google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 3 Oktober 2016 (Global) Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 3 Oktober 2016 (Global)


Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 3 Oktober 2016 (Global)


US


Saham-saham AS ditutup menguat di hari Jumat, didorong oleh rally dua digit pada saham Deutsche Bank AG, yang pulih dari koreksi tajamnya di sesi sebelumnya di tengah kekhawatiran terhadap kesehatan neraca keuangan perusahaan.

Saham Deutsche Bank yang tercatat di AS ditutup naik 14% seiring dengan laporan bahwa bank mungkin dapat menegosiasikan penyelesaian yang lebih ringan dengan Departemen Kehakiman dari angka $14 miliar. Saham-saham AS juga mendapat dukungan dari kenaikan moderat harga minyak.

Economic docket: Belanja konsumen hampir tidak berubah pada bulan Agustus, sementara pendapatan pribadi dan tingkat tabungan naik tipis. Inflasi juga naik tipis, namun tetap di bawah target 2% yang ditetapkan oleh Federal Reserve.


Europe


Pasar saham Eropa pada hari Jumat berhasil menghapuskan koreksi tajam sebelumnya dan ditutup naik tipis seiring dengan meredanya kekhawatiran terhadap kondisi keuangan Deutsche Bank di tengah harapan bahwa perusahaan akan membayar denda yang lebih rendah dari yang dikhawatirkan kepada regulator AS.

Koreksi tajam di awal perdagangan terjadi karena memuncaknya kekhawatiran bahwa masalah di Deutsche Bank AG akan menyebar ke pasar keuangan global. Saham bank turun di bawah € 10 untuk pertama kalinya di sesi pertama setelah laporan Kamis malam bahwa hedge fund mulai menarik uang.

CEO Deutsche Bank John Cryan mencoba menenangkan kegelisahan atas prospek bank.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...