Rekomendasi Saham ACES, AVIA, JSMR dan BBYB oleh Samuel Sekuritas | 11 Juli 2022


Samuel Sekuritas Daily

11 Juli 2022
William Mamudi

IHSG (6.740) berkonsolidasi di kisaran flip level 6.730. Peluang akan jadi double bottom selama closing di atas 6.500

ACES membentuk pola double bottom. Antisipasi breakout neckline Rp 805 dan lanjut reli. Rekomendasi beli dengan target harga Rp 825 dan cut loss Rp 770. ACES pada Jumat (8/7) ditutup di level Rp 795 per saham.

AVIA breakout triangle dengan bullish engulfing. Antisipasi breakout resistance Rp 900 dan lanjut reli. Rekomendasi buy dengan target harga Rp 925 dan cut loss Rp 865. ACES pada Jumat (8/7) ditutup di level Rp 890 per saham.

BBYB uji flip level Rp 1.175 dengan bullish marubozu. Antisipasi breakout dan bisa tutup gap Rp 1.500. Rekomendasi beli dengan target harga Rp 1.280 dan cut loss Rp 1.075. BBYB pada Jumat (8/7) ditutup di level Rp  1.175 per saham.

JSMR tertekan dari downtrend line dengan bearish marubozu. Antisipasi breakdown support Rp 3.510. Rekomendasi sell dengan target harga Rp 3.440 dan cover Rp 3.600. JSMR pada Jumat (8/7) ditutup di level Rp  3.520 per saham.
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Tiongkok Perpanjang Rekor Impor Minyak Dari Rusia Hingga Juni


Menurut pelacak dan pedagang tanker Tiongkok memperpanjang rekor impor minyak mentah dari Rusia dengan harga rendah hingga Juni meskipun ada penurunan total impor minyak mentah yang disebabkan oleh penguncian. Kondisi itu menekan pasokan dari Timur Tengah dan Afrika Barat.

"Rusia tetap menjadi pemasok utama Tiongkok untuk bulan kedua berturut-turut, melampaui Arab Saudi," ungkap Spesialis Pelacakan Kapal Tanker Vortexa, Kpler, dan Refinitiv, dilansir dari The Business Times, Senin, 11 Juli 2022.

Tiongkok adalah importir minyak mentah utama dunia dan minyak Rusia membantu penyulingan Tiongkok menekan biaya pada saat margin mereka dikerutkan oleh melambatnya permintaan dari kontrol ketat covid-19. Selain itu, pembatasan Beijing pada ekspor bahan bakar di tengah kekhawatiran pasokan.

Impor minyak Rusia di Juni -termasuk pengiriman melalui laut dan pasokan pipa- ditetapkan menjadi sekitar dua juta barel per hari (bph) atau 15 persen dari permintaan minyak mentah Tiongkok. "Setara dengan rekor volume Mei," kata para analis.

"Sementara itu, impor minyak Arab Saudi secara keseluruhan pada Juni diperkirakan merosot ke level terendah hampir dua tahun yakni 1,3 juta barel per hari," menurut perkiraan Refinitiv.

Pengiriman laut Rusia diperkirakan antara 1,04 dan 1,15 juta barel per hari bulan lalu, stabil dibandingkan dengan rekor tertinggi Mei di sekitar 1,1 juta barel per hari, menurut perusahaan analitik. Secara terpisah, Tiongkok akan menerima sekitar 880 ribu barel per hari minyak Rusia melalui dua East Siberia-Pacific Ocean Pipelines (ESPO) dan pipa Kazakhstan-Tiongkok.

