google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham AISA, ASII, HRUM dan JPFA oleh MNC Sekuritas | 2 Februari 2023 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham AISA, ASII, HRUM dan JPFA oleh MNC Sekuritas | 2 Februari 2023


MNCS Daily Scope Wave 

2 Februari 2023

IHSG

IHSG ditutup menguat 0,3% ke 6,862 dan disertai oleh volume pembelian, namun penguatan IHSG masih tertahan oleh MA60. Selama IHSG belum mampu break resistance di 6,932, maka posisi IHSG saat ini sedang berada di awal wave [ii] dari wave C, sehingga IHSG masih rawan terkoreksi untuk menguji rentang area 6,701-6,789 terlebih dahulu. Fase koreksi IHSG ini akan lebih terkonfirmasi apabila IHSG turun menembus 6,815 sebagai area support terdekatnya.
Support: 6,815, 6,760
Resistance: 6,932, 6,953

AISA - Buy on Weakness 

AISA ditutup menguat 0,7% ke 149 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama AISA belum mampu break resistance di 157, maka posisi AISA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave 1 sehingga koreksi AISA dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 145-148
Target Price: 157, 167
Stoploss: below 138

ASII - Spec Buy

ASII ditutup flat ke 6,000 pada perdagangan kemarin (1/2) disertai dengan volume penjualan. Kami perkirakan, posisi ASII saat ini sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave A sehingga penguatan ASII akan cenderung terbatas.
Spec Buy: 5,875-5,975
Target Price: 6,050, 6,250
Stoploss: below 5,775

HRUM - Buy on Weakness

HRUM ditutup menguat 0,9% ke 1,745 dan masih didominasi volume pembelian. Selama masih mampu bergerak di atas 1,660 sebagai stoplossnya, maka posisi HRUM sedang berada di awal wave [c] dari wave Y sehingga HRUM masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 1,700-1,735
Target Price: 1,835, 1,920
Stoploss: below 1,660

JPFA - Buy on Weakness 

JPFA ditutup terkoreksi 0,7% ke 1,340 disertai dengan volume penjualan. Posisi JPFA saat ini sedang berada di awal wave (ii) dari wave [c], sehingga JPFA akan terkoreksi terlebih dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 1,310-1,325
Target Price: 1,425, 1,475
Stoploss: below 1,270

Disclaimer On-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya priba

Mengenal Indikator Exponential Moving Average - EMA

Apa itu Exponential Moving Average - EMA? Exponential Moving Average (EMA) adalah jenis moving average (MA) yang menempatkan bobot lebih besar dan signifikansi pada titik data terbaru. Exponential Moving Average juga disebut sebagai Moving Average tertimbang secara eksponensial. Moving Average tertimbang secara eksponensial bereaksi lebih signifikan terhadap perubahan harga saat ini daripada rata-rata bergerak sederhana (SMA), yang menerapkan bobot yang sama untuk semua pengamatan pada periode tersebut. Memahami Indikator EMA EMA adalah Moving Average yang menempatkan bobot lebih besar dan signifikansi pada titik data terbaru. Seperti semua moving average, indikator teknis ini digunakan untuk menghasilkan sinyal beli dan jual berdasarkan crossover dan divergensi dari rata-rata historis. Pedagang sering menggunakan beberapa hari EMA yang berbeda - misalnya rata-rata bergerak 20 hari, 30 hari, 90 hari, dan 200 hari. Formula EMA Tiga langkah dasar untuk menghit