google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BBCA, AGII, ELSA dan INDF oleh MNC SEKURITAS | 17 Juni 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BBCA, AGII, ELSA dan INDF oleh MNC SEKURITAS | 17 Juni 2022



MNCS Daily Scope Wave 
17 Juni 2022



Kemarin (16/6), IHSG ditutup menguat 0,6% ke level 7,050. Selama IHSG belum mampu break dari level resistance di 7,257, maka kami memperkirakan penguatan ini merupakan bagian dari fase koreksinya untuk membentuk wave [b] ke rentang 6,786-6,870 dan koreksi ini akan lebih terkonfirmasi apabila IHSG break support di 6,924. Namun demikian, dapat diperhatikan adanya gap yang berada di rentang 7,160-7,174 sebagai target penguatan sementara IHSG.

Support: 6,924, 6,800

Resistance: 7,174, 7,257


AGII - Spec Buy

AGII ditutup menguat 0,8% ke level 1,965 pada perdagangan kemarin (16/6), pergerakan AGII pun masih berada di atas MA60-nya. Kami memperkirakan, selama AGII masih bergerak di atas 1,920 sebagai supportnya, maka AGII sudah berada di akhir wave [ii] dari wave 3. Hal tersebut berarti, pergerakan AGII berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Spec Buy: 1,935-1,965

Target Price: 2,100, 2,360

Stoploss: below 1,920


BBCA - Buy on Weakness

BBCA ditutup menguat 3,4% ke level 7,575 pada perdagangan kemarin, pergerakan BBCA pun menembus cluster MA20 dan MA200 serta diiringi dengan peningkatan volume beli. Kami memperkirakan, posisi BBCA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [y] dari wave X, sehingga pergerakan BBCA masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 7,425-7,525

Target Price: 7,650, 7,775

Stoploss: below 7,300


ELSA - Buy on Weakness

ELSA ditutup menguat 3,2% ke level 322 pada perdagangan kemarin (16/6). Kami perkirakan, selama ELSA masih sanggup bergerak di atas 306 sebagai supportnya, maka posisi ELSA saat ini kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave B.

Buy on Weakness: 316-322

Target Price: 340, 350

Stoploss: below 306


INDF - Spec Buy

INDF ditutup flat di level 6,800 pada perdagangan kemarin (16/6). Selama INDF tidak terkoreksi ke bawah 6,625 sebagai supportnya, maka kami perkirakan saat ini posisi INDF sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [iii]. Hal ini berarti, INDF masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Spec Buy: 6,725-6,800

Target Price: 7,000, 7,125

Stoploss: below 6,625


Disclaimer On

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...