Tampilkan postingan dengan label Saham RANC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham RANC. Tampilkan semua postingan

Analisis Saham RANC | 29 September 2023

Analisis Saham RANC


Saham RANC berpeluang terkoreksi teknikal untuk menguji support MA20 sekaligus support bullish channel sebelum kembali rebound. Indikator RSI di 63 dan MACD histogram +8.

Rekomendasi

Buy on weakness
Support: Rp 650
Resistance: Rp 750
Analis RHB Sekuritas Muhammad Wafi
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC) Raih Pendapatan Rp2,89 Triliun Hingga Desember 2022


PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC) mencatat pendapatan bersih Rp2,89 triliun hingga periode 31 Desember 2022 naik tipis dari Rp2,88 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Menurut laporan keuangan perseroan Rabu, beban pokok pendapatan naik menjadi Rp2,25 triliun dari Rp2,21 triliun dan laba bruto turun menjadi Rp650,50 miliar dari laba bruto Rp679,09 miliar.

Rugi sebelum manfaat pajak diderita sebesar Rp86,03 miliar usai meraih laba sebelum manfaat pajak Rp8,51 miliar tahun sebelumnya.

Rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk diderita Rp83,68 miliar dari laba yang diraih Rp8,47 miliar tahun sebelumnya. Jumlah aset mencapai Rp1,35 triliun hingga periode 31 Desember 2022 turun dari jumlah aset Rp1,51 triliun hingga periode 31 Desember 2021. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Berita Saham RANC | 28 Maret 2018

Berita Saham RANC


PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC) meraih laba tahun berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp39,27 miliar hingga 31 Desember 2017 turun tipis dari laba Rp40,72 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, pendapatan bersih naik menjadi Rp2,18 triliun dari pendapatan bersih Rp2,06 triliun tahun sebelumnya dan laba bruto meningkat menjadi Rp541,13 miliar dari laba bruto Rp507,81 miliar.

Laba sebelum pajak penghasilan tercatat sebesar Rp47,10 miliar turun dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp49,70 miliar terutama disebabkan kenaikan beban penjualan menjadi Rp315,97 miliar dari Rp284,21 miliar.

Total aset perseroan mencapai Rp804,02 miliar hingga 31 Desember 2017 meningkat dari total aset hingga 3 Desember 2016 yang Rp721,23 miliar. (end)

Source:
IQPLUS