Tampilkan postingan dengan label Saham TOTO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham TOTO. Tampilkan semua postingan

Saham TOTO | Jadwal Pembagian Dividen Saham TOTO oleh PT Surya Toto Indonesia Tbk 2020

Kuhuni.com – Dividen tunai Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) tahun 2020 sebesar Rp 3 per saham. Jadwal pembagian dividen tunai TOTO kepada pemegang saham dibayarkan pada tanggal 26 Agustus 2020. Dividen tahun 2020 ini sama dengan jumlah dividen tahun 2019 (Rp 3 per saham). Saham TOTO pada perdagangan tanggal 5 Agustus 2020 ditutup pada harga Rp 214, sehingga perkiraan dividen yield TOTO sebesar 1,4%.

Berikut jadwal pelaksanaan pembagian dividen tunai TOTO:

Cum Dividen di Pasar Reguler & Pasar Negosiasi: Tanggal 11 Agustus 2020

Ex Dividen di Pasar Regular & Pasar Negosiasi: Tanggal 12 Agustus 2020

Cum Dividen di Pasar Tunai: Tanggal 13 Agustus 2020

Ex Dividen di Pasar Tunai: Tanggal 14 Agustus 2020

Pencatatan (Recording Date): Tanggal 13 Agustus 2020

Pembayaran Dividen Tunai: Tanggal 26 Agustus 2020

Keterangan Setiap 1 (Satu) saham akan mendapatkan dividen tunai sebesar Rp 3.

PENJUALAN DAN LABA SURYA TOTO TURUN HINGGA DESEMBER 2019 | SAHAM TOTO



IQPlus, (12/05) - PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) meraih penjualan neto Rp2,06 triliun hingga periode 31 Desember 2019 turun dibandingkan penjualan neto Rp2,23 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, beban pokok penjualan naik menjadi Rp1,67 triliun dari Rp1,64 triliun dan laba bruto turun menjadi Rp385,00 miliar dibandingkan laba bruto Rp587,71 miliar tahun sebelumnya.

Sedangkan laba usaha turun menjadi Rp159,13 miliar dari laba usaha Rp448,65 miliar tahun sebelumnya dan laba sebelum pajak turun menjadi Rp185,48 miliar dibandingkan laba sebelum pajak Rp451,99 miliar.

Laba tahun berjalan turun menjadi Rp140,59 miliar dibandingkan laba tahun sebelumnya yang Rp346,69 miliar. Total aset perseroan mencapai Rp2,92 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dari total aset Rp2,89 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PT Surya Toto Indonesia Tbk Alami Penurunan Penjualan | Saham TOTO

IQPlus, (09/04) - PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) meraih penjualan neto Rp2,06 triliun hingga periode 31 Desember 2019 turun dari penjualan neto Rp2,23 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, laba bruto turun menjadi Rp385,00 miliar dari laba bruto Rp587,71 miliar tahun sebelumnya dan laba usaha turun menjadi Rp159,13 miliar dari laba usaha Rp448,65 miliar.

Laba sebelum beban pajak turun menjadi Rp185,48 miliar dari laba sebelum beban pajak tahun sebelumnya yang Rp451,99 miliar dan laba tahun berjalan turun menjadi Rp140,59 miliar dari laba tahun sebelumnya yang Rp346,69 miliar.

Total aset perseroan mencapai Rp2,92 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik tipis dari total aset Rp2,89 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

Berita Saham TOTO | 14 Desember 2017

Berita Saham TOTO

PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) memberikan pinjaman kepada pihak terafilasinya yakni PT Surya Graha Pertiwi dan PT Surya Pertiwi Nusantara.

Setia Budi Purwati, Direktur Perseroan dalam keterangan Kamis menyebutkan bahwa pinjaman yang dilakukan pada 11 Desember 2017 tersebut akan dikonversi menjadi modal. Ditambah pinjaman kepada PT Surya Graha Pertiwi.

Total setoran yang dikonversi menjadi modal kepada PT Surya Graha Pertiwi sebesar Rp123,1 miliar dan penambahan setoran modal Rp66,9 miliar. Sedangkan pinjaman yang dikonversi menjadi modal ke PT Surya Pertiwi Nusantara sebesar Rp122,5 miliar sehingga total nilai transaksi mencapai Rp312,5 miliar.

Jumlah setoran tersebut total mencapai 18% dari total ekuitas perseroan per 30 November 2017 sehingga kata Budi belum dikategorikan sebagai transaksi material. (end)

IQPLUS

Berita Saham TOTO | 22 November 2017

Berita Saham TOTO

PT Surya Toto Tbk (TOTO) akan membagikan dividen interim tahun buku 2017 kepada pemegang sahamnya sebesar Rp5 per saham atau total sebesar Rp51.600.000.000.

Menurut keterangan Setia Budi Purwadi, Direktur Perseroan pada Rabu, dividen interim tersebut akan dibagikan pada 21 Desember 2017. Adapun cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 27 dan 28 November 2017 sedangkan cum dan ex dividen di pasar tunai pada 30 November dan 4 Desember 2017 dengan DPS hingga 30 November 2017.

Pembagian dividen interim ini berdasarkan hasil keputusan rapat direksi pada 20 November 2017 lalu. Perusahaan meraih laba bersih hingga 30 September 2017 sebesar Rp188.478.280.546 dengan total ekuitas Rp1.681.392.800.088. (end)

IQPLUS