Tampilkan postingan dengan label Saham BBRI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham BBRI. Tampilkan semua postingan

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023


RHB Sekuritas Indonesia

26 Oktober 2023
Muhammad Wafi

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)

Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50.
Rekomendasi:
Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000.

PT Gudang Garam Tbk (GGRM)

Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023.
Rekomendasi:
Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525.

PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA)

Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound disertai volume dan breakout resistance garis MA(5,20) untuk menguji resistance garis MA50. Selama bertahan diatas garis MA20 maka berpeluang untuk kembali rebound dan breakout resistance garis MA50 untuk menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023.
Rekomendasi:
Buy area disekitar Rp 1.370 dengan target jual di Rp 1.545 hingga Rp 1.635. Cut loss di Rp 1.310.

PT Acset Indonesia Tbk (ACST)

Acset Indonesia terlihat melakukan rebound dari support garis MA50 dan breakout resistance garis MA5 disertai volume untuk menguji resistance garis MA20. Selama bertahan diatas garis MA50 maka berpeluang untuk breakout resistance garis MA20 untuk mengkonfirmasi fase bullish-nya dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023.
Rekomendasi:
Buy area disekitar Rp 185 dengan target jual di Rp 212 hingga Rp 240. Cut loss di Rp 169.
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Group Bukukan Laba Rp44,21 Triliun Hingga September 2023


PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
atau BRI membukukan laba Rp44,21 triliun dari Januari hingga September 2023 atau tumbuh 12,47 persen secara year on year (yoy).

"Penopang utama kinerja BRI Group di antaranya adalah kemampuan BRI menyalurkan kredit yang tumbuh double digit dan juga penghimpunan dana pihak ketiga dan juga dana murah yang tumbuh double digit," kata Direktur Utama BRI Sunarso dalam konferensi pers yang diikuti virtual di Jakarta, Rabu.

Kinerja impresif BRI juga didukung dengan kualitas kredit yang terjaga dan proporsi fee based income yang porsinya terus meningkat terhadap keseluruhan pendapatan BRI.

Sunarso menuturkan BRI mencatatkan aset yang tumbuh 9,93 persen secara year on year sehingga total aset BRI Group mencapai Rp1.851,97 triliun.

Sebagai fungsi intermediasi sampai akhir September 2023, kredit BRI tumbuh 12,53 persen (yoy) sehingga total kredit yang disalurkan BRI mencapai Rp1.250,72 triliun pada kuartal III 2023.

Selain itu, hingga September 2023 BRI mencatatkan total dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp1.290,29 triliun atau tumbuh 13,21 persen (yoy).

Penopang utama DPK bersumber dari dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) dengan porsi mencapai 63,64 persen atau sebesar Rp821,14 triliun, dan pertumbuhan tertinggi berasal dari pertumbuhan giro di mana pertumbuhannya mencapai 28,12 persen.

"Kinerja giro BRI ini tak lepas dari strategi perseroan yang fokus pada optimalisasi value chain, kemudian melalui wholesale transaction banking dan digitalisasi di wholesale transaction banking dengan platform yang kami sebut QLola," ujarnya. (end/ant)

Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ASII, BBRI dan BRIS oleh Jasa Utama Capital Sekuritas | 25 Oktober 2023


Jasa Utama Capital Sekuritas

25 Oktober 2023

ASII

Trend turun berakhir, potensi teknikal rebound.
Buy: 5600-5800
Target Price: 5900-6000
Stoploss: 5450 (sell)

BBRI

Trend turun berakhir, potensi teknikal rebound
Buy: 5000-5100
Target Price: 5175-5250
Stoploss: 4925 (Sell)

BRIS

Trend turun berakhir, potensi teknikal rebound
Buy: 1500-1550
Target Price: 1590-1625
Stoploss: 1470
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ACES, ASII, BBRI dan NSSS oleh MNC Sekuritas | 13 Oktober 2023


MNCS Daily Scope Wave

13 Oktober 2023

IHSG

IHSG menguat 0,1% ke 6,935 namun ditutup di bawah MA20 dan disertai oleh munculnya volume penjualan. Selama IHSG belum mampu menembus 7,055, maka pergerakan IHSG saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (ii), sehingga pergerakan IHSG masih rawan terkoreksi untuk menguji rentang area 6,747-6,820.
Support: 6,900, 6,839
Resistance: 6,992, 7,046