"Hal itu di bawah kesepakatan pemerintah, dengan ketiga proyek memompa pada tingkat maksimum," kata dua pedagang dengan pengetahuan dari masalah ini. (end/ba)
sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham CPIN, INDF, ERAA dan KLBF oleh Indopremier | 11 Juli 2022


IHSG
(6.700 – 6.780) : Indeks diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.780 kemudian 6.820 dengan support di level 6.700 kemudian 6.660.
CPIN (Buy) : Target kenaikan harga pada level 5.850 kemudian 5.950 dengan support di level 5.650 cut loss jika break 5.550.
INDF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 7.100 kemudian 7.175 dengan support di level 6.950 cut loss jika break 6.875.
ERAA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 494 dengan resist di level 505 kemudian 515.
KLBF (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.660 dengan resist di level 1.695 kemudian 1.710.
XIIT (Buy) : Target kenaikan harga pada level 557 kemudian 561 dengan support di level 549 cut loss jika break 545.
XISI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 345 kemudian 350 dengan support di level 335 cut loss jika break 330.
XPID (Buy) : Target kenaikan harga pada level 533 kemudian 538 dengan support di level 523 cut loss jika break 518.
Full report bisa diakses di : ipot
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Wijaya Karya Raih Pendapatan Usaha Rp3,16 Triliun Hingga Maret 2022


PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) meraih pendapatan usaha mencapai Rp3,16 triliun hingga periode 31 Maret 2022 turun menjadi Rp3,92 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan akhir peka lalu menyebutkan, beban pokok pendapatan turun menjadi Rp2,80 triliun dari Rp3,65 triliun membuat laba bruto naik menjadi Rp358,12 miliar dari laba bruto Rp268,45 miliar.

Namun laba usaha turun menjadi Rp279,30 miliar dari laba usaha Rp331,69 miliar.

Laba sebelum pajak penghasilan juga turun menjadi Rp16,85 miliar dari laba sebelum pajak penghasilan Rp105,47 miliar tahun sebelumnya.

Laba neto yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk turun menjadi Rp1,33 miliar dari laba Rp78,16 miliar tahun sebelumnya.

Total liabilitas mencapai Rp57,72 triliun hingga periode 31 Maret 2022 turun tipis dari total liabilitas Rp51,95 triliun hingga periode 31 Desember 2021.

Total aset perseroan mencapai Rp69,17 triliun hingga periode 31 Maret 2022 turun tipis dari total aset Rp69,38 triliun hingga periode 31 Desember 2021. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Pyridam Farma Beri Pinjaman Rp7,55 Miliar Ke Anak Usaha


Pyridam Farma Tbk. (PYFA) memberikan fasilitas pinjaman kepada anak usahanya yaitu PT Pyfa Sehat Indonesia (PSI) pada tanggal 6 Juli 2022.

Dalam keterangan tertulisnya Nadia Miranty Corporate Secretary PYFA, Jumat (8/7) menuturkan bahwa PYFA memberikan pinjaman sebesar Rp7,55 miliar kepada PSI dan dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum.

Sebagai informasi, PSI adalah anak usaha PYFA dengan kepemilikan saham sebesar 99% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor PSI sehingga transaksi ini merupakan transaksi afiliasi sesuai regulasi OJK dalam POJK 42/2020.

Nadia menambahkan "Transaksi ini dilakukan dalam rangka untuk kegiatan investasi dan tidak mengandung benturan kepentingan,"pungkasnya. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Satria Mega Kencana Raih Pendapatan Rp3,99 Miliar Hingga Maret 2022


PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) meraih pendapatan Rp3,99 miliar hingga periode 31 Maret 2022 naik dari pendapatan Rp2,93 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, laba kotor naik menjadi Rp2,49 miliar dari laba kotor Rp1,68 miliar.

Rugi sebelum pajak penghasilan turun menjadi Rp5,29 miliar dibandingkan rugi sebelum pajak penghasilan Rp6,29 miliar.

Rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk turun menjadi Rp3,17 miliar dari rugi Rp3,78 miliar.

Jumlah aset mencapai Rp411,09 miliar hingga periode 31 Maret 2022 turun tipis dari jumlah aset Rp412,89 miliar hingga periode 31 Desember 2021. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Tolaram Group Tambah Kepemilikan Saham Bank Amar


Tolaram Group Inc sebagai Pemegang saham pengendali dari PT Bank Amar Indonesia Tbk. (AMAR) telah melakukan pembelian sahamnya pada tanggal 7 Juli 2022.

