Bank Neo Commerce Catat Pendapatan Bunga Bersih Rp989,28 Miliar Hingga September 2022


PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) mencatat pendapatan bunga bersih Rp989,28 miliar hingga periode 30 September 2022 naik dari Rp202,89 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya dan pendapatan operasional lainnya naik jadi Rp312,27 miliar dari Rp57,72 miliar.

Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, rugi operasional diderita sebesar Rp595,95 miliar naik dari rugi operasional Rp264,73 miliar setelah meningkatnya beban operasional menjadi Rp1,89 triliun dari Rp525,35 miliar.

Rugi sebelum pajak mencapai Rp596,91 miliar naik dari rugi sebelum pajak Rp264,75 miliar tahun sebelumnya.

Rugi bersih naik menjadi Rp601,17 miliar dari rugi bersih Rp264,74 miliar tahun sebelumnya.

Total aset perseroan tercatat mencapai Rp15,99 triliun hingga periode 30 September 2022 naik dari total aset Rp11,34 triliun hingga periode 31 Desember 2021. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ENAK, INKP, TLKM dan BBKP oleh Jasa Utama Sekuritas | 25 Oktober 2022


Jasa Utama Capital Sekuritas 

25 Oktober 2022
Cheryl Tanuwijaya

PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK)

Rekomendasi buy mencermati harga Rp 2.140 - Rp 2.150. Bullish engulfing, volume naik.
Target harga: Rp 2.300
Stoploss: Rp 2.020.

PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)

Rekomendasi buy mengamati harga Rp 9.100 - Rp 9.125. Breakout resisten, volume naik.
Target harga: Rp 9.700
Stoploss: Rp 8.900.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)

Rekomendasi buy mengamati harga Rp 4.390 - Rp 4.400. Breakout down trendline, MACD golden cross.
Target harga: Rp 4.600, Rp 4.800
Stoploss: Rp 4.340.

PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP)

Rekomendasi buy mencermati harga Rp 140 - Rp 142. Reversal candle, volume naik.
Target harga: Rp 149
Stoploss: Rp 138.-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) Bidik Penjualan 2022 Tembus Rp360 Miliar


PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) menargetkan perolehan nilai penjualan sepanjang 2022 mencapai Rp360 miliar atau bertumbuh 14 persen dibanding Tahun Buku 2021, yakni Rp316 miliar.

"Kami memproyeksikan penjualan 2022 bisa mencapai Rp360 miliar, dengan tingkat EBITDA 2022 diproyeksikan Rp36,07 miliar," kata Direktur TAYS, Andrew Sanusi, saat pelaksanaan Public Expose Insidentil secara virtual, Senin (24/10).

Dia menyampaikan, nilai penjualan TAYS pada semester I-2022 mencapai Rp157,92 miliar atau lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu senilai Rp147,11 miliar. "Laporan keuangan kuartal III-2022 sedang proses dan akan segera disampaikan dalam beberapa hari mendatang," paparnya.

Perlu diketahui, pelaksanaan paparan publik TAYS tersebut atas permintaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pasca harga saham TAYS mengalami kenaikan signifikan dan berujung sanksi penghentian sementara (suspensi) pada perdagangan 18 Oktober 2022. Namun pada 20 Oktober 2022, BEI mencabut sanksi tersebut.

Menurut Andrew, kenaikan harga saham TAYS secara signifikan tersebut karena adanya respons positif terhadap kinerja operasional TAYS sejak perseroan melakukan IPO (6 Desember 2021), baik kegiatan produksi di pabrik, produk Tays Bakers maupun manajemen marketing perseroan.

Andrew mengungkapkan, saat ini perseroan sedang merencanakan untuk membangun pabrik baru di Sumedang, Jawa Barat, dan diharapkan bisa beroperasi pada semester I-2023.


"Nilai investasi capex (belanja modal) untuk pabrik ini sekitar Rp45 miliar sampai Rp46 miliar," kata Andrew sembari menyebutkan bahwa saat ini Tays Bakers hanya memiliki satu unit fasilitas produksi di Pabrik Legok, Tangerang.

Dia menjelaskan, rencana pembangunan pabrik baru ini karena tingkat utilisasi pabrik untuk sebagian unit bisnis perseroan sudah hampir mencapai 100 persen. Saat ini TAYS memiliki empat unit bisnis, yakni Biscuit and Crackers, Roller Wafer, Extruded Puff Snack dan Confectionary.

Andrew menyampaikan, per semester I-2022, penjualan produk ke pasar ekspor mencapai 20 persen yang menyasar lebih dari sepuluh negara. Tahun depan, ekspor produk diharapkan bisa mencapai 30 persen dari total volume penjualan.


"Tahun ini, kami masuk ke lebih dari 800 outlet di Amerika Serikat (outlet Burlington). Dan pada 2023 diharapkan bisa masuk ke TJ Maxx. Kami optimistis pada 2023 kontribusi ekspor akan naik," papar Andrew.

Lebih lanjut dia menambahkan, TAYS juga berencana meluncurkan produk baru pada Desember 2022, sehingga kontribusinya terhadap perolehan nilai penjualan bisa diakui pada Tahun Buku 2023. "Produk ini sesuai misi TAYS, yakni tasty dan healthy yang belum ada di Indonesia dan Asia," katanya.
Author: Rizki
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham RMKE, AKRA dan BUMI oleh Mirae Asset Sekuritas | 25 Oktober 2022


Mirae Asset Sekuritas

25 Oktober 2022
by Tasrul

IHSG Daily, 7,053.04 (+0.50%), limited upside, daily trading range 7,010 - 7,097. Cut loss level di 6,980. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized sudah berada di oversold area dengan kenaikan mulai terbatas. Indeks ini mulai mendekati upper band pada Bollinger Bands Optimized. Pada periode weekly indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung menguat. 

RMKE Daily, 1,000 (+0.00%), trading buy, TP 1,060, daily trading range 990 - 1,030, cut loss level di 970. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan W%R optimized masih cenderung naik. Harga saat ini di bawah center line pada Bollinger Bands Optimized. 

AKRA Daily, 1,450 (+1.05%), buy on weakness, TP 1,490, daily trading range 1,430 - 1,490, cut loss level di 1,400. Indikator MFI optimized akan uji support trendline, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung naik. Harga masih di atas center line pada Bollinger Bands optimized. 

BUMI Daily, 189 (+3.85%), sell on strength, TP 192, daily trading range 176 - 192, cut loss level di 160. indikator MFI Optimized indikator RSI optimized dan indikator W%R Optimized sudah berada di overbought area. Harga masih di atas upper band pada Bollinger Bands Optimized. 
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Alex Widjaja Mengurangi Porsi Kepemilikan Saham TAMA


Alex Widjaja selaku Direktur Utama dan pemegang saham pengendali dari PT Lancartama Sejati Tbk.. (TAMA) telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 20 Oktober 2022.

Dalam keterangan tertulisnya Destryani Sianturi Corporate Secretary TAMA Senin (24/10) menuturkan bahwa Alex Widjaja telah menjual sebanyak 407.160.000 lembar saham TAMA di harga Rp50 per saham senilai Rp20,3 miliar.

"Adapun tujuan dilakukannya transaksi ini adalah untuk Investasi lainnya dengan kepemiikan saham langsung,"tuturnya.

Sebagai informasi, Sehubungan dengan telah dilakukannya penjualan saham Alex Widjaja yang dibeli oleh PT. Lancartama Tirta Anggara, dengan ini diinformasikan bahwa Pihak pengendali dan/pemegang saham utama Perseroan tetap sama yaitu Alex Widjaja secara tidak langsung dengan kepemilikan saham yang dimiliki Alex Widjaja di PT Lancartama Tirta Anggara sebanyak 99,99%.

Pasca penjualan, maka kepemilikan saham Alex Widjaja secara langsung di TAMA berkurang menjadi 100 lembar saham dibandingkan sebelumnya sebanyak 407.160.100 lembar saham setara dengan 33,93%. (end)
Sumber:iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BBRI, BBNI, MEDC dan BRMS oleh Indopremier Sekuritas | 25 Oktober 2022


Indopremier Sekuritas

25 Oktober 2022

IHSG (7.015 – 7.095) :  Indeks diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 7.095 kemudian 7.135 dengan support di level 7.015 kemudian 6.975.
BBRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.560 kemudian 4.620 dengan support di level 4.440 cut loss jika break 4.380.
BBNI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 9.500 kemudian 9.650 dengan support di level 9.200 cut loss jika break 9.050.
BRMS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 191 kemudian 196 dengan support di level 181 cut loss jika break 176.
MEDC (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.105 kemudian 1.125 dengan support di level 1.065 cut loss jika break 1.045.
R-LQ45X (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.109 kemudian 1.116 dengan support di level 1.095 cut loss jika break 1.088.
XCLQ (Buy) : Target kenaikan harga pada level 108 kemudian 109 dengan support di level 106 cut loss jika break 105.
XBIG (Buy) : Target kenaikan harga pada level 601 kemudian 606 dengan support di level 591 cut loss jika break 586.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3ce2fe
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Biofuel Indo Sumatra Jual Saham BNBR


PT Biofuel Indo Sumatra menjual 43,97 juta lembar sahamnya di PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), sehingga kepemilikan berkurang menjadi 11,95 persen (2,529 miliar saham) dari sebelumnya 12,16 persen (2,573 miliar saham).

Hal tersebut terungkap dari data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang dirilis akhir pekan lalu, yang memuat rekap kepemilikan saham tertentu lebih 5 persen, dimana per 20 Oktober 2022, terjadi perubahan persentase kepemilikan Biofuel Indo Sumatra di BNBR.

Pekan sebelumnya, perusahaan investasi yang tercatat di yurisdiksi Cayman Islands, Daley Capital Limited, juga melepas 300 juta lembar saham BNBR, sehingga kepemilikan yang semula sebesar 9,68 persen menyusut menjadi 8,26 persen.

Transaksi senyap perusahaan beralamat di 2nd Floor Regatta Office Park Leeward 2 West Bay Road itu, telah dilakukan pada 13 Oktober 2022. Menilik harga saham perseroan periode 13 Oktober 2022 di level Rp66, transaksi tersebut bisa bernilai Rp19,8 miliar. 

Menyusul transaksi yang diperantarai PT Investindo Nusantara Sekuritas itu, koleksi saham Daley Capital menyusut menjadi 1,74 miliar lembar atau sekitar 8,26 persen. Tereduksi 1,42 persen dari sebelum transaksi dengan tabulasi 2,04 miliar saham alias 9,68 persen. 

Berdasar data biro administrasi efek PT EDI Indonesia, per 30 September 2022, pemegang saham Bakrie & Brothers antara lain Daley Capital 2,04 miliar saham alias 9,68 persen, Fountain City 1,08 miliar lembar alias 5,14 persen, Biofuel Indo 2,57 miliar lembar setara 12,16 persen, dan masyarakat 15,45 miliar saham alias 73,02 persen.
Author: Rizki
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham HEAL dan MARK oleh HP Sekuritas | 25 Oktober 2022


HP Sekuritas

25 Oktober 2022

Saham HEAL


Trend: Uptrend;
Pattern: Parallel Channel (putih), Indicator: MA20 & MA50;
Potential: Candle saat ini sedang berada di area Support Parallel Channel Putih. Buy on Break ketika berhasil menembus MA20 @ 1520 dan Average Up di sekitaran 1545. Target terdekat ada di area 1625-1645 yang merupakan Resistance Previous High.
Rekomendasi
Buy on Break. Entry Level: 1520; Target : 1625-1645; Stoploss : 1480.

Saham MARK


Trend (minor): Uptrend;
Pattern: Rising Wedge (putih), Indicator: MA20
Potential: Candle berhasil ditutup di atas Support Lower Channel Rising Wedge putih, serta kembali berhasil bertahan di atas MA20. MARK berpotensi melanjutkan kenaikan menuju target terdekat @ 780 yang merupakan Resistance Previous High.
Rekomendasi
Buy. Entry Level: 695-705; Target : 780; Stoploss : 680
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Kalbe Farma (KLBF) Resmi Kuasai 100% Saham Aventis Pharma


PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menyampaikan bahwa perseroan telah melakukan Penandatanganan Perjanjian Pembelian Saham (Share Purchase Agreement) dengan PT Usaha Minidin Raya. Transaksi tersebut dilakukan pada tanggal 20 Oktober 2022.

Corporate Secretary KLBF, Lukito Kurniawan Gozali menuturkan, bahwa pada tanggal 20 Oktober 2022, Perusahaan sebagai Pembeli dan PT Usaha Minidin Raya sebagai Penjual, sepakat untuk menandatangani Perjanjian Pembelian Saham untuk mengalihkan kepemilikan Penjual di PT Aventis Pharma kepada Pembeli.

Melalui Transaksi tersebut, Perusahaan akan memperoleh 20% kepemilikan atas PT Aventis Pharma. Perusahaan sebelumnya telah menandatangani Perjanjian Pembelian Saham dengan Sanofi Aventis Participations dan Hoechst GMBH untuk mengambil alih 80% kepemilikan pada PT Aventis Pharma pada tanggal 22 Juli 2022.

"Dengan demikian, secara keseluruhan Perusahaan telah menandatangani Perjanjian Pembelian Saham atas 100% saham PT Aventis Pharma. Transaksi diharapkan memberikan dampak positif terhadap kinerja Perusahaan, khususnya pada Divisi Obat Resep." kata Lukito dalam keterangan tertulisnya, Selasa.

"Penyelesaian Transaksi tersebut masih bergantung pada pemenuhan beberapa persyaratan pada Perjanjian Pembelian Saham," imbuhnya.(end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ASII, DEWA, ELSA dan FREN oleh MNC Sekuritas | 25 Oktober 2022


MNCS Daily Scope Wave 

25 Oktober 2022

IHSG

IHSG ditutup menguat 0,5% ke 7,053 pada perdagangan kemarin (24/10), meskipun disertai dengan kenaikan volume pembelian namun pergerakannya masih tertahan oleh MA60. Posisi IHSG sudah mengenai target minimal dari wave (x) sehingga dapat diwaspadai akan adanya koreksi pendek dari IHSG untuk menguji 6,982-7,030 terlebih dahulu. Cermati area penguatan IHSG yang berada pada rentang area 7,136-7,156 untuk membentuk akhir wave (x).
Support: 6,747, 6,847
Resistance: 7,050, 7,100

ASII - Buy on Weakness 

ASII ditutup menguat 1,1% ke 6,650 pada perdagangan kemarin (24/10), penguatan ASII pun masih bergerak di atas MA20 namun dengan volume pembelian yang mengecil. Posisi ASII saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [b], sehingga ASII masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 6,550-6,625
Target Price: 6,700, 6,875
Stoploss: below 6,400

DEWA - Buy on Weakness 

DEWA ditutup menguat 1,5% ke 67 pada perdagangan kemarin (24/10), meskipun masih didominasi oleh tekanan beli namun pergerakan DEWA masih tertahan oleh MA60. Posisi DEWA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C, sehingga koreksi DEWA akan terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 64-66
Target Price: 75, 80
Stoploss: below 60

ELSA - Buy on Weakness 

ELSA ditutup menguat 3,1% ke 330 pada perdagangan kemarin (24/10) dan disertai dengan meningkatnya volume pembelian. Posisi ELSA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave 3, sehingga ELSA diperkirakan akan melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 322-328
Target Price: 338, 354
Stoploss: below 316

FREN - Buy on Weakness 

FREN ditutup terkoreksi 2,5% ke 79 pada perdagangan kemarin (24/10) dan disertai dengan tekanan jual yang cukup besar. Selama FREN tidak terkoreksi ke bawah 71 sebagai stoplossnya, maka posisi FREN sedang berada di awal wave (3).
Buy on Weakness: 74-78
Target Price: 88, 94
Stoploss: below 71

Disclaimer On
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham BHIT | 25 Oktober 2022

Analisa Saham BHIT


BHIT berpeluang untuk memulai uptrendnya dnegan membentuk pola bullish double bottoms. pola ini menandakan bahwa jika BHIT berhasil menguat menembus resisten 72, BHIT berpeluang memulai uptrendnya menuju target 80-84. Indikator teknikal MACD yang baru golden cross mendukung prediksi kenaikan BHIT
Rekomendasi: Trading buy kalau naik di atas 72 target 80-84.
Sumber: doktermarket-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham PGAS | 25 Oktober 2022

Analisa Saham PGAS


Kenaikan PGAS saat ini sedang menguji area resisten pentingnya di level 1895 (garis hitam). Jika kedepan PGAS mampu berkonsolidasi dan bertahan di atas area resisten pentingnya, bukan tidak mungkin masih ada peluang kenaikan yang lebih tinggi bagi PGAS menuju area gap 2355 (box merah) dengan minor target 2195. Harga yang bergerak di atas rangkaian moving average menunjukan saham ini berada dalam tren kenaikan yang solid.

Trading plan : Buy di area 1855 – 1915. Stoploss level 1805.

Disclaimer ON
Sumber: galerisaham-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Bandarmologi Saham BDMN, ACES, BBYB, TOWR dan MEDC | 25 Oktober 2022


Technical & Bandarmology Prespectives

Tuesday (25/10/2022)
By Dr Cand. E S, MBA, CSA®., CIB®.

IDX Composite 7,028 - 7,116

SUMMARY: STRONG BUY!!!

11 TECHNICAL INDICATORS:
RSI (14): NEUTRAL
STOCH (9,6,3): NEUTRAL
MACD(12,26): SELL‼️️
ATR (14): HIGH VOLATILITY
ADX (14): BUY!!
CCI (14): *BUY!!
HIGHS/LOW (14): *BUY
UO: NEUTRAL
ROC: SELL‼️️
WILLIAMS R: BUY!!
BULLBEAR (13): BUY!!

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): NEUTRAL

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): NEUTRAL


STOCKS PICK:


BDMN 3,620 - 3,960

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 3,790
TARGET PRICE: 3,960
STOP-LOSS: 3,620

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


ACES 515 - 565

TECHNICAL INDICATORS: *NEUTRAL, BUY 540
TARGET PRICE: 565
STOP-LOSS: 515

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


BBYB 910 - 1,050

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 980
TARGET PRICE: 1,050
STOP-LOSS: 910

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


TOWR 1,100 - 1,220

TECHNICAL INDICATORS: *NEUTRAL, BUY 1,160
TARGET PRICE: 1,220
STOP-LOSS: 1,100

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


MEDC 1,030 - 1,140

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY , BUY 1,085
TARGET PRICE: 1,140
STOP-LOSS: 1,030

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️
(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Update Harga Komoditas dan Indeks Global | 25 Oktober 2022


Stocks notch second day of gains Monday, Dow closes more than 400 points higher

The three major indexes closed higher Monday as traders tried to add to sharp gains seen last week and weighed the latest moves in rates.

Dow.......31499  +417.1   +1.34%
Nasdaq.10953  +92.9      +0.86%
S&P 500..3797  +44.6      +1.19%

FTSE.......7014  +44.3        +0.64%  
Dax........12931 +200.6      +1.58%
CAC........6131  +95.97      +1.59%
 
Nikkei....26975   +84.3     +0.31%
HSI........15181    -1030.4  -6.36%‼
Shanghai..2978  -61.4      -2.02%
ST Times..2970   -52.8     -1.75%
 
IDX.......7053.04  +35.27   +0.50%
LQ45...1006.50   +6.14     +0.61%

IDX Energy..2034.23   +17.21  +0.85%
IDX Bsc Mat.1248.79  +1.43    +0.11%
IDX Industrl..1279.30  +16.15  +1.28%
IDXNONCYC..733.03   +0.47    +0.57%
IDX Hlthcare.1491.24  +14.11  +0.96%
IDXCYCLIC.....858.58   +4.95    +0.58%
IDX Techno..6419.58    -54.42    -0.84%
IDX Transp...1779.26   +1.09     +0.06%
IDX Infrast......937.73   -6.41      -0.68%
IDX Finance 1513.23    +22.68  +1.52%
IDX Banking.1200.38   +22.43   +1.90%
IDX Property.......681     -0.70      -0.10%

Indo10Yr....7.5869   +0.0289  +0.38%
ICBI........330.5100   -0.1980   -0.06%
US10Yr......4.2340 +0.0210  +0.50%‼
VIX..........29.85      +0.16      +0.54%
  
USDIndx 111.9960  -0.0160  -0.01%👍
Como Indx..271.82   -0.54   -0.20%
(Core Commodity CRB)
BCOMIN.....145.45   -0.39    -0.26%
.
IndoCDS 160.86    -4.98   -3.00%
  (5-yr INOCD5) (24/10)

IDR......15585.50   -46.00    -0.29%‼
Jisdor..15590.00   -20          -0.13%‼

Euro........0.9880  +0.0018  +0.18%‼

TLKM........28.25  +0.55    +1.99%
(4404)
EIDO.........23.70   +0.06    +0.25%
EEM.........33.93   -1.34    -3.80%‼

Oil............84.80    -0.25        -0.29%
Gold ......1655.00  -1.30      -0.08%
Timah....18484              -            -%
(Closed 21/10)
Nickel...22239.50  +54.50  +0.25%
(Closed 24/10)
Silver.........19.20   +0.60    +3.23%
Copper....343.20   +3.45    +1.02%

Nturl Gas.....5.745   +0.273  +4.75%

Ammonia..4130.00        -           -%
 China
(Domestic Price)(20/10)
 
Coal price....390.00    unch     +0%
(Okt/Newcastle) 
Coal price....383.50    -6.45    -1.65%
(Nov/Newcastle)
Coal price....386.05    -3.95    -1.01%
(Des/Newcastle)
Coal price....269.55   -0.45     -0.17%
(Okt/Rotterdam) 
Coal price....246.50   -9.90     -3.86%‼
(Nov/ Rotterdam)
Coal price.....245.40   -10.15  -3.97%‼
(Des/Rotterdam)

Coal(ICI 4).....95.15        -             -%
Indonesial Coal Index (21/10)

CPO(Jan)......4100    closed     +0%
(Source: bursamalaysia.com)       
      
Corn.............681.50  -2.75    -0.40%
SoybeanOil...71.87   +0.37   +0.52%
Wheat.........838.75   -12.00  -1.41%

Wood pulp...6820.00  unch    +0%
(Closed 24/10)

©️Phintraco Sekuritas 
Broker Code: AT
Desy Erawati/ DE

Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia
Copyright: Phintraco Sekuritas-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online.