google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 6 Oktober 2016 (Global) Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 6 Oktober 2016 (Global)


Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 6 Oktober 2016 (Global)


Daewoo Global Market

US


Saham-saham AS ditutup menguat pada hari Rabu, dipimpin oleh sektor energi dan keuangan, karena investor mencerna sejumlah data ekonomi yang disertai dengan melonjaknya harga minyak.

Dow Jones Industrial Average naik sekitar 110 poin, dengan Goldman Sachs, Boeing dan Caterpillar memberikan kontribusi terbesar, setelah naik sebanyak 147,37 poin.

Dari sisi data, perusahaan pada bulan September menciptakan pekerjaan dengan laju paling lambat dalam enam bulan karena pasar tenaga kerja terus menunjukkan tanda-tanda pengetatan (+154.000 pekerjaan dari 175.000 pada bulan Agustus), menurut laporan dari ADP dan Moody Analytics. Laporan ADP ini dipandang sebagai preview laporan nonfarm payrolls bulanan pemerintah AS, yang dirilis hari Jumat pukul 08:30 waktu setempat.

Data lain yang dirilis Rabu yaitu defisit perdagangan AS yang meningkat sebesar 3% menjadi $ 40,7 miliar pada bulan Agustus. Pesanan pabrik dan ISM non-manufaktur keduanya lebih baik dari yang diharapkan. Pasar berfokus pada data ekonomi AS, karena Federal Reserve telah mengisyaratkan kemungkinan kenaikan suku bunga akhir tahun ini.


Europe


Saham-saham Eropa ditutup di zona negatif pada perdagangan Rabu, karena kenaikan tajam pada harga minyak gagal merebut hati investor, dimana berita tentang Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa masih terus menjadi fokus.

Pernyataan terbaru dari pejabat Fed yang mengindikasikan kenaikan suku bunga membuat investor cemas selama sesi perdagangan.

Sementara itu di Eropa, laporan Bloomberg mengatakan Bank Sentral Eropa mungkin akan mendorong pembelian obligasi sebelum berakhirnya program quantitative easing.

Sementara itu, minyak memperpanjang kenaikan pada Rabu sore dengan naiknya harga setelah EIA mengungkapkan bahwa persediaan minyak mentah AS turun 3 juta barel pada minggu lalu. Brent masih di $51,89 pada penutupan Eropa, sementara minyak mentah AS naik lebih dari 2 persen menjadi $49,80.

Di sisi lain, kekhawatiran atas Brexit terus menekan sterling. Pada hari Rabu, sterling masih di bawah tekanan, diperdagangkan sedikit naik terhadap dolar pada penutupan Eropa, di $1,2754.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...