google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Global | 21 Juli 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Global | 21 Juli 2017

Analisa Pasar Global | 21 Juli 2017

US

Saham-saham AS ditutup mixed mendekati level rekor seiring dimulainya musim laporan keuangan, dan di tengah ketidakpastian baru tentang kemampuan administrasi Trump untuk menerapkan proposal pro-pertumbuhannya.

Bloomberg melaporkan bahwa pengacara khusus Robert Mueller sedang menyelidiki urusan bisnis Presiden Donald Trump, Jared Kushner dan rekan lainnya. Ini terjadi sehari setelah Trump memperingatkan Muller untuk tidak melakukannya saat wawancara dengan New York Times pada hari Rabu. Tiga indeks utama menyentuh posisi terendah sebelum memantul kembali.

Secara keseluruhan, sebagian besar perusahaan telah melaporkan hasil kuartalan yang solid sejauh ini. Dari 76 perusahaan S&P 500 yang telah melaporkan Kamis pagi, 76 persen melampaui ekspektasi pendapatan sementara 74 persen melampaui perkiraan pada penjualan, menurut data dari The Earnings Scout.

Microsoft, Visa dan eBay adalah beberapa nama besar yang akan melaporkan setelah penutupan. Blackstone, Travelers, Philip Morris dan Polaris termasuk di antara perusahaan yang melaporkan sebelumnya pada hari Kamis.

Europe

Bursa saham Eropa ditutup mixed pada hari Kamis di tengah reaksi investor terhadap keputusan Bank Sentral Eropa untuk menahan suku bunga.

Euro melonjak setinggi $1,1655 setelah Presiden ECB Mario Draghi menunjuk pada rencana pembuat kebijakan untuk mulai membahas sebuah turunan bertahap dari program quantitative easing (QE) di musim gugur.

Saham Eropa sebagian besar turun ke zona negatif setelah pengumuman ECB dan setelah beberapa perusahaan melaporkan pendapatan untuk kuartal kedua tahun ini.

Unilever melaporkan penjualan kuartalan yang sedikit lebih lemah dari perkiraan, karena perusahaan tersebut berusaha pulih dari lepasnya tawaran pengambilalihan senilai 143 juta dolar pada awal tahun ini. Saham perusahaan naik 1,7 persen saat penutupan.

Sementara keputusan bank sentral untuk mempertahankan suku bunga telah diperkirakan, ECB juga mengulangi janji untuk terus membeli 60 miliar euro ($68,8 miliar) obligasi baru setiap bulan sampai akhir 2017.

Sementara itu, putaran kedua perundingan resmi Brexit berakhir pada hari Kamis saat para perunding dari UE dan Inggris bertemu di Brussels.

Mirae Asset Sekuritas

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...