google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Petr Kellner, Manusia Berharta Rp 215 T yang Low Profile Langsung ke konten utama

Petr Kellner, Manusia Berharta Rp 215 T yang Low Profile



Petr Kellner merupakan salah satu orang terkaya di Republik Ceko. Ia menguasai beragam bisnis, dari asuransi, pembiayaan, hingga sektor energi.

Petr bahkan tercatat dalam jajaran miliarder dunia versi Forbes. Forbes mencatat, kekayaannya saat ini mencapai US$ 15,4 miliar atau setara dengan Rp 215,6 triliun (kurs Rp 14.000). Ia berada di urutan 73 orang terkaya di dunia.

Meski kaya raya, Petr terkenal low profile. Tak banyak referensi yang mengulas kehidupan pribadi maupun perjalanan bisnisnya.

Petr memulai bisnisnya dengan bekerja sebagai distributor perlengkapan kantor di tahun 1990. Tak lama setelah itu, ia menjalani bisnis sendiri dengan mendirikan perusahaan investasi bernama PPF di tahun 1991.

Usai mendirikan perusahaan investasi itu, Petr menggelar kampanye besar-besaran untuk menarik para investor.

Singkat cerita, bisnisnya pun berkembang pesar. PPF kemudian mengakuisisi saham dari sekitar 200 perusahaan senilai 5 miliar Czech crown.

Petr fokus pada binis pembiayaan konsumen melalui Home Credit. Ia juga aktif di industri asuransi. Pada tahun 2007, PPF mengelola aset lebih dari 10 miliar Euro dengan laba bersih 244 juta Euro.

Di tahun 2009, Petr menggabungkan grup bisnisnya dengan sebuah perusahaan asuransi ternama Generali.

Sejalan dengan itu, Petr juga fokus pada sektor energi di mana 29% usahanya ada pada sektor ini. Ia terlibat dalam produksi, perdagangan dan instalasi listrik di Ceko.

Terlepas dari kegiatan bisnisnya, Petr juga memberi perhatian pada pendidikan, olah raga dan budaya. Dia mendirikan Open Gate Grammar School untuk anak-anak kurang mampu. Dia juga membuat galeri dan teater melalui perusahaannya.

Sebagai tambahan, Petr menggabungkan dua yayasannya Kellner Family Foundation dan Educa dan kemudian menjadi salah satu pendonor terbesar untuk pendidikan di Ceko.


sumber : detik.finance

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...