google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham ELSA, EXCL, MARK dan SMRA oleh MNC Sekuritas | 13 September 2023 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ELSA, EXCL, MARK dan SMRA oleh MNC Sekuritas | 13 September 2023


MNCS Daily Scope Wave

13 September 2023

IHSG

IHSG terkoreksi 0,4% ke 6,933 dan disertai oleh munculnya volume penjualan. Pergerakan IHSG sudah mengenai target penguatan ideal yang kami berikan di 6,974. Cermati 6,900 sebagai support terdekatnya, apabila IHSG break dari support tersebut maka IHSG akan terkonfirmasi membentuk wave c dari wave (ii). Hal tersebut berarti, IHSG akan rawan terkoreksi untuk menguji rentang 6,737-6,846. Namun, apabila IHSG masih bertahan di atas 6,900, maka IHSG berpeluang berbalik menguat ke rentang 6,950-6,974 kembali.
Support: 6,869, 6,823
Resistance: 7,020, 7,053

ELSA - Buy on Weakness 

ELSA menguat 1,9% ke 424 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun pergerakan ELSA masih tertahan oleh Upper Band. Selama masih mampu bertahan di atas 406 sebagai stoplossnya, maka posisi ELSA saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii] dari wave 5.
Buy on Weakness: 416-424
Target Price: 436, 450
Stoploss: below 412

EXCL - Buy on Weakness 

EXCL terkoreksi 1,7% ke 2,350. Selama EXCL masih mampu bertahan di atas 2,230 sebagai stoplossnya, maka posisi EXCL saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave 2 pada label hitam.
Buy on Weakness: 2,300-2,340
Target Price: 2,430, 2,490
Stoploss: below 2,230

MARK - Buy on Weakness 

MARK terkoreksi 0,8% ke 620 disertai dengan munculnya volume penjualan. Selama MARK masih mampu berada di atas 560 sebagai stoplossnya, maka posisi MARK saat ini diperkirakan masih berada pada bagian dari wave [d] dari wave B pada pola trianglenya.
Buy on Weakness: 580-610
Target Price: 645, 690
Stoploss: below 560

SMRA - Buy on Weakness 

SMRA menguat 0,8% ke 630 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama SMRA masih mampu berada di atas 595 sebagai stoplossnya, maka posisi SMRA saat ini sedang berada di awal wave C.
Buy on Weakness: 610-625
Target Price: 650, 715
Stoploss: below 595

Disclaimer On-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...