google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Kisah Colin Huang, Miliuner Termuda China Berharta Rp 296 T Langsung ke konten utama

Kisah Colin Huang, Miliuner Termuda China Berharta Rp 296 T


Bisnis e-commerce terus mengalami peningkatan. Bila dilihat, hal ini nampak sangat nyata di negeri tirai bambu, China. Berkat bisnis e-commerce, miliuner baru pun bermunculan.

Sebut saja Colin Huang, berkat posisinya sebagai CEO perusahaan e-commerce Pinduoduo, kini dirinya menjadi salah satu orang terkaya di China. Usianya yang baru menginjak 39 tahun menjadikan Huang juga dinobatkan sebagai miliuner termuda di sana.

Seperti dikutip dari Forbes, Kamis (14/11/2019), Huang berada di nomor tujuh urutan orang terkaya di China. Pria jurusan ilmu komputer yang menyandang gelar master dari University of Wisconsin di Madison ini memiliki kekayaan bersih mencapai US$ 21,2 miliar atau Rp 296,8 triliun.

Huang mengawali karirnya pada tahun 2004 dengan bekerja di Google Amerika Serikat (AS). Setelah sebelumnya magang di Microsoft di Beijing dan Seattle.

Sebelum mendirikan Pinduoduo, Huang juga sempat mendirikan perusahaan game online Xinyoudi dan platform e-commerce online Ouku.com.

Perjalanan bisnis Huang sebagai pendiri e-commerce Pinduoduo tidak selalu berjalan mulus. Pada Juli 2018 e-commerce tersebut sempat dikritik atas dugaan penjualan produk palsu.

Namun di tengah kritikan tersebut, bisnisnya justru semakin berkembang. Pinduoduo berhasil mengumpulkan $ 1,6 miliar dalam IPO AS pada Juli 2018.

Ia membuktikan bahwa dirinya bisa bangkit dari masa-masa sulit. Baru berdiri pada tahun 2015, bisnisnya terus berkembang hingga menjadi salah satu e-commerce yang terbesar di Tiongkok.


sumber : detik.finance

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...

Investasi untuk Lansia yang Ingin Punya Tabungan Warisan untuk Anak dan Cucu

Semakin mendekati usia senja pasti banyak dari Anda yang sudah mulai memikirkan bagaimana cara menabung untuk bekal masa depan anak dan cucu di masa depan alias warisan atau bisa juga untuk kepentingan lainnya di beberapa tahun kedepan. Seperti yang sudah diketahui, pada usia senja tidak banyak kegiatan yang bisa dilakukan termasuk kegiatan untuk menghasilkan uang atau mencicil aset. Faktornya bisa karena tubuh yang sudah tidak sanggup beraktivitas seperti dulu dan terbatasnya pilihan yang bisa dikerjakan secara aman dan nyaman untuk para lansia. Tapi tenang saja, yang lain bisa terbatas tapi tidak untuk investasi. Dengan berinvestasi Anda tidak perlu lagi bingung bagaimana meng alokasikan sebagian dana pensiun atau penghasilan saat ini ke hal yang bisa disimpan, dikelola bahkan dikembangkan lagi untuk dijadikan bekal masa depan anak dan cucu atau untuk cita-cita lainnya. Berikut jenis-jenis investasi yang cocok untuk para orang tua yang sudah memasuki usia lansia (lanjut usia): 1. Dep...