan cut loss Rp 54. BUMI pada Senin (9/5) ditutup di level Rp 61 per saham. 2. TAPG TAPG breakout flip level Rp 690 dengan hammer. Antisipasi lanjut ra

Analisa Saham DOID | 12 Mei 2022

DOID berpeluang untuk melanjutkan uptrendnya dengan membuat pola bullish double bottoms kecil. Pola ini menandakan bahwa jika DOID berhasil menguat menembus  resisten 575, DOID berpeluang melanjutkan uptrendnya menuju 640-650. Rekomendasi: Trading buy kalau naik  di atas 575 target 640-650 sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online

Rekomendasi Saham ADRO, ITMG, BTPS dan MTEL oleh INDOPREMIER | 13 Mei 2022

INVESTASI KONTAN  13 MEI 2022 IHSG IHSG (6.500 – 6.700) : IHSG diprediksi akan bergerak melemah. Target pelemahan indeks pada level 6.500 kemudian 6.400 dengan resist di level 6.700 kemudian 6.800. Saham ADRO ADRO (Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.220 kemudian 3.290 dengan support di level 3.080 cut loss jika break 3.010. Saham ITMG ITMG (Buy) : Target kenaikan harga pada level 30.100 kemudian 30.700 dengan support di level 28.900 cut loss jika break 28.300. Saham BTPS BTPS (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 3.130 dengan resist di level 3.230 kemudian 3.290. Saham MTEL MTEL (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 740 dengan resist di level 765 kemudian 780. Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online