google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Arti Inklusi Keuangan dan Manfaatnya bagi Ekonomi Indonesia Langsung ke konten utama

Arti Inklusi Keuangan dan Manfaatnya bagi Ekonomi Indonesia


Arti inklusi keuangan mungkin masih asing di telinga banyak orang, padahal saat ini sebagian masyarakat sudah merasakan manfaatnya. Namun, tentu inklusi keuangan perlu digalakkan lagi agar lebih banyak masyarakat yang bisa mengakses layanan keuangan secara mudah dan memperoleh perlindungan konsumen yang maksimal.

Supaya inklusi keuangan dapat diakses oleh masyarakat secara merata, diperlukan edukasi keuangan yang menyeluruh. Di sini akan dijelaskan apa arti inklusi keuangan, tujuan, manfaat, dan programnya.

Apa Arti Inklusi Keuangan?

Menurut World Bank, arti inklusi keuangan adalah kemudahan akses layanan yang berhubungan dengan keuangan, yang dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat dan memberikan manfaat besar bagi kehidupan mereka.

Produk dan layanan keuangan yang ditawarkan di inklusi keuangan tidak jauh dari keseharian masyarakat, sehingga dapat menaikkan kualitas hidup mereka ketika tersedia dan dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Sedangkan menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), inklusi keuangan merupakan tersedianya akses layanan keuangan untuk bermacam produk, layanan finansial, dan lembaganya. Akses masyarakat dilakukan secara bebas sesuai dengan kebutuhan mereka.

Intinya, arti inklusi keuangan adalah kondisi yang membuat setiap orang dapat menggunakan akses layanan keuangan yang tersedia untuk mereka dan dipilih sesuai keperluan.


Apa Tujuan Inklusi Keuangan? 

Inklusi keuangan punya tujuan penting untuk siapa saja. Tujuan dari inklusi keuangan itu adalah:

  • Meningkatkan ekonomi masyarakat luas
  • Pemerataan akses layanan keuangan kepada masyarakat luas
  • Membantu pelaku usaha kecil kembangkan bisnisnya
  • Meningkatkan kualitas layanan dan produk keuangan sesuai kebutuhan masyarakat
  • Penurunan tingkat kemiskinan

1. Meningkatkan ekonomi masyarakat luas

Tujuan inklusi keuangan yang utama adalah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Dengan kemudahan layanan keuangan yang diterimanya, masyarakat jadi lebih bisa memenuhi kebutuhan. Hal itu pun membuat kualitas hidupnya meningkat. 

2. Pemerataan akses layanan keuangan kepada masyarakat luas

Dulu yang bisa menggunakan produk keuangan hanya masyarakat dari kalangan tertentu. Diharapkan dengan kehadiran inklusi keuangan, masyarakat kecil pun dapat memanfaatkannya karena mereka juga berhak mendapatkan akses yang sama. Inklusi keuangan membuat batasan itu tidak lagi ada.

3. Membantu pelaku usaha kecil kembangkan bisnisnya

Orang Indonesia banyak yang ingin mengembangkan usaha, termasuk masyarakat kecil. Namun, mereka sering terkendala dana. Sayangnya dulu akses untuk pinjaman dana hanya untuk usaha menengah.

Sekarang hal itu tidak perlu dikhawatirkan lagi. Kehadiran inklusi keuangan membuat pelaku usaha kecil pun bisa mempunyai akses untuk meminjam dana ke berbagai lembaga keuangan.

4. Meningkatkan kualitas layanan dan produk keuangan sesuai kebutuhan masyarakat

Produk layanan jasa keuangan akan senantiasa diperbarui untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Dengan bantuan kemajuan teknologi dan informasi, hal ini sangat memungkinkan. Tidak menutup kemungkinan produk keuangan terbaru akan selalu diluncurkan.

5. Penurunan tingkat kemiskinan

Salah satu tujuan penting lain dari inklusi keuangan adalah untuk menaikkan kesejahteraan masyarakat yang membawa hasil penurunan tingkat kemiskinan.

