google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham Indonesia Hari Ini Pagi | Mega Capital | 21 Juli 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Saham Indonesia Hari Ini Pagi | Mega Capital | 21 Juli 2017

Analisa Saham Indonesia Hari Ini Pagi | Mega Capital | 21 Juli 2017

IHSG Menguat 0,32%. IHSG ditutup menguat 0,19% atau naik 18,52 poin ke level 5.825,21. Tujuh indeks sektoral berakhir di zona hijau, didorong sektor aneka industri dan agrikultur yang masing-masing menguat 0,76%. Adapun sektor yang mengalami pelemahan adalah sektor perdagangan (-0,22%) dan industri dasar (-0,12%). Sementara itu, investor asing masih mencatatkan net sell sebesar Rp 749 miliar. Beberapa saham yang menjadi market leader adalah UNVR (+1,58%), TLKM (+0,87%), ASII (+0,88%), dan BMRI (+0,94%).
Bursa saham di wilayah Asia Tenggara mayoritas bergerak melemah, kecuali indeks SE Thailand yang menguat 0,1%. Indeks FTSE Straits Time Singapura melemah 1,06%, FTSE Malay KLCI Malaysia melemah 0,09%, dan PSEi Filipina melemah 0,86%.
Sementara di bursa AS indeks terkoreksi tipis, dimana S&P 500 ditutup turun 0,02%, Nasdaq naik 0,08%, dan DJIA turun 0,13%. 

• WIKA Jalin Kerja Sama dengan Kajima Corporation
• SMBR Perkirakan Penjualan Juli 2017 130.000 Ton
• Penjualan DSFI Naik +9.35%
• UNTR Beri Pinjaman Anak Usaha USD44.6 Juta
• Laba ARNA Tumbuh +41.45%
• KAEF Segera Buka Apotek di Madinah
               
7:35:23  
IHSG 5825.208  (0.32%)     
Nikkei 20099.56  (-0.27%)     
Hangseng 26740.21  (0.26%)     
FTSE 100 7487.87  (0.77%)     
Xetra Dax 12447.25  (-0.04%)     
Dow Jones 21611.78  (-0.13%)     
Nasdaq 6390.002  (0.08%)     
S&P 500 2473.45  (-0.02%)     
      
Pagi ini bursa regional melemah, IHSG fluktuatif menguat terbatas (5800-5850)
      
Oil Price USD/barel 49.4 (0.18%)     
Gold Price USD/Ounce 1243.92  (0.57%)     
Nickel-LME (US$/ton) 9445  (-1.63%)     
Tin-LME (US$/ton) 20225  (-0.15%)     
CPO Malaysia (RM/ton) 2621  (1.59%)     
Coal EUR (US$/ton) 82.6  (0.92%)     
Coal NWC (US$/ton) 87.8  (1.04%)     
Exchange Rate (Rp/US$) 13335  (0%)     
Telkom (TLK) 4615     
      
Trading Ideas (disclaimer):     
Trd. Buy: UNVR, TP 49,000-49,500, SL 47,825     
B o Break: LPCK, TP 4,750-4,825, SL 4,525     
Trd. Buy: PTPP, TP 3,160-3,230, SL 3,020     
Spec.Buy: AISA, TP 1,665-1,710, SL 1,565     
S o S: LPKR, BF 705/700, BB 755          
     
©PT. Mega Capital Sekuritas

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...