google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham Pilihan Hari Ini, 27 September 2016 (Buana Capital - Samuel Sekuritas) Langsung ke konten utama

Saham Pilihan Hari Ini, 27 September 2016 (Buana Capital - Samuel Sekuritas)


Saham Pilihan Hari Ini, 27 September 2016 (Buana Capital - Samuel Sekuritas)


Buana Capital on Pembangunan Perumahan (PTPP) 9/26/2016


Strong EPC segment and new contracts

- Segmen EPC tumbuh kuat 316.2% YoY pada 1H16 menjadi Rp1,07 triliun, didukung oleh keputusan PTPP untuk ikut serta dalam beberapa proyek pembangkit listrik. Kontribusi revenue meningkat dari 4.9% pada 1H16 menjadi 16.5% di 1H16 dan kontribusi gross profit meningkat dari 4.2% di 1H15 menjadi 17.4% di 1H16

- Pada 7M16, PTPP telah membukukan kontrak baru sejumlah Rp19,42 triliun, mencapai 62.6% dari target manajemen, merupakan peningkatan sebesar 28.3% YoY dari Rp15,1 triliun pada 7M15. Di 1H16, laba bersih PTPP yang diatribusikan ke pemilik entitas induk meningkat 121% YoY menjadi Rp355,2 triliun, mencapai 37.8% dari BCf dan 37.3% cons, lebih tinggi dari ekspektasi

- Valuasi: BUY dengan TP Rp5,400

Samuel Sekuritas on Garuda Indonesia (GIAA) 9/26/2016


Performance improvements delayed

- Ekspektasi harga rata-rata minyak dunia tahun depan (US$55/barel) yang lebih tinggi dibandingkan dengan tahun ini (US$40/barel) menjadi salah satu faktor kuat yang dapat memberikan dampak negatif pada kinerja GIAA. Sementara penguatan signifikan nilai tukar rupiah di 2017 (asumsi average 2017 Rp13.650/USD vs average 2016 Rp13.200/USD) dapat mendorong penurunan nilai wajar GIAA, bila tidak diikuti pertumbuhan laba yang kuat

- Ditengah persaingan antar maskapai yang semakin menguat, tariff promosi seringkali ditawarkan. GATF akan kembali diselenggarakan bulan depan, dengan target penerimaan pendapatan sekitar Rp380miliar

- Valuasi: HOLD dengan TP Rp490

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...