Kemiskinan adalah masalah serius yang sejak dulu menjadi PR untuk diselesaikan. Kehadiran inklusi keuangan bisa menjadi salah satu jalan untuk mengentaskannya.

Apa Manfaat Inklusi Keuangan?

Ketika inklusi keuangan bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat, inilah manfaat yang akan muncul:

  • Pemerataan ekonomi mengalami peningkatan
  • Masyarakat semakin melek literasi keuangan
  • Masyarakat menyadari perencanaan keuangan itu penting
  • Ekonomi negara pun ikut bertumbuh

1. Pemerataan ekonomi mengalami peningkatan

Inklusi keuangan bermanfaat untuk meningkatkan pemerataan ekonomi di kalangan masyarakat, terutama masyarakat kecil. Mereka juga berhak memiliki akses layanan keuangan yang dibutuhkannya.

Contohnya pelaku usaha kecil yang ingin meminjam dana untuk usaha. Proses pinjaman dana bisa dilakukan di lembaga keuangan yang khusus menyediakan pinjaman bagi rakyat kecil.

2. Masyarakat semakin melek literasi keuangan

Inklusi keuangan membuat masyarakat semakin paham mengenai keuangan, sehingga bisa meningkatkan taraf hidupnya. 

Masyarakat jadi tidak sembarangan mengeluarkan uang pada investasi yang tidak jelas. Hal itu karena tersedianya berbagai instrumen investasi legal yang mudah diakses.

Masyarakat jadi paham pentingnya asuransi untuk kehidupan mereka, memanfaatkan aplikasi investasi untuk masa depan, dan mengenal produk keuangan penting lainnya untuk kehidupan mereka..

3. Masyarakat menyadari perencanaan keuangan itu penting

Masyarakat pun jadi mampu membuat perencanaan keuangan sendiri untuk kepentingannya seperti menyiapkan dana pendidikan, menyiapkan dana pensiun, menyiapkan dana darurat, dan lainnya. 

Hal ini akan berdampak positif juga untuk keluarga dan orang-orang di sekitarnya. Bahkan bisa memutus rantai sandwich generation yang menjadi masalah serius di masa kini.

4. Ekonomi negara pun ikut bertumbuh

Ketika kesejahteraan hidup masyarakat meningkat, hal itu pun akan berpengaruh positif terhadap ekonomi negara secara keseluruhan. Seperti meningkatnya daya beli masyarakat, pendapatan nasional pun ikut terangkat. Untuk itu, meningkatkan inklusi keuangan perlu dilakukan secara perlahan.


Apa Saja Program Inklusi keuangan?

Pemerintah Indonesia melalui Otoritas Jasa Keuangan dan lembaga berwenang lainnya menggalakkan berbagai macam program inklusi keuangan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat seperti berikut ini.

  • Kredit Usaha Rakyat (KUR)
  • Bank Wakaf Mikro
  • Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif
  • Simpanan Mahasiswa dan Pemuda
  • Simpanan Pelajar
  • Pusat Edukasi, Layanan Konsumen dan Akses Keuangan UMKM
  • Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah

1. Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Inklusi keuangan OJK salah satunya adalah Kredit Usaha Rakyat. Lewat program ini pemerintah menyalurkan dana bantuan khusus untuk pelaku UMKM Indonesia yang ingin mengembangkan usahanya.

Bantuan dana ini disalurkan melalui bank-bank yang ditunjuk secara langsung oleh pemerintah, jadi terjamin aman dan pengelolaannya profesional. Pelaku UMKM pun sekarang bisa melakukan pinjaman di bank.

2. Bank Wakaf Mikro

Atau disingkat BWM merupakan contoh inklusi keuangan berikutnya yang perlu Anda ketahui. Bank ini memberikan layanan pinjaman usaha pada pelaku UMKM yang belum mempunyai akses ke lembaga keuangan formal

Di program ini, pelaku UMKM juga akan memperoleh pendampingan untuk mengelola bisnisnya, salah satunya dengan mengikuti program pelatihan.

3. Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif

Atau dikatakan juga sebagai program Laku Pandai. Merupakan program OJK yang menggalakkan penyediaan jasa perbankan dan lembaga keuangan lain, yang dilakukan bekerja sama dengan agen dan memanfaatkan media teknologi informasi, sehingga bisa memenuhi tujuan indikator inklusi keuangan.

Indikator inklusi keuangan bisa dilihat dari banyaknya rekening baru yang muncul, naiknya intensitas penarikan uang, naiknya intensitas transfer uang, dan lainnya dalam periode tertentu. Itu artinya semakin banyak masyarakat yang menggunakan berbagai produk keuangan.

Contoh lain dari program ini adalah kehadiran asuransi mikro yang memungkinkan masyarakat membayar premi mulai dari Rp10.000 untuk memberikan berbagai perlindungan. Asuransi mikro mencakup asuransi kesehatan, asuransi bencana alam, dan asuransi kebakaran.

4. Simpanan Mahasiswa dan Pemuda

Atau disingkat sebagai SiMuda adalah tabungan khusus untuk mereka yang berumur 18 tahun sampai 30 tahun. Dilengkapi dengan produk asuransi dan investasi. Tabungan ini mudah ditemukan di bank konvensional Indonesia.

5. Simpanan Pelajar

Atau disingkat sebagai SimPel adalah tabungan khusus anak di bawah 18 tahun untuk membiasakan mereka rajin menabung. Bisa diawasi langsung oleh orang tua. Tabungan ini juga sudah banyak hadir di bank umum Indonesia.

6. Pusat Edukasi, Layanan Konsumen dan Akses Keuangan UMKM

Atau disingkat PELAKU adalah pusat edukasi yang didirikan untuk mendorong pelaku UMKM memperoleh layanan keuangan yang diperlukannya. 

Program ini hadir untuk membantu pelaku UMKM memajukan bisnis dan menaikkan kemampuannya seperti edukasi, akses pinjaman usaha, dan lainnya. PELAKU sendiri sudah memiliki cabang yang berdiri di daerah-daerah.

7. Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah

Atau bisa juga disebut dengan TPAKD adalah program inklusi keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mempercepat akses keuangan yang dibutuhkan daerah demi tujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Kesimpulan

Itulah penjelasan mengenai arti inklusi keuangan yang diharapkan bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia yang berujung pada pertumbuhan ekonomi. Program inklusi keuangan selalu digalakkan dari tahun ke tahun dan akan terus dilakukan untuk kepentingan masyarakat.  



sumber : modalrakyat

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...

Investasi untuk Lansia yang Ingin Punya Tabungan Warisan untuk Anak dan Cucu

Semakin mendekati usia senja pasti banyak dari Anda yang sudah mulai memikirkan bagaimana cara menabung untuk bekal masa depan anak dan cucu di masa depan alias warisan atau bisa juga untuk kepentingan lainnya di beberapa tahun kedepan. Seperti yang sudah diketahui, pada usia senja tidak banyak kegiatan yang bisa dilakukan termasuk kegiatan untuk menghasilkan uang atau mencicil aset. Faktornya bisa karena tubuh yang sudah tidak sanggup beraktivitas seperti dulu dan terbatasnya pilihan yang bisa dikerjakan secara aman dan nyaman untuk para lansia. Tapi tenang saja, yang lain bisa terbatas tapi tidak untuk investasi. Dengan berinvestasi Anda tidak perlu lagi bingung bagaimana meng alokasikan sebagian dana pensiun atau penghasilan saat ini ke hal yang bisa disimpan, dikelola bahkan dikembangkan lagi untuk dijadikan bekal masa depan anak dan cucu atau untuk cita-cita lainnya. Berikut jenis-jenis investasi yang cocok untuk para orang tua yang sudah memasuki usia lansia (lanjut usia): 1. Dep...