Tampilkan postingan dengan label Saham UVCR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham UVCR. Tampilkan semua postingan

Trimegah Sumber Mas Kurangi Kepemilikan Saham UVCR


PT Trimegah Sumber Mas sebagai pemegang saham pengendali PT Trimegah Karya Pratama Tbk.(UVCR) telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 23 Desember 2022.

Dalam keterangan tertulisnya Cynthia Novalina Corporate Secretary PT Trimegah Sumber Mas Rabu (4/1) menyampaikan bahwa Perseroan telah menjual sebanyak 10 juta lembar saham UVCR di harga Rp120 per saham senilai Rp1,2 miliar.

"Tujuan transaksi ini adalah untuk Keperluan internal perusahaan dengan kepemilikan saham langsung,"tuturnya.

Pasca penjualan, maka kepemilikan saham PT Trimegah Sumber Mas di UVCR berkurang menjadi 924.006.767 lembar saham setara dengan 46,20% dibandingkan sebelumnya sebanyak 934.006.767 lembar saham setara dengan 47,70%. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham APLN, UNTR, BIRD dan UVCR oleh MNC SEKURITAS | 29 Desember 2021



MNC Daily Scope Wave
29 Desember 2021


IHSG kembali ditutup menguat 0,3% ke level 6,598, pergerakan IHSG saat ini telah menembus cluster MA20 dan MA60. Meskipun demikian, kami perkirakan pergerakan IHSG saat ini masih berada di akhir wave (ii) dari wave [c] dan hal ini akan berlaku apabila IHSG belum mampu break resistance 6,688. Diperkirakan, pergerakan IHSG berpeluang menguat menguji 6,627.

Support: 6,529, 6,480

Resistance: 6,688, 6,750


APLN - Spec Buy (125)

Pada perdagangan kemarin (28/12), APLN ditutup menguat 0,8% ke level 125, penguatan APLN masih tertahan oleh MA20 dan diiringi oleh meningkatnya volume pembelian. Kami perkirakan, selama APLN masih mampu bertahan di atas 121 sebagai level supportnya, maka posisi APLN saat ini sedang berada di awal wave (C).

Spec Buy: 123-125

Target Price: 134, 146

Stoploss: below 121


UNTR - Buy on Weakness (22,950)

UNTR ditutup menguat cukup signifikan, sebesar 4,2% ke level 22,950 pada perdagangan kemarin (28/12), pergerakan UNTR pun mampu menembus MA20 dan diiringi dengan tekanan beli yang besar. Kami memperkirakan, posisi UNTR saat ini sedang berada di awal wave (iii) dari wave [c] sehingga UNTR berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 22,475-22,800

Target Price: 23,625, 24,500

Stoploss: below 21,875


BIRD - Buy on Weakness (1,360)

Kemarin (28/12), BIRD ditutup terkoreksi 0,4% ke level 1,360. Kami perkirakan, posisi BIRD saat ini sedang berada di wave [iv] dari wave C dari wave (B), hal ini berarti, BIRD masih rawan terkoreksi untuk membentuk wave [v] dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.

Buy on Weakness: 1,265-1,320

Target Price: 1,430, 1,530

Stoploss: below 1,245


UVCR - Spec Buy (430)

UVCR ditutup flat di level 430 pada perdagangan kemarin (28/12). Kami perkirakan, posisi UVCR saat ini masih berada pada bagian dari wave [c] dari wave A dari wave (B), sehingga UVCR masih berpeluang menguat terlebih apabila mampu break dari resistancenya di 456.

Spec Buy: 418-428

Target Price: 456, 498

Stoploss: below 410


Disclaimer On


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

TRIMEGAH SUMBER MAS KANTONGI Rp10 MILIAR DARI HASIL DIVESTASI SAHAM UVCR.



  PT Trimegah Sumber Mas telah melakukan divestasi kepemilikan saham di PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR). Corporate Secretary UVCR, Cynthia Novalina menjelaskan, PT Trimegah Sumber Mas telah melepas sebagian saham UVCR miliknya pada tanggal 19 Oktober 2021. Jumlah saham yang dijual sebanyak 20 juta lembar saham (1,00%).

Saham UVCR di lepas di kisaran harga Rp500 per lembar sahamnya. Dengan demikian diperkirakan PT Trimegah Sumber Mas telah mengantongi dana sekitar Rp10 miliar. "Tujuan dari penjualan saham UVCR adalah untuk keperluan internal Perusahaan,"katanya.

Pasca penjualan saham tersebut, maka kepemilikan saham PT Trimegah Sumber Mas di UVCR berkurang menjadi sejumlah 1.026.116.667 lembar saham atau sekiyar 51,31%, dari sebelumnya sebanyak 1.046.116.667 lembar saham atau sekitar 52,31%. Sebagai catatan saja, saham UVCR tercatat selama satu bulan sejak tanggal 8 Oktober 2021, hingga 5 November 2021, mengalami penurunan yang cukup dalam hingga 18,49%, dari level Rp530 per lembar saham menjadi Rp432 per saham. (end/as)

Sumber : IQPLUS