Hal tersebut disampaikan oleh Navin Nahata Direktur Tolaram Group Inc pada keterbukaan Infomasi Jumat (8/7) menuturkan bahwa Tolaram Group telah membeli sebanyak 1,28 miliar lembar saham AMAR di harga Rp282 per saham senilai Rp362,9 miliar.

Sebagai informasi, Tolaram Group juga pernah membeli 284.469.384 lembar saham AMAR di harga Rp294 per saham pada tanggal 22 Juni 2022.

"Tujuan transaksi adalah untuk Investasi dengan kepemilikan saham Langsung,"tuturnya.

Pasca pembelian, maka kepemilikan saham Tolaram Group Inc di AMAR bertambah menjadi 9,16 miliar lembar saham setara dengan 66,293% dibandingkan sebelumnya sebanyak 7,87 miliar lembar saham setara dengan 56,98%. (end)

Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

BNI Tingkatkan Ekspor Ke Korea Selatan


PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau (BNI) meningkatkan ekspor ke Korea Selatan melalui pameran Imported Goods Fair (IGF) 2022, yang diselenggarakan Korea Importers Association (KOIMA) pada 23-25 Juni 2022 di Coex Seoul, Korea Selatan.

Duta Besar RI untuk Republik Korea Selatan Gandi Sulistiyanto menyampaikan pada kegiatan ini Paviliun Indonesia membawa 19 mitra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan BNI dan lima pelaku usaha makanan dan minuman untuk mempromosikan produk-produk unggulan seperti mebel, dekorasi kayu, perhiasan perak, mutiara, kosmetik, kopi, dan produk makanan.

"Tentunya, ini sangat positif untuk mendukung keberlanjutan UMKM dalam negeri untuk menjawab potensi pertumbuhan khususnya di Korea Selatan," katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu.

Dalam ajang tersebut, beberapa potensi pesanan untuk produk makanan dan minuman berhasil tercatat hingga 546 ribu dolar AS dan masih dapat bertambah karena beberapa pelaku usaha masih berkomunikasi dan dalam tahap negosiasi dengan pembeli potensial.

Dalam event yang didukung BNI, Kementerian Perdagangan, dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul, enam pengusaha melakukan business matching secara daring dengan importir Korea yang salah satunya berupa perusahaan ritel terbesar di Korea.

Kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MOU) antara BNI dengan KOIMA yang dilaksanakan Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies dan Executive Vice Chairman KOIMA Kim Young-Sun.

Penandatanganan MOU ini mencakup kerja sama dalam program business matching dan pertukaran informasi yang berhubungan dengan eksportir Indonesia dan importir Korea Selatan. (end/ant)
Sumber: iqplus
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham AALI, ANTM, MDKA dan PTBA oleh MNC Sekuritas | 11 Juli 2022


MNCS Daily Scope Wave 11 Juli 2022

Menutup akhir pekan (8/7), IHSG bergerak menguat 1,3% ke level 6,740, namun penguatan IHSG masih tertahan oleh MA200. Kami memperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji resistance terdekat di 6,767 dan 6,813 untuk membentuk wave (iv) dari wave [iii] dengan label hitam, namun selanjutnya IHSG akan kembali terkoreksi untuk membentuk wave (v). Kabar baiknya, apabila IHSG masih mampu menguat di atas 6,900 nampaknya IHSG membentuk wave (b) dengan label merah.
Support: 6,559, 6,500
Resistance: 6,767, 6,800

AALI - Buy on Weakness

AALI ditutup menguat 1,9% ke level 9,575 pada perdagangan akhir pekan kemarin (8/7). Selama AALI tidak terkoreksi ke bawah 9,225 sebagai supportnya, maka diperkirakan posisi AALI saat ini sedang berada di awal wave (B) pada label hitam atau wave [iv] pada label merah. Hal tersebut berarti, AALI berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 9,475-9,550
Target Price: 10,200, 10,800
Stoploss: below 9,225