ACES - Buy on Weakness

ACES menguat 3,2% ke 805 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatan ACES masih tertahan oleh Upper Band. Selama masih mampu berada di atas 745 sebagai stoplossnya, maka posisi ACES diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (v).
Buy on Weakness: 780-800
Target Price: 835, 865
Stoploss: below 745

ASII - Buy on Weakness

ASII terkoreksi 1,7% ke 5,950 dan masih didominasi oleh volume penjualan. Saat ini, posisi ASII diperkirakan sedang berada di akhir wave c dari wave (y) dari wave [x], sehingga koreksi ASII akan cenderung terbatas dan dapat digunakan untuk BoW.
Buy on Weakness: 5,825-5,925
Target Price: 6,250, 6,525
Stoploss: below 5,775

BBRI - Buy on Weakness 

BBRI menguat 1% ke 5,300 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Selama BBRI masih mampu berada di atas 5,150 sebagai stoplossnya, maka posisi BBRI saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (B).
Buy on Weakness: 5,225-5,300
Target Price: 5,450, 5,500
Stoploss: below 5,150

NSSS - Buy on Weakness 

NSSS menguat 2,6% ke 194 disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatan NSSS pun mampu berada di atas MA20. Selama NSSS masih bergerak di atas 181 sebagai stoplossnya, maka NSSS saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave C.
Buy on Weakness: 191-194
Target Price: 204, 224
Stoploss: below 181

Disclaimer On-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham INTP, MTEL, BRPT, BBRI dan ICBP oleh NH Korindo Sekuritas | 11 Oktober 2023


NH Korindo Sekuritas

11 Oktober 2023

IHSG

KONSOLIDASI – BEARISH.
Sudah ada percobaan tembus naik ke atas MA10, menyusul Uji Resistance MA50 & MA20
Support : 6890-6870 / 6835-6825 / 6780-6745.
Resistance : 6930-6950 / 6970 / 7000-7060.
ADVISE : VERY SPECULATIVE BUY ; Average UP accordingly.

Saham INTP

Break ke atas Resistance MA10.
Advise
Speculative Buy.
Entry Level: 10100-10000
Average Up > 10175-10250
Target: 10450-10500 / 10700-10800 / 11300-11500
Stoploss: 9900

Saham MTEL

Uji Support dari level previous Low.
Advise
Speculative Buy.
Entry Level: 665
Average Up >670
Target: 685 / 700-710 / 725.
Stoploss: 640

Saham BRPT

Mendekat Fibonacci retracement 50% dan MA50.
Advise
Buy on Weakness.
Entry Level: 1155-1120
Target: 1230 / 1310-1340 / 1400-1410.
Stoploss: 1110.

Saham BBRI

Pattern : FALLING WEDGE, potentially on bottoming
phase.
RSI slightly positive divergence.
Uji Resistance MA10 & upper wedge to break free.
Advise
Speculative Buy.
Entry Level : 5175-5125
Average UP >5200-5275
Target : 5425-5450 / 5525 / 5750
Stoploss: 5050

Saham ICBP

Uji Support dari level previous Low ; serta sudah mencapai Support trendline mid-term.
Advise
Buy on Weakness
Entry Level : 10850-10600
Average Up >11125-11225
Target: 11600-11700 / 12000 / 12500
Stoploss: 10550
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ACES, BBRI, MAPA dan JPFA oleh MNC Sekuritas | 3 Oktober 2023


MNCS Daily Scope Wave

3 Oktober 2023

IHSG

IHSG menguat 0,3% ke 6,961 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penutupannya masih tertahan oleh MA20. Saat ini, dalam jangka pendek masih terdapat kemungkinan akan adanya peluang IHSG menguat untuk membentuk wave b dari wave (ii) ke rentang area 6,995-7,017. Namun, selama belum mampu break area resistance di 7,046, maka posisi IHSG masih rawan berbalik terkoreksi untuk menguji area support di 6,900 dan akan menuju ke rentang 6,747-6,861.
Support: 6,900, 6,823
Resistance: 7,046, 7,080

ACES - Buy on Weakness 

ACES menguat 4,7% ke 785 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama ACES masih mampu berada di atas 745 sebagai stoplossnya, maka posisi ACES saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave a dari wave (v) dari wave [c].
Buy on Weakness: 765-780
Target Price: 820, 865
Stoploss: below 745

BBRI - Buy on Weakness 

BBRI menguat 0,5% ke 5,250 disertai dengan munculnya volume pembelian. Namun, kami perkirakan posisi BBRI saat ini sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C dari wave (A), sehingga BBRI masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 5,125-5,200
Target Price: 5,350, 5,500
Stoploss: below 5,025

