PT Chitose Internasional Tbk (CINT) berencana membagikan dividen tunai kepada pemegang saham. Hal itu disampaikan Direktur CINT, R.Nurwulan Kusumawati, dalam keterbukaan informasi, yang dikuutip Selasa (2/5).
Chitose (CINT) Siapkan Dividen Tunai Rp1 Miliar Untuk Pemegang Saham
PT Chitose Internasional Tbk (CINT) berencana membagikan dividen tunai kepada pemegang saham. Hal itu disampaikan Direktur CINT, R.Nurwulan Kusumawati, dalam keterbukaan informasi, yang dikuutip Selasa (2/5).
PETINGGI CHITOSE INTERNASIONAL DIVESTASI KEPEMILIKAN SAHAM.
Salah satu petinggi PT Chitose Internasional Tbk (CINT) telah melepas sebagian kepemilikan sahamnya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham CINT.
Disebutkan bahwa Marcus Harianto B, selaku Komisaris CINT telah melepas sekitar 1,5 juta lembar saham CINT miliknya. Penjualan saham tersebut dilakukan pada tanggal 2 November 2021."Tujuan penjualan saham tersebut adalah hasil investasi,"tulis Manajemen CINT.
Dijabarkan bahwa saham CINT dijual oleh Marcus Harianto B di kisaan harga Rp336-360 per lembar sahamnya. Dengan demikia dapat diasumsikan, Marcus telah mengantongi dana sekitar Rp504 juta hingga Rp540 juta dari hasil divestasi tersebut.
Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Marcus Harianto B di CINT berkurang menjadi 943.000 lembar saham atau sekitar 0,0943%, dari sebelumnya mengenggenggam sebanyak 2.443.000 lembar saham atau sekitar 0,2443%. (end/as)
Sumber : IQPLUS
Chitose Internasional akan tebar dividen Rp 1 miliar, berikut jadwalnya
PT Chitose Internasional Tbk (CINT) akan membagikan dividen hingga Rp 1 miliar. Pembagian dividen ini telah mengantongi persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu (14/4).
Nantinya, setiap pemegang saham akan menerima dividen Rp 1 per saham. Dividen akan dibagikan secara tunai pada 11 Mei 2021.
Mengutip pengumuman Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Senin (19/4), berikut jadwal lengkap pembagian dividen Chitose:
Tanggal Cum Dividen di Pasar Reguler & Pasar Negosiasi: 22 April 2021
Tanggal Ex Dividen di Pasar Regular & Pasar Negosiasi: 23 April 2021
Tanggal Cum Dividen di Pasar Tunai: 26 April 2021
Tanggal Ex Dividen di Pasar Tunai: 27 April 2021
Tanggal Pencatatan (Recording Date): 26 April 2021
Tanggal Pembayaran Dividen Tunai: 11 Mei 2021
Tanggal Penyerahan bukti rekam SKD/DGT: 29 April 2021
Jika berpatok harga saham CINT pada perdagangan, Senin (19/4), maka dividend yield yang akan diterima pemegang saham mencapai 0,42% per saham.
Asal tahu saja, pada penutupan perdagangan Senin (19/4), harga saham CINT berada di Rp 238 per saham.
Sumber: KONTAN
[CINT] Ini strategi Chitose bertahan di tengah tekanan pandemi Covid-19
PT Chitose International Tbk (CINT) menghadapi tantangan berat di tahun lalu karena adanya pandemi Covid-19. Namun, hal ini tidak membuat emiten furnitur ini patah arang, justru CINT melakukan inovasi untuk tetap bertahan.
Direktur CINT Fadjar Swatyas mengatakan, pada akhir tahun 2019, CINT optimistis melihat prospek bisnis di 2020. Namun, pada kuartal II 2020 Indonesia harus menghadapi situasi pandemi Covid-19 yang berdampak cukup signifikan ke perusahaan. Kala itu, penjualan CINT ke ritel turun karena ada pembatasan mobilitas yang ketat. Padahal, kekuatan penjualan Chitose adalah dari toko-toko dan agen di lapangan.
"Oleh karena itu pada kuartal II 2020 kami melakukan efisiensi ke semua bidang, saat itu rata-rata utilisasi hanya 30% dari kapasitas yang ada. Maka dari itu kuartal II 2020 kami melakukan perubahan strategi untuk bisa bertahan dan tumbuh di semester ke depannya," ujarnya dalam paparan publik, Rabu (14/4).
Kendati ritel mencatatkan penurunan, Fadjar bilang, di segmen non-reguler yakni ekspor bisa tetap tumbuh stabil. CINT juga membidik ke proyek-proyek lewat kerja sama. Semisal Chitose berkolaborasi dengan Roland untuk mengeskpor kursi piano sebanyak ribuan unit ke Jepang.
Lantas untuk bisa terus bertahan, selain efisiensi CINT juga gesit berinovasi dengan meluncurkan produk-produk yang berhubungan dengan pandemi. Mereka menyebutnya sebagai produk new normal.
Menurut Fadjar, di masa pandemi, konsumen CINT tidak mau menggunakan produk reguler, mereka lebih senang dengan produk yang telah disesuaikan dengan kondisi. "Kami punya R&D yang bisa memenuhi kebutuhan ada needs di sana dan kami adalah solusinya," ujarnya.
Fadjar menyebutkan, Chitose memproduksi sejumlah produk, di antaranya divider atau pembatas, handsanitizer stand, ranjang perawatan dari kardus bernama origami bed. Produk origami bed ini cukup diminati pasar karena merupakan produk terbaru dengan teknologi dari Jepang.
"Origami bed merupakan satu-satunya produk yang ada di Chitose dan produk yang cocok untuk di masa pandemi Covid-19," kata Fadjar.
Di sepanjang tahun lalu, produk-produk new normal keluaran Chitose mampu memberikan kontribusi hingga 20% ke pendapatan. Manajemen CINT berharap tahun ini, juga bisa memberikan kontribusi yang positif.
Sumber: KONTAN
Saham CINT | Chitose Akan Mengerek Harga Produk
Berita Saham CINT | 29 Maret 2018
Berita Saham CINT
PT Chitose International Tbk (CINT) meraih laba bersih Rp27,66 miliar hingga periode 31 Desember 2017 dari laba bersih Rp19,30 miliar di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, penjualan bersih naik jadi Rp373,95 miliar dari penjualan bersih Rp327,42 miliar tahun sebelumnya dan laba bruto meningkat menjadi Rp125,20 miliar dari laba bruto Rp96,62 miliar tahun sebelumnya.
Sedangkan laba sebelum pajak mencapai Rp38,31 miliar naik dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp28,17 miliar. Total aset perseroan mencapai Rp476,57 miliar hingga 31 Desember 2017 naik dari total aset Rp399,33 miliar hingga periode 31 Desember 2016. (end)
IQPLUS
.jpg)