ANTM - Spec Buy 

Menutup akhir pekan (8/7), ANTM terkoreksi 0,3% ke level 1,715. Selama ANTM tidak terkoreksi ke bawah 1,700 sebagai support terdekatnya, maka ANTM berpeluang menguat untuk membentuk wave (iv) dari wave [iii] terlebih dahulu.
Spec Buy: 1,705-1,715
Target Price: 1,930, 2,070
Stoploss: below 1,700

MDKA - Buy on Weakness

MDKA ditutup menguat 1,8% ke level 3,890 pada perdagangan Jumat (8/7), namun penguatan MDKA masih tertahan oleh MA200-nya. Selama MDKA tidak terkoreksi ke bawah 3,730 sebagai supportnya, maka posisi MDKA saat ini sedang berada di awal wave (B).
Buy on Weakness: 3,810-3,880
Target Price: 4,200, 4,500
Stoploss: below 3,730

PTBA - Buy on Weakness

PTBA ditutup menguat 2,1% ke level 3,930 pada perdagangan Jumat (8/7). Kami memperkirakan, posisi PTBA saat ini sudah berada di akhir wave [a] dari wave B, sehingga PTBA rawan koreksi terlebih dahulu untuk membentuk wave [b] dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 3,770-3,860
Target Price: 4,130, 4,240
Stoploss: below 3,620

Disclaimer On
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham BUMI | 11 Juli 2022


Analisa Saham BUMI

BUMI berkonsolidasi sehat di atas area-area moving averagenya dan saat ini sedang menguji level resisten penting di 72 (garis biru). Jika area ini berhasil dilewati, terbuka peluang kenaikan baru bagi BUMI menuju area gap 75 – 80 (garis merah). BIsa saja area gap akan menjadi ruang konsolidasi baru. Namun, jika saham ini berhasil melampaui dan bertahan di atas area gapnya (box merah), ada peluang kenaikan yang lebih tinggi bagi BUMI menuju 87.

Trading plan : Buy jika break 72. Stoploss level 62.

Disclaimer ON
Sumber: galerisaham
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Bandarmologi Saham AKRA, UNTR, BBRI, PTBA dan GOTO | 11 Juli 2022


Technical & Bandarmology Prespectives

Monday (11/07/2022)
By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®.

IDX Composite 6,702 - 6,778

SUMMARY: STRONG SELL‼️️‼️️

11 TECHNICAL INDICATORS:
RSI (14): SELL‼️️
STOCH (9,6,3): SELL‼️️
MACD(12,26): SELL‼️️
ATR (14): HIGH VOLATILITY
ADX (14): BUY
CCI (14): *SELL‼️️
HIGHS/LOW (14): *SELL
UO: SELL‼️️
ROC: SELL‼️️
WILLIAMS R: OVERSOLD
BULLBEAR (13): SELL‼️️

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): NEUTRAL

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): NEUTRAL


STOCKS PICK:


AKRA 970 - 1,070

TECHNICAL INDICATORS: *BUY , BUY 1,020
TARGET PRICE: 1,070
STOP-LOSS: 970

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


UNTR 26,075 - 28,825

TECHNICAL INDICATORS: *NEUTRAL, BUY 27,450
TARGET PRICE: 28,825
STOP-LOSS: 26,075

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


BBRI 3,990 - 4,410

TECHNICAL INDICATORS: *NEUTRAL , BUY 4,200
TARGET PRICE: 4,410
STOP-LOSS: 3,990

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


PTBA 3,730 - 4,130

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 3,930
TARGET PRICE: 4,130
STOP-LOSS: 3,730

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


GOTO 330 - 370

TECHNICAL INDICATORS: *NEUTRAL, BUY 350
TARGET PRICE: 370
STOP-LOSS: 330

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️ (Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Update Harga Komoditas dan Indeks Penting Dunia | 11 Juli 2022


Nasdaq rises for fifth-straight day after strong jobs report as Wall Street notches winning week

The Nasdaq Composite rose in choppy trading on Friday as investors reacted to a stronger-than-expected jobs report that will likely keep the Federal Reserve on track for its aggressive rate hikes.

