google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo MTDL OPTIMIS TRANSFORMASI DIGITAL DI INDONESIA TERUS MENINGKAT. Langsung ke konten utama

MTDL OPTIMIS TRANSFORMASI DIGITAL DI INDONESIA TERUS MENINGKAT.



PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), emiten Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) khususnya di bidang solusi digital serta distribusi hardware dan software, optimis transformasi digital di Indonesia akan terus meningkat.

Pada tahun ini MTDL melihat prospek yang cerah dengan ditunjuk oleh berbagai mitra global untuk menjalin kerja sama, yaitu sebanyak sekitar 10 mitra global hanya dalam waktu tiga bulan terakhir.

MTDL melalui kedua unit bisnisnya, yaitu Bisnis Distribusi Digital dan Bisnis Solusi & Konsultasi Digital terus menambah produk dan solusi TIK bersama mitra-mitra global dalam rangka mempercepat transformasi digital dan terus meningkatkan kinerja.

Susanto Djaja selaku Presiden Direktur MTDL mengatakan, "Kami melihat adanya prospek yang baik pada tahun ini. Terutama kinerja dari kedua unit bisnis MTDL yang terus mendapatkan banyak permintaan seiring dengan kebutuhan masyarakat akan produk dan solusi TIK untuk kepentingan digitalisasi.

Kami terus dipilih oleh berbagai mitra global sebagai mitra mereka untuk menjual dan memasarkan produk dan solusi TIK di Indonesia. Hal ini sejalan dengan salah satu misi baru kami, yaitu menghadirkan solusi transformasi digital yang inovatif kepada pelanggan dan mitra bisnisnya."

MTDL memiliki lebih dari 5.200 channel partner, serta lebih dari 100 merek produk dan jasa TI kelas dunia. MTDL telah memiliki koneksi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Hal ini yang menjadikan MTDL terus ditunjuk sebagai distributor resmi oleh berbagai channel partner.

Misalnya belum lama ini MTDL telah dipilih oleh Anaplan sebagai mitranya untuk meluncurkan Enterprise Performance Management (EPM) berbasis Cloud. MTDL juga ditunjuk sebagai Strategic Collaboration Partner oleh AWS untuk menyediakan solusi Cloud bagi organisasi di Indonesia.

Melalui anak usahanya PT Synnex Metrodata Indonesia (SMI), MTDL juga dipilih sebagai Distributor Resmi Apacer untuk memasarkan produknya di segmen consumer & professional, memory, flash & component, termasuk high-end gaming.

Lalu, dipilih Signify sebagai Certified System Integrator (CSI) untuk melakukan penjualan dan pemasangan solusi pencahayaan berbasis IoT, solusi penerangan jalan berbasis surya, dan sebagainya. SMI juga menambah produk dengan inovasi baru berteknologi virtualisasi bersama Intel IDNUC.

Serta, ditunjuk oleh beberapa mitra lain sebagai Distributor Resmi seperti, Infoblox, BDCOM, dan Versa Networks.

MTDL pada unit bisnis Solusi & Konsultasi Digital, melalui anak usahanya PT Mitra Integrasi Informatika (MII) belum lama juga ditunjuk Trend Micro sebagai mitra pertama yang melaksanakan Managed Extended Detection & Response di Indonesia.

Ini terdiri dari solusi keamanan siber yang biasanya menyerang email dan infrastruktur cloud perusahaan. Selain itu, MII bersama SMI juga ditunjuk sebagai mitra pertama TigerGraph di Indonesia untuk solusi dan penerapan Graph Analytic untuk mendukung talenta digital.

Melihat hal tersebut MTDL optimis dengan terus ditunjuk oleh berbagai kemitraan global sejalan dengan arah baru visi dan misi MTDL untuk transformasi digital di Indonesia. MTDL juga aktif dalam berkontribusi untuk melakukan investasi ke start-up sebagai upayanya dalam membantu percepatan digitalisasi di Indonesia.

"Di sisi lain, MTDL akan terus memperkuat recurring income (pendapatan berulang) pada unit bisnis Solusi dan Konsultasi yang diharapkan mencapai 50% dalam 2 tahun ke depan. Kami yakin bahwa strategi ini juga dapat menjadi salah satu kontribusi bagi pertumbuhan kinerja MTDL," jelas Randy Kartadinata selaku Direktur MTDL.

MTDL terus fokus untuk dapat mendukung kemajuan teknologi di Indonesia. Hal ini sesuai dengan visi baru MTDL, yaitu menjadi pusat aktualisasi ekonomi digital terdepan.

"Kami terus berupaya untuk dapat beradaptasi dengan memberikan beragam solusi dan layanan prima dari produk-produk TIK pada kedua unit bisnis kami. Oleh karena itu, MTDL optimis dapat mencapai pertumbuhan di tahun 2022 dan dapat terus mendukung digitalisasi Nasional," tutup Susanto. (end)


sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

INDUSTRI LOGAM DAN BAJA TUMBUH POSITIF TAHUN 2021.

Meskipun tantangan Covid-19 masih belum berakhir, kinerja industri nasional cukup menggembirakan dibanding tahun 2020, dengan indikasi rata-rata Purchasing Manager's Index (PMI) selama 2021 menunjukkan angka 50 atau ada dalam ahap ekspansif. Hal ini juga ditunjukkan oleh kinerja sektor industri logam dan baja yang turut mengalami pertumbuhan positif selama tahun 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada kuartal III tahun 2021, sektor industri logam dengan HS 72-73 mampu tumbuh di atas 9,82 persen. Kinerja ini juga didukung ekspor produk baja hingga November 2021 mencapai USD19,6 miliar dan mengalami surplus sebesar USD6,1 miliar. Direktur Industri Logam, Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Budi Susanto mengemukakan, pertumbuhan positif sektor baja akibat upaya pengendalian yang dilakukan pemerintah dengan konsep smart supply demand, yang diterapkan dengan berpihak pada industri baja nasional mulai dari sektor hulu...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...