Tampilkan postingan dengan label Saham TURI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham TURI. Tampilkan semua postingan

PT Tunas Ridean Tbk (TURI) Anggarkan Belanja Modal Rp867 Miliar Untuk Tahun 2023


PT Tunas Ridean Tbk (TURI) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp867 miliar pada 2023. Nilai daripada belanja modal tahun depan lebih besar dibandingkan dengan belanja modal tahun ini.

Direktur PT Tunas Ridean Tbk, Ester Tanudjaja menjelaskan, dana belanja modal tentunya akan dipergunakan untuk mendukung bisnis perusahaan pada tahun 2023. Alokasi dana tersebut untuk investasi ada kendaraan sewa.

"Rinciannya, sebesar 60% dana dari belanja modal akan digunakan untuk investasi pada kendaraan sewa. Sisanya sekitar 40% akan dialokasikan untuk investasi pada divisi otomotif, yaitu berupa pembangunan showroom baru dan renovasi." kata Ester dalam paparan publik perseroan, Rabu (7/12/2022).

Lebih lanjut Ester menyebutkan bahwa sumber belanja modal tahun depan akan berasal dari hasil kombinasi antara kas internal dan pinjaman perbankan. "Sebagian dari cash flow perusahaan, dan sebagian dari pinjaman bank. Pinjaman bank kami utamakan untuk investasi kendaraan sewa," jelasnya. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT. Tunas Ridean Tbk. (TURI) Perpanjang Buyback Saham

PT. Tunas Ridean Tbk. (TURI)

PT. Tunas Ridean Tbk. (TURI) memperpanjang masa pembelian kembali saham Perseroan (buyback). Adapun periode Pembelian kembali saham dimulai sejak tanggal 12 September sampai dengan 12 Oktober 2022.

Manajemen PT. Tunas Ridean Tbk. (TURI) dalam keterangan tertulisnya Jumat (9/9) menuturkan bahwa Perseroan berencana melakukan buyback saham dengan harga penawaran Rp1.700 per saham dan PT Bahana Sekuritas ditunjuk sebagai pelaksana buyback ini.

Pelaksanaan buyback saham ini ditujukan kepada para pemegang saham publik Tunas Ridean yang belum berpartisipasi pada periode buyback sebelumnya.

Adapun jumlah penawaran dari pemegang saham publik untuk menjual saham mereka dalam masa buyback saham sampai dengan pukul 15.00 WIB pada 2 September 2022 adalah sebanyak 218 penawaran yang mewakili 409.988.944 saham atau setara dengan 97,6% dari saham publik perseroan sebesar 419.982.000 saham yang merupakan objek dalam pembelian kembali saham perseroan.

"Perserian mengimbau kepada seluruh pemegang sahamnya yang belum berpartisipasi dalam periode pembelian kembali saham sebelumnya yang telah berakhir pada tanggal 2 September 2022 lalu, mempertimbangkan dan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk turut serta berpartisipasi di dalam perpanjangan jangka waktu pembelian kembali saham ini," imbuhnya. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT TUNAS RIDEAN MERAIH PENDAPATAN SEBESAR Rp5,61 TRILIUN HINGGA JUNI 2021


PT Tunas Ridean Tbk ( TURI) meraih pendapatan sebesar Rp5,61 triliun hingga periode 30 Juni 2021 naik darj pendapatan Rp4,46 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, laba kotor diraih sebesar Rp537,85 miliar naik dari laba kotor Rp428,36 miliar.

Sedangkan laba sebelum pajak diraih Rp271,01 miliar naik dari laba sebelum pajak Rp141,35 miliar tahun sebelumnya.

Laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp214,13 miliar meningkat dari laba Rp106,89 miliar tahun sebelumnya.

Tofal liabilitas mencapai Rp2,26 triliun hingga periode 30 Juni 2021 naik dari total liabilitas Rp1,89 triliun hingga periode 31 Desember 2020.

Total aset perseroan mencapai Rp6,36 triliun hingga periode 30 Juni 2021 naik dari togal aset Rp5,76 triliun hingga periode 31 Desember 2020.(end/af)

Sumber: IQPLUS

Berita Saham TURI | 6 November 2017

PT Tunas RIdean Tbk (TURI) akan membagikan dividen interim tunai sebesar Rp5 per saham kepada para pemegang sahamnya pada 4 Desember 2017 mendatang.

Menurut keterangan KSEI Senin, cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 9 dan 10 November 2017 sedangkan di pasar tunai 14 dan 15 November 2017 dengan DPS hingga 14 November 2017.

Laba perusahaan distributor dan penyewaan kendaraan ini hingga periode September 2017 alami penurunan 22 persen menjadi Rp332 miliar dibandingkan laba Rp423 miliar pada periode sama tahun sebelumnya. (end)

IQPLUS