google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham, Heldy Arifien 5 Mei 2017 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham, Heldy Arifien 5 Mei 2017

(OpisBoi‘s Technocopter) Bargain hunting on some heavyweight stocks (on the Banking/Finance (1.28%), Basic-Industry (0.83%), and Infrastructure (0.65%) sectors), managed to hold the JCI (Indonesia Composite Index) on its positive territory, pushed it slightly higher by 0.39% compared its previous close on Wednesday and closed at 5,669.44 pts where a total of 210,966,484.00 shares were traded.

This time, Foreign posted a Net Sell Value by IDR313.56bn across the board (note: Net Bought IDR23,17tr ytd). There were 137 stocks tried to hold the Indonesian Benchmark in the Green Zone Areas, whilst 205 others slipped and closed on their negative territories.

Previously, OpisBoi were expecting a Hammer Candle to conclude a preliminary signal to complete a Ladder Bottom Formation on Wednesday. Yet, identical Bullish Harami (observe the formation shaped on April 18, 2017) which came up, could also give an opportunity for the JCI to carry out a technical rebound this Friday or in the next trading day.

Having said that, a Hold/Trading recommendation based on the OpisBoi‘s short-term trendicators, the critical support at 5,640 – 5,645 pts were expected to be able to hold another negative swing mode or selling pressures on today’s first trading session, so could give a good opportunity to eye on heavyweight stocks and drive the JCI to walk around 5,630 – 5,685 pts.

Some of these stocks might still be interesting and should hold the market steady (TradingBuy); HMSP UNVR GGRM BBNI BMRI INDF KLBF INTP PGAS;  you might want to put an eye on; UNTR 24,900 – 24,925 considered a good space to accumulate for a 27,000 resistance target; Foreign Investors eyed on some of these stocks; BBTN PNBN CTRA PTBA HRUM WIKA (OnScreen); BUMI BWPT BRMS DOID PWON SMRA;

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...