Dow.......31338  -46.4      -0.15%
Nasdaq.11635  +13.96  +0.12%
S&P 500..3899  -3.2        -0.08%

FTSE.......7196   +7.2         +0.10%   
Dax........13015  +172.01  +1.34%
CAC........6033   +26.4       +0.44%
 
Nikkei....26517   +26.7      +0.10%
HSI........21726   +82.2      +0.38%
Shanghai..3356  -8.3         -0.25%
ST Times..3131 +1.9        +0.06%

IDX.......6740.22 +87.63   +1.32%
LQ45.....959.68  +13.10   +1.38%

IDX Energy...1648.73   +17.12 +1.05%
IDX Bsc Mat.1201.90   +31.48 +2.69%
IDX Industrl..1167.29   +11.86 +1.03%
IDXNONCYC..709.97   +2.84    +0.40%
IDX Hlthcare.1510.00   -1.14     -0.08%
IDXCYCLIC.....869.47   +0.39     +0.04%
IDX Techno....7783.19 +226.28  +2.99%
IDX Transp...1893.90   +30.51   +1.64%
IDX Infrast......960.07   +0.72     +0.07%
IDX Finance 1413.10    +23.03  +1.66%
IDX Property.......668     -1.10     -0.16%

Indo10Yr....7.3829     +0.0109  +0.15%
ICBI..........330.9639   -0.1308   -0.04%
US10Yr.....3.1010     +0.0930  +3.09%
VIX............24.64        -1.44         -5.52%
  
USDIndx 107.0070  -0.1230  -0.11%‼️
Como Indx..287.75 +2.67 +0.94%
(Core Commodity CRB)
BCOMIN.....150.77  -0.82  -0.54%

IndoCDS...144.98    -5.32  -3.54%‼️
  (5-yr INOCD5)  .

IDR......14979.00  -22.50     -0.15%‼️
Jisdor..14981.00  -5.00       -0.03%‼️

Euro.........1.0185  +0.0023  +0.23%

TLKM........26.51   -0.37     -1.38%
(3971)
EIDO.........21.82   +0.12     +0.55%
EEM..........40.09   unch      +0%

Oil............104.79  +2.24   +2.18%
Gold .......1742.30  +3.00  +0.17%
Timah. .25364.00  -620     -2.39%‼️
( Closed 08/7)
Nickel...21499.00  +248.50 +1.16%
(Closed 09/7)
Silver.......19.24      +0.09        +0.47%
Copper....352.20    -2.05         -0.58%

Nturl Gas.....6.067 +0.5260  +9.49%‼️

Ammonia ..4473.33  -67.33 -1.51%‼️
China
(Domestic Price)(07/7)
 
Coal price...413.75   +3.75  +0.91%
(Jul/Newcastle) 
Coal price...415.50   +3.50   +0.85%
(Agt/Newcastle)
Coal price...388.90   +3.90   +1.01%
(Jul/Rotterdam) 
Coal price...381.+10 +6.10   +1.63%
(Agt/ Rotterdam)

CPO(Sept).....4288   +153   +3.79%‼️
(Source: bursamalaysia.com)             
Corn............623.50 +27.25  +4.57%‼️
SoybeanOil...60.49   +0.90    +1.51%
Wheat.........891.50  +55.00  +6.57%‼️

Wood pulp...6600.00  unch  +0.%
(Closed 10/7)

©️Phintraco Sekuritas 
Broker Code: AT
Desy Erawati/ DE

Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia
Copyright: Phintraco Sekuritas
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online.