google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Headline Berita Saham Hari Ini, 12 Oktober 2016 Langsung ke konten utama

Headline Berita Saham Hari Ini, 12 Oktober 2016


Headline Berita Saham Hari Ini, 12 Oktober 2016


Jasa Marga akan menerbitkan obligasi (Investor Daily)
PT Jasa Marga Tbk (JSMR) akan menerbitkan obligasi sebesar Rp8 triliun pada tahun 2017. Perusahaan mengatakan bahwa JSMR memerlukan dana sebesar Rp28 triliun untuk pembiayaan proyek dan refinancing utang untuk tahun berikutnya.

Dian Swastatika akan membangun pembangkit listrik tenaga termal (Investor Daily)
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) akan membangun 2 x 100 megawatt (MW) pembangkit listrik termal di Kalimantan Tengah. Nilai investasi pembangkit listrik ini USD350 juta.



Opsi impor gas mulai dilirik (Media Indonesia)
Pemerintah mulai melirik opsi impor gas untuk menekan harga gas ke industry. Opsi impor tersebut dijajaki lantaran pengaturan penyaluran gas akan dibuat perzonasi.

Pemprov cari lahan bangun 18 Rumah sakit (Media Indonesia)
Pemerintah provinsi Jakarta berencana membangun 18 rumah sakit tipe D yang tersebar di seluruh wilayah Ibu kota.

SILO tetapkan rights issue IDR9,000 per saham (Kontan)
Dari aksi korporasi ini, SILO berharap bisa mengantongi dana segar IDR1.3tr. SILO akan menggunakan dana hasil rights issue ini untuk kebutuhan ekspansi dan pembayaran utang.

JSMR menyiapkan refinancing IDR8tr awal tahun depan (Kontan)
Dari total belanja modal tahun depan sebesar IDR28tr, JSMR akan menyisihkan IDR8tr untuk pembayaran utang obligasi perusahaan.

(Bisnis Indonesia)
9M16, sales of RALS grew by 6% YoY
Pabrik semen di Rembang, SMGR tunggu amar putusan MA
Regulasi kurang sosialisasi: “catatan kaki” paket ekonomi
Strategi emiten properti: tahan kenaikan tarif sewa

(Kompas)
Paket kebijakan: Ketentuan KUR belum dipahami
Pemerintah diminta konsisten: Relaksasi ekspor mineral ditolak

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...