JPFA - Buy on Weakness 

JPFA menguat 1,2% ke 1,300 disertai dengan munculnya volume pembelian dan pergerakan JPFA masih tertahan oleh MA60. Kami perkirakan, saat ini JPFA sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [i] sehingga koreksi JPFA dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 1,240-1,285
Target Price: 1,335, 1,410
Stoploss: below 1,200

MAPA - Buy on Weakness 

MAPA menguat 2,5% ke 820 disertai dengan munculnya volume pembelian. Saat ini, posisi MAPA diperkirakan sedang berada di awal wave 5 dari wave (3), sehingga MAPA masih berpeluang melanjutkan penguatannya pada label hitam.
Buy on Weakness: 785-815
Target Price: 875, 965
Stoploss: below 760

Disclaimer On-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham AUTO, ADHI dan BBRI oleh Kiwoom Sekuritas Indonesia | 20 September 2023


Kiwoom Sekuritas Indonesia

20 September 2023

Saham AUTO

The price closed stronger with a bullish candle. Price has the opportunity to strengthen to test the nearest resistance. The stochastic indicator is bullish, the MACD histogram is moving sloping (sloping line) and volume is increasing significantly. Confirmation to buy if the next candle returns bullish or buy on support if it goes down first. We suggest to be careful if it fails to stay above the support level. (Trading Buy)
TRADING STRATEGY:
Target Price: The price has a bullish opportunity to test the resistance level 3,370. If it breaks level 3,370 then the price will go to level 3,460. We recommend to be careful if the price fails to break through or turn around the support area.
Stop Loss: To minimize the risk of loss, we recommend placing a stop loss at level 3,270.
Entry Buy : 3,310 – 3,340
Target Price : 3,370 – 3,460
Support : 3,280 – 3,310
Cutloss : 3,270

Saham ADHI

The price closed stronger with a bullish candle. Price has the opportunity to strengthen to test the nearest resistance. The stochastic indicator is bearish, the MACD histogram is moving bullish (bullish line) and volume is rising. Confirmation to buy if the next candle returns bullish or buy on support if it goes down first. We suggest to be careful if it failsto stay above the support level. (Trading Buy)
TRADING STRATEGY:
Target Price: The price has a bullish opportunity to test the resistance level 480. If it breaks level 480 then the price will go to level 490. We recommend to be careful if the price fails to break through or turn around the support area.
Stop Loss: To minimize the risk of loss, we recommend placing a stop loss at level 460.
Entry Buy : 468 – 474
Target Price : 480 – 490
Support : 462 – 468
Cutloss : 460

Saham BBRI

The price closed stronger with a bullish candle. Price has the opportunity to strengthen to test the nearest resistance. The stochastic indicator is bearish, MACD histogram is moving bearish (bearish line) and volume is falling. Confirmation to buy if the next candle returns bullish or buy on support if it goes down first. We suggest to be careful if it fails to stay above the support level. (Trading Buy)
TRADING STRATEGY:
Target Price: The price has a bullish opportunity to test the resistance level 5,450. If it breaks level 5,450 then the price will go to level 5,550. We recommend to be careful if the price fails to break through or turn around the support area.
Stop Loss: To minimize the risk of loss, we recommend placing a stop loss at level 5,225.
Entry Buy : 5,300 – 5,375
Target Price : 5,450 – 5,550
Support : 5,250 – 5,300
Cutloss : 5,225

-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham MBMA, ADRO, AKRA, PTBA, BBRI dan BRMS oleh CGS-CIMB Sekuritas Indonesia | 5 September 2023


CGS-CIMB Sekuritas Indonesia

5 September 2023

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)

MBMA Spec Buy dengan support Rp 830, cut loss jika break di bawah Rp 800. Jiika tidak break di bawah Rp 830, potensi naik Rp 890-Rp 925 short term.

PT Adaro Energy Tbk (ADRO)

ADRO Spec Buy dengan support Rp 2.670, cut loss jika break di bawah Rp 2.620, jika tidak break di bawah Rp 2.670, potensi naik Rp 2.810-Rp 2.880 short term.

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)

AKRA Spec Buy dengan support Rp 1.495, cut loss jika break di bawah Rp 1.465. Jika tidak break di bawah Rp 1.495, potensi naik Rp 1.565-Rp 1.595 short term.

PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

PTBA Spec Buy dengan support Rp 2.860, cut loss jika break Rp 2.810. Jika tidak break di bawah Rp 2.860, potensi naik Rp 2.980-Rp 3.030 short term.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

BBRI Spec Buy dengan support Rp 5.550, cut loss jika break Rp 5.475. Jika tidak break di bawah Rp 5.550, potensi naik Rp 5.700-Rp 5.775 short term.

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)

BRMS Spec Buy dengan support Rp 200, cut loss jika break Rp 195. Jika tidak break di bawah Rp 200, potensi naik Rp 212-Rp 218 short term.
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham HILL, BBRI, SUNI dan JRPT oleh WH-Project | 5 September 2023


WH-Project

5 September 2023
William Hartanto

PT Hillcon Tbk (HILL)

Analisa: Trend following, penguatan berlanjut di atas support MA5 dan MA20.
Rekomendasi: buy, support Rp 3.010, resistance Rp 3.410.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)

Analisa: Golden cross antara MA5 dan MA20 mengindikasikan penguatan.
Rekomendasi: buy, support Rp 5.450, resistance Rp 5.750.

PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI)

Analisa: Trend following, penguatan berlanjut di atas support MA5 dan MA20. All time high.
Rekomendasi: buy, perhatikan support Rp 446.

PT Jaya Real Property Tbk (JRPT)

Analisa: Trend following, penguatan berlanjut di atas support MA5 dan MA20.
Rekomendasi: buy, support Rp 595, resistance Rp 630.
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BBRI, PTBA, RALS dan WIIM oleh MNC Sekuritas | 5 September 2023


MNCS Daily Scope Wave 

5 September 2023

IHSG menguat 0,3% ke 6,996 dan disertai peningkatan volume pembelian. Posisi IHSG saat ini diperkirakan masih berada pada bagian dari wave v dari wave (i), sehingga IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji rentang area 7,025-7,072. Namun demikian waspadai apabila IHSG belum mampu break resistance 7,008, maka IHSG sudah menyelesaikan wave v dari wave (i) dan rawan koreksi membentuk wave (ii) ke 6,838-6,903.
Support: 6,924, 6,869
Resistance: 7,008, 7,053

BBRI - Buy on Weakness 

BBRI menguat 0,9% ke 5,625 dan masih didominasi oleh volume pembelian, penutupan BBRI pun mampu berada di atas MA20. Selama BBRI masih mampu berada di atas 5,475 sebagai stoplossnya, maka posisi BBRI saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (iii) dari wave [c] dari wave 5.
Buy on Weakness: 5,525-5,600
Target Price: 5,750, 5,875
Stoploss: below 5,475

PTBA - Buy on Weakness 

PTBA menguat 1,4% ke 2,920 disertai peningkatan volume pembelian. Selama PTBA masih mampu berada dia tas 2,850 sebagai stoplossnya, maka posisi PTBA saat ini sedang berada di awal wave Y dari wave (A) pada label hitam, sehingga PTBA berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 2,890-2,920
Target Price: 3,100, 3,260
Stoploss: below 2,850

RALS - Spec Buy 

RALS bergerak flat dan ditutup di 565, pergerakannya masih didominasi oleh volume penjualan dan belum mampu break dari MA20. Selama RALS masih mampu bergerak di atas 550 sebagai stoplossnya, maka posisi RALS saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave 1.
Spec Buy: 555-565
Target Price: 590, 620
Stoploss: below 550

WIIM - Sell on Strength 

WIIM kembali terkoreksi 0,6% ke 1,750 dan pergerakannya masih berada di bawah MA20 serta masih berada di fase downtrendnya. Kami perkirakan, pergerakan WIIM masih berada di awal wave (c) dari wave [iv] sehingga WIIM masih rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 1,330-1,500.
Sell on Strength: 1,770-1,800

Disclaimer On-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BBRI dan KBLM oleh Phillip Capital | 28 Agustus 2023


Phillip Capital

28 Agustus 2023

Technical Recommendations

BBRI

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 5,575
Target Price 1 : 5,725
Target Price 2 : 5,800
Stop Loss : 5,425

KBLM

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 288
Target Price 1 : 680
Target Price 2 : 730
Stop Loss : 595
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham AKRA, ASII, BBRI dan EXCL oleh MNC Sekuritas | 10 Agustus 2023


