google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Tak Bagi Dividen, Bukaka (BUKK) Tahan Laba 2022 Untuk Modal Kerja Langsung ke konten utama

Tak Bagi Dividen, Bukaka (BUKK) Tahan Laba 2022 Untuk Modal Kerja


PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK)
menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan membagikan dividen kepada pemegang sahamnya untuk tahun buku 2022. Hal itu tertuang dalam risalah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dikutip, Senin (22/5/2023).

Dalam risal tersebut, Manajemen BUKK sepakat untuk menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2022 sebesar Rp462,17 miliar. Sebagian keuntungan atau sekitar Rp22,91 miliar disisihkan untuk dana cadangan.

"Dan sebagian besar yakni sebesar Rp439,37 miliar untuk pengembangan usaha, investasi dan modal kerja perseroan," tulis Manajemen BUKK dalam risalan RUPS tersebut.

Selian itu, RUPS juga menyetujui untuk memberhentikan dengan hormat seluruh anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Perseroan efektif sejak ditutupnya Rapat ini dan memberikan pembebasan dan pelunasan sepenuhnya (acquit et de charge) atas tindakan pengawasan dan pengurusan yang telah dijalankan selama masa jabatan yang bersangkutan.

RUPS menyetujui penetapan susunan anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan ini sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2028 menjadi sebagai berikut:

DIREKSI
Direktur Utama : Irsal Kamarudin.
Direktur : Sofiah Balfas.
Direktur : Abdullah Afifuddin Suhaeli.
Direktur : Teguh Wicaksana Sari

DEWAN KOMISARIS
Komisaris Utama : Suhaeli Kalla.
Komisaris : Solihin Jusuf Kalla
Komisaris Independen : Sumarsono

(end)
Sumber: iqplus-
Dapatkan informasi pasar dan rekomendasi saham dengan aplikasi Android: Saham Indonesia
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Berita Saham BCAP 22 Mei 2017

MNC KAPITAL INDONESIA BERNIAT TAMBAH MODAL TANPA HMETD IQPlus, (22/05) - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) akan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sebanyak-banyaknya 406.627.281 saham dengan nominal Rp100 atau maksimal 7,43% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Menurut keterangan perseroan Senin disebutkan bahwa Penambahan Modal Tanpa HMTED ini memerlukan persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 30 Mei 2017 mendatang. Rencananya dana hasil PMTHMETD ini setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan untuk investasai dan modal kerja untuk perseroan dan entitas anak dengan pembagian 70% dan 30%. Bagi pemegang saham perseroan akan mengalami dilusi kepemilikan saham secara proporsional sesuai dengan jumlah saham baru yang dikeluarkan maksimal 6,92%. Dilusi ini menurut perseroan relatif kecil dan terjadi pada harga pasar sehingga tidak me...

Rekomendasi Saham ADMR, ESIP, PANR, BULL dan AVIA oleh Jasa Utama Capital Sekuritas | 29 Desember 2022

Jasa Utama Capital Sekuritas 29 Desember 2022 ADMR Volume naik, support ascending triangle Buy 1665-1675. TP 1725. SL 1630 ESIP Volume naik, breakout resisten Buy 58-59. TP 64. SL 56 PANR Volume naik, hammer candle Spec buy 508-512. TP 550. SL 498 BULL Hammer candle, volume naik Buy 180-182. TP 187,192. SL 177 AVIA Trigger bullish, Doji Buy 635-640. TP 690. SL 625 - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Daftar Biaya Transaksi Saham oleh Sekuritas di Bursa Efek Indonesia

Memilih sekuritas untuk memulai trading di Bursa Efek Indonesia sangat penting dan harus selektif. Kita tidak bisa asal pilih sekuritas jika tidak ingin rugi pada perjalanan trading kita nanti. Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam memilih sekuritas adalah fee atau biaya trading. Jika Anda memilih dengan baik, maka akan sangat menguntungkan.  Berikut ini adalah daftar biaya transaksi Sekuritas di Indonesia. 1) BNI sekuritas    Deposit awal: 100.000    Fee : Jual 0,27% Beli 0,17% (S&K berlaku) 2) Henan Putihrai sekuritas    Deposit awal: 500.000    Fee : Jual 0,28% Beli 0,18 Rekom saham 33.000/bulan 3) Mirae sekuritas    Deposit awal : 10.000.000    Fee : Jual 0,25% Beli 0,15% 4) Indo Primer sekuritas    Deposit awal : 100.000    Fee : Jual 0,29% Beli 0,19% Rekom saham 33000/bulan 5) NH Korindo sekuritas    Deposit awal : 5.000.000    Fee : Jual 0,28% Beli 0,18% 6) Mandiri ...