google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham | TINS | 21 Juli 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Saham | TINS | 21 Juli 2017

Analisa Saham | TINS | 21 Juli 2017

JAKARTA. Tertarik membeli saham logam dan mineral? Sebaiknya koleksi saham TINS.

Dalam sebulan terakhir, harga komoditas nikel, timah, dan tembaga mengalami kenaikan. Namun, Andrew Franklin, Analis Bahana Sekuritas mengatakan, kenaikan harga nikel yang baru beberapa saat ini tak bisa disimpulkan naik hingga akhir tahun. Menurut dia, harga nikel sebenarnya flat dan cenderung negatif.

Produksi baja China sedang naik dