google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 11 Oktober 2016 (Global) Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 11 Oktober 2016 (Global)


Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 11 Oktober 2016 (Global)


Daewoo Global Market

US


Saham-saham AS ditutup menguat pada perdagangan Senin seiring dengan meningkatnya optimisme bahwa OPEC akan mencapai kesepakatan untuk memangkas produksi – langkah yang dianggap perlu untuk mengatasi kelebihan pasokan – yang mendorong saham-saham energ.

Menteri Energi Arab Saudi, Khalid al-Falih, mengatakan ia optimis bahwa produsen minyak utama akan setuju untuk memangkas produksi sebelum akhir tahun. Dia juga mengatakan bukan tidak mungkin minyak mentah naik hingga $60 per barel tahun ini. Komentarnya dan Vladimir Putin menegaskan niatnya untuk membekukan, atau bahkan menurunkan, produksi minyak mentah membantu mendorong market.

Investor fokus pada pemilihan presiden AS dan juga menunggu musim laporan keuangan dan menjelang kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Berita ekonomi: Tidak ada rilis berita ekonomi pada hari Senin. Sementara, pasar obligasi tutup karena libur Hari Columbus.
Pada berita Federal Reserve, Presiden Fed Chicago Charles Evans dijadwalkan akan menyampaikan pidato di Australia pada sekitar 21:30 Eastern Time.



Europe


Saham-saham Eropa ditutup menguat, didorong oleh rally minyak dan kabar merger di sektor perbankan.

Banco Popolare dan Banca Popolare di Milano mencetak kenaikan persentase harian terbesar dengan naik masing-masing 6,3% dan 6%. Investor berspekulasi bahwa pemegang saham pekan ini akan menyetujui merger yang direncanakan.

Sementara itu, saham William Hill melonjak 2,78 persen setelah menegaskan bahwa perusahaan tengah dalam pembicaraan merger dengan Amaya Kanada.

Saham energi: Saham yang terkait energi melonjak setelah harga minyak naik sekitar 3% seiring dengan dukungan Presiden Rusia Vladimir Putin kepada upaya-upaya internasional untuk membatasi pasokan minyak, dan menteri energi Arab Saudi Khalid al-Falih mengatakan bahwa ia optimis produsen minyak utama akan sepakat untuk memangkas produksi.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...