MNCS Daily Scope Wave 

10 Agustus 2023

IHSG

IHSG menguat 0,1% ke 6,875 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penutupannya masih tertahan oleh MA20. Pada skenario terbaiknya (label biru), posisi IHSG saat ini sedang berada di awal wave v dari wave (a) dari wave [iii] yang berarti selama IHSG masih mampu berada di atas 6,834 sebagai stoplossnya, maka IHSG masih berpeluang berbalik menguat untuk menguji 6,966-7,013. Namun demikian, apabila menembus 6,834 maka IHSG akan terkoreksi ke rentang 6,793-6,820 untuk membentuk wave iv dari wave (a) dari wave [iii].
Support: 6,834, 6,798
Resistance: 6,925, 6,966

AKRA - Buy on Weakness

AKRA terkoreksi 0,4% ke 1,275 dan masih didominasi oleh volume penjualan. Kami memperkirakan, posisi AKRA saat ini masih berada pada fase downtrendnya untuk membentuk bagian akhir dari wave [c] dari wave 3. Hal tersebut berarti, AKRA masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 1,210-1,250
Target Price: 1,315, 1,345
Stoploss: below 1,200

ASII - Buy on Weakness 

ASII menguat 0,4% ke 6,875 disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami perkirakan posisi ASII saat ini sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [y], sehingga ASII akan rawan terkoreksi terlebih dahulu sekaligus menutup gap yang ada.
Buy on Weakness: 6,600-6,725
Target Price: 7,050, 7,300
Stoploss: below 6,375

BBRI - Buy on Weakness 

BBRI menguat 1,3% ke 5,700 disertai dengan munculnya volume pembelian dan pergerakan BBRI masih mampu berada di atas MA20. Selama BBRI masih mampu bergerak di atas 5,575 sebagai stoplossnya, maka posisi BBRI saat ini sedang berada di awal wave (v) dari wave [c] dari wave 5.
Buy on Weakness: 5,650-5,700
Target Price: 5,800, 5,900
Stoploss: below 5,575

EXCL - Buy on Weakness 

EXCL terkoreksi ke 2,330 disertai dengan munculnya volume penjualan. Selama EXCL masih mampu bergerak di atas 2,220 sebagai stoplossnya, maka posisi EXCL saat ini sedang berada di akhir wave (iii) dari wave [iii].
Buy on Weakness: 2,280-2,320
Target Price: 2,400, 2,450
Stoploss: below 2,220

Disclaimer On-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BBRI, BRPT, TKIM dan WIFI oleh MNC Sekuritas | 2 Agustus 2023


MNCS Daily Scope Wave 

2 Agustus 2023

IHSG

IHSG terkoreksi 0,6% ke 6,886 disertai dengan munculnya volume penjualan. Selama IHSG belum mampu break resistance di 6,966, maka posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave iv dari wave (a) dari wave [iii], dimana IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 6,798-6,834.
Support: 6,857, 6,798
Resistance: 6,966, 7,054

BBRI - Buy on Weakness 

BBRI menguat 0,9% ke 5,700 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatan BBRI belum mampu break resistance 5,750. Kami perkirakan, saat ini posisi BBRI sedang berada di wave (iv) dari wave [c] dari wave 5, sehingga BBRI rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 5,575-5,700
Target Price: 5,800, 5,900
Stoploss: below 5,500

BRPT - Buy on Weakness 

BRPT menguat 1,9% ke 790 disertai peningkatan volume pembelian, dan mampu berada di atas MA60. Selama masih mampu berada di atas 755 sebagai stoplossnya, maka posisi BRPT saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (iii) dari wave [iii].
Buy on Weakness: 770-780
Target Price: 805, 845
Stoploss: below 755

TKIM - Buy on Weakness 

TKIM terkoreksi 1,1% ke 6,675 disertai dengan munculnya volume penjualan. Kami perkirakan posisi TKIM saat ini sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave Y, sehingga koreksi TKIM akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 6,425-6,600
Target Price: 7,075, 7,425
Stoploss: below 6,100

WIFI - Spec Buy 

WIFI menguat 1% ke 200 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Selama WIFI masih mampu bergerak di atas 182 sebagai stoplossnya, maka posisi WIFI saat ini sedang berada di awal wave Y dari wave (B).
Spec Buy: 192-198
Target Price: 214, 240
Stoploss: below 182

Disclaimer On-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Masuk Semester Ii-2023, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Optimis Kualitas Kredit Semakin Baik

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Logo

Seiring dengan semakin pulihnya kondisi perekonomian nasional, memasuki paruh kedua di tahun 2023, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kian optimistis kinerja perseroan akan semakin baik.

Direktur Manajemen Risiko BRI Agus Sudiarto mengungkapkan bahwa perseroan menargetkan pertumbuhan kredit di kisaran 10%-12% pada tahun ini. Dia pun mengungkapkan beberapa faktor pendorong pertumbuhan tersebut. Pertama, kondisi ekonomi makro Indonesia sejauh ini masih sangat kondusif untuk mendukung pertumbuhan kredit. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I/ 2023 sebesar 5,03% secara tahunan.

Sedangkan Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2023 tetap kuat pada kisaran 4,5%-5,3%, didorong oleh perbaikan permintaan domestik dan tetap positifnya kinerja ekspor.

"Yang kedua mengenai stimulus dari pemerintah tetap berjalan sehingga akan mendorong bisnis di UMKM juga akan berjalan ke depannya. Kemudian yang lain adalah daya beli. Ini cukup penting untuk pertumbuhan UMKM ke depan sebagai fokus bisnis BRI," imbuhnya.

Dia menambahkan, jika daya beli tumbuh dengan baik akan mendorong permintaan kredit perbankan. Ketiga, mengenai kebijakan suku bunga dimana BI tidak menaikannya secara agresif. "Kalau suku bunga secara umum kondusif untuk pertumbuhan ekonomi, hal ini juga akan mendorong permintaan kredit di industri perbankan," pungkasnya.

Di sisi lain, BRI juga terus mencatatkan penurunan jumlah restrukturisasi kredit pasca pandemi. "Alhamdulillah saat ini sudah jauh berkurang. Posisi Juni 2023 tinggal sekitar Rp83,2 triliun atau sekitar 7,64% dari total kredit BRI. Jadi setiap bulan kami turun antara Rp3 triliun sampai Rp5 triliun. Mudah-mudahan sisanya ini kami bisa kelola, sehingga dapat terus menurun hingga rasio Loan at Risk (LAR) BRI bisa kembali dari 15,1% di Juni ini ke single digit. Mungkin akan kami dapat di akhir tahun depan atau tahun 2025," ujarnya penuh optimisme.

Kendati demikian untuk memperkuat kondisi yang semakin membaik, pihaknya menerapkan strategi konservatif dengan mengalokasikan dana pencadangan yang lebih dari memadai sebagai salah satu mitigasi risiko. BRI tidak ingin mengabaikan kondisi ekonomi di tataran global yang masih penuh ketidakpastian.

Seperti diketahui kondisi geopolitik di Eropa karena karena perang Ukraina-Rusia masih memanas. Tren era suku bunga tinggi diberlakukan banyak bank sentral termasuk di Amerika Serikat pun masih terjadi. Belum lagi tren laju inflasi di berbagai belahan dunia masih tinggi. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Sustainabilty Loan Capai Rp710 Triliun, Pengamat Sebut PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Makin Kokoh Sebagai Market Leader ESG


Penerapan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) atau lingkungan, sosial, dan tata kelola yang kuat menjadi syarat bagi perusahaan untuk tumbuh berkelanjutan. Hal itu pun menjadi concern PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI yang semakin aktif menerapkan prinsip ESG. Terbukti, sepanjang kuartal I tahun 2023 emiten bersandi BBRI ini mencatat pertumbuhan penyaluran kredit berkelanjutan sebesar 11,1% secara tahunan (yoy) atau mencapai Rp710,9 triliun. Capaian tersebut menjadikan BRI sebagai market leader di industri perbankan dalam penerapan ESG.

Atas capaian BRI tersebut, pengamat perbankan dari Binus University Doddy Ariefianto mengatakan, ESG merupakan tren global. Dengan demikian mau tidak mau pasar di Indonesia akan mengikuti hal tersebut. "Saat ini paradigma bisnis berubah, tidak hanya mencari profitabilitas. Jika perusahaan berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan, polusi, itu reputasi perusahaan akan jatuh," katanya belum lama ini.

Oleh karena itu perusahaan seperti BRI aktif menerapkan prinsip ESG. Saat ini, kata Doddy sudah banyak penelitian yang menunjukan bahwa perusahaan yang memiliki kesadaran tinggi terhadap lingkungan akan mendapatkan persepsi positif dari publik. Hal demikian pada akhirnya akan memberikan ruang lebih besar bagi perbankan untuk meningkatkan kredit hijau. .Karena ada fenomena itu, pertumbuhan kredit ESG saat ini akan tumbuh kencang dan akan melandai pada titik tertentu nantinya,. kata Doddy.

Meskipun demikian, bank yang menyalurkan kredit ESG harus secara selektif, sesuai dengan keahlian utamanya. "Seperti BRI yang memacu kredit UMKM untuk meningkatkan penerapan ESG," ujarnya.

Untuk BRI sendiri, hingga kuartal I-2023 telah menyalurkan kredit kegiatan usaha berwawasan lingkungan sebesar Rp80,2 triliun. Nilai tersebut mencapai porsi 7,5% dari total penyaluran kredit BRI. Selain itu BRI juga memperkuat penerapan ESG melalui aspek sosial. Melalui Holding Ultra Mikro dengan BRI sebagai induk, bersama PT Pegadaian, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), perseroan secara grup berupaya meningkatkan inklusi dan literasi keuangan di Indonesia.

Sepanjang kuartal I-2023 kredit UMKM menyumbang 86,36% dari total portofolio kredit bank atau Rp989,64 triliun. Pertumbuhan kredit UMKM BRI tersebut disokong oleh segmen mikro dan menengah, di mana masing-masing tumbuh 11,2% yoy dan 16,2% yoy.

Dari sisi pendanaan, pada 2019 BRI menerbitkan sustainability bond sebesar US$500 juta. Kemudian BRI menerbitkan green bond Rp5 triliun pada 2022, dan menyalurkan 80% dari dana yang terhimpun ke sektor hijau.

Pada 2022 BRI menerbitkan sustainability-linked loans senilai US$1 miliar, sejalan dengan fokus bisnis dalam meningkatkan penyaluran kredit kepada UMKM, terutama segmen mikro dan ultra mikro.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Kepatuhan BRI Ahmad Solichin Lutfiyanto mengatakan bahwa perseroan terus mengimplementasikan sustainable finance (keuangan berkelanjutan). "Hal tersebut merupakan upaya menyeluruh untuk mendorong pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan, berdasarkan pada keselarasan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup. Ini penting bagi BRI mengingat peran kami sangat berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia melalui pemberdayaan pelaku UMKM," ujar Solichin.

BRI sebagai market leader, kata Solichin, menegaskan komitmen perseroan dalam memperkuat penerapan prinsip ESG. Pihaknya pun telah menyusun ESG Sustainability Strategy dengan aspirasi untuk menjadi World Class Sustainable Banking Group focusing on Environmental, Social, and Governance Dimensions.

"Aspirasi tersebut ditetapkan dalam rangka merealisasikan visi BRI pada 2025, yaitu menjadi The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia and Champion of Financial Inclusion," ujarnya. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BBRI, BRPT, IMJS dan PTBA oleh MNC Sekuritas | 18 Juli 2023


MNCS Daily Scope Wave 

18 Juli 2023

IHSG

IHSG ditutup terkoreksi 0,04% ke 6,867 disertai dengan munculnya volume penjualan. Posisi IHSG saat ini diperkirakan masih berada pada bagian dari wave iii dari wave (i) dari wave [iii], dimana IHSG akan terkoreksi terlebih dahulu dalam jangka pendek untuk menguji rentang area 6,820-6,847. Selanjutnya, selama IHSG masih mampu berada di atas 6,766, maka IHSG berpeluang menguat kembali menguji 6,938-7,013.
Support: 6,811, 6,744
Resistance: 6,945, 7,090

BBRI - Buy on Weakness

BBRI menguat 0,9% dan ditutup di 5,575 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, namun penutupan BBRI masih tertahan di area resistance 5,575. Selama masih mampu bergerak di atas 5,425 sebagai stoplossnya, maka posisi BBRI saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [c] dari wave 5.
Buy on Weakness: 5,500-5,525
Target Price: 5,725, 5,875
Stoploss: below 5,425

BRPT - Spec Buy 

BRPT menguat ke level 770 dan pergerakannya masih tertahan MA60. Saat ini, posisi BRPT diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (a) dari wave [iii], sehingga BRPT masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Spec Buy: 760-770
Target Price: 805, 845
Stoploss: below 755

IMJS - Buy on Weakness 

IMJS menguat 2,4% dan ditutup di 342 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama IMJS masih mampu bergerak di atas 332 sebagai stoplossnya, maka posisi IMJS saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave 3.
Buy on Weakness: 336-342
Target Price: 370, 392
Stoploss: below 332

PTBA - Buy on Weakness 

PTBA menguat 0,7% dan ditutup di 2,790 dan masih didominasi dengan munculnya volume pembelian. Selama masih mampu bergerak di atas 2,710 sebagai stoplossnya, maka posisi PTBA saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [iii].
Buy on Weakness: 2,750-2,780
Target Price: 2,880, 3,010
Stoploss: below 2,710

Disclaimer On-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BBRI, INDF, MAPI dan TOWR oleh Indo Premier Sekuritas | 13 Juli 2023


Indo Premier Sekuritas

13 Juli 2023

IHSG diprediksi bergerak menguat.  Target kenaikan indeks pada level 6.840 kemudian 6.870 dengan support di level 6.770 dan 6.640.
BBRI (Buy): Target kenaikan harga pada level 5.500 kemudian 5.550 dengan support di level 5.400 cut loss jika break 5.350.
INDF (Buy): Target kenaikan harga pada level 7.475 kemudian 7.550 dengan support di level 7.325 cut loss jika brek 7.250.
MAPI (Buy): Target kenaikan harga pada level 1.885 kemudian 1.910 dengan support di level 1.845 cut loss jika brek 1.820.
TOWR (Buy): Target kenaikan harga pada level 1.130 kemudian 1.150 dengan support di level 1.090 cut loss jika brek 1.070.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cg56i-

Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BBCA dan BBRI oleh Phillip Capital | 13 Juli 2023


Phillip Capital

13 Juli 2023

Technical Recommendations

BBCA

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 9,125
Target Price 1 : 9,325
Target Price 2 : 9,425
Stop Loss : 8,925

BBRI

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 5,450
Target Price 1 : 5,575
Target Price 2 : 5,675
Stop Loss : 5,325
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BUKA, MTEL, STAA, UNVR dan BBRI oleh NH Korindo Sekuritas Indonesia | 11 Juli 2023


NH Korindo Sekuritas Indonesia

11 Juli 2023

IHSG

BULLISH / KONSOLIDASI - Kembali naik ke atas Support MA50, potensi Uji Resistance kritikal 6745-6765
Support : 6728 / 6695 / 6620-6600 / 6560-6550.
Resistance : 6745-6765 / 6800-6820 / 6950-6960 / 7000-7040.
ADVISE : Wait & See ; or Average Up accordingly.

Saham BUKA

Mengandung potensi TARGET (for longer time-frame) di 285 dari break out pattern FALLING WEDGE (pink). Bergerak Uptrend dalam pola CHANNEL jk.pendek (blue). Need to rise above all MA to continue up-swing.
Advise
Speculative Buy.
Entry Level: 214
Average Up >217-220
Target: 232 / 238 / 246 / 268 / 274-284
Stoploss: 208.

Saham MTEL

Uji Support lower channel plus MA10.
Candle : Doji di area Support.
Advise
Speculative Buy.
Entry Level: 680
Average Up >690-700
Target : 710 / 735 / 760
Stoploss : 660.

Saham STAA

Uji Support minor trend. In overall , masih downtrend jk.menengah dalam pola PARALLEL CHANNEL (blue). Uji Resistance MA20.
Advise
Speculative Buy.
Entry Level: 890
Average Up >895-900
Target: 925 / 940 / 965.
Stoploss: 865.

Saham UNVR

Uji Support di lower channel (Uptrend). Candle : Inverted Hammer di area Support. Uji Resistance MA10.
Advise
Speculative Buy.
Entry Level : 4250.
Average Up >4270
Target: 4370-4400 / 4500 / 4625 / 4750-4770
Stoploss: 4200.

Saham BBRI

Uji Support lower channel (Uptrend).
Uji Resistance MA10 & MA20.
Advise
Speculative Buy .
Entry Level: 5400
Average Up >5500.
Target : 5600-5625 / 6000.
Stoploss: 5300.
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham MAPI, PGAS, BBRI dan UNVR oleh Indo Premier Sekuritas | 7 Juli 2023


Indo Premier Sekuritas

7 Juli 2023

IHSG bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.795 kemudian 6.835 dengan support di level 6.715 dan 6.675.
MAPI (Buy): Target kenaikan harga pada level 1.840 kemudian 1.870 dengan support di level 1.780 cut loss jika break 1.750.
PGAS ( Buy): Target kenaikan harga pada level 1.375 kemudian 1.390 dengan support di level 1.345 cut loss jika brek 1.330.
BBRI (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 5.375 dengan resist di level 5.475 kemudian 5.525 cut loss jika brek 5.325.
UNVR (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 4.210 dengan resist di level 4.290 kemudian 4.330 cut loss jika brek 4.170.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cg54u-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online.