google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Indo Boga (IBOS) Masih Simpan Dana Ipo Sebesar Rp4,93 Miliar Langsung ke konten utama

Indo Boga (IBOS) Masih Simpan Dana Ipo Sebesar Rp4,93 Miliar


PT Indo Boga Sukses Tbk. (IBOS) emiten bidang Restoran dan Aktivitas Perusahaan Holding menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) per tanggal 30 Juni 2023.

Dalam keterangan tertulisnya Eka Ruli Afriawan Direktur IBOS (17/7) menyampaikan bahwa Perseroan memperoleh hasil IPO efektif tanggal 25 April 2022 sebesar Rp160,7 miliar dengan biaya sebesar Rp8,24 miliar. Dengan demikian maka IBOS mendapatkan hasil bersih IPO sebesar Rp152,4 miliar.

IBOS merealisasikan dana IPO untuk modal kerja sebesar Rp35,5 miliar dan belanja modal sebesar Rp4,32 miliar selanjutnya sebagai setoran modal anak usahanya yaitu PT. Indo Nations Harvest sebesar Rp57,4 miliar dan PT Kairos Sukses Indonesia sebesar Rp24,3 miliar,

Selanjutnya setoran modal PT. Sofia Berkah Abadi sebesar Rp25, 9 miliar. Dengan realisasi penggunaan dana tersebut maka IBOS telah menggunakan dana IPO sebesar Rp147,5 miliar dan masih menyimpan sisa dana IPO sebesar Rp4,93 miliar sebagai giro dengan bunga 0%.

Sebagai informasi, PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) resmi mencatatkan diri di Bursa efek Indonesia pada tanggal 25 April 2022 dengan melepas sebanyak 1.607.360.000 saham baru dengan nilai nominal Rp25 per saham dan harga penawaran Rp100 per saham serta mendapatka dana IPO sebesar Rp160,7 miliar. (end)
Sumber: iqplus
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...

Investasi untuk Lansia yang Ingin Punya Tabungan Warisan untuk Anak dan Cucu

Semakin mendekati usia senja pasti banyak dari Anda yang sudah mulai memikirkan bagaimana cara menabung untuk bekal masa depan anak dan cucu di masa depan alias warisan atau bisa juga untuk kepentingan lainnya di beberapa tahun kedepan. Seperti yang sudah diketahui, pada usia senja tidak banyak kegiatan yang bisa dilakukan termasuk kegiatan untuk menghasilkan uang atau mencicil aset. Faktornya bisa karena tubuh yang sudah tidak sanggup beraktivitas seperti dulu dan terbatasnya pilihan yang bisa dikerjakan secara aman dan nyaman untuk para lansia. Tapi tenang saja, yang lain bisa terbatas tapi tidak untuk investasi. Dengan berinvestasi Anda tidak perlu lagi bingung bagaimana meng alokasikan sebagian dana pensiun atau penghasilan saat ini ke hal yang bisa disimpan, dikelola bahkan dikembangkan lagi untuk dijadikan bekal masa depan anak dan cucu atau untuk cita-cita lainnya. Berikut jenis-jenis investasi yang cocok untuk para orang tua yang sudah memasuki usia lansia (lanjut usia): 1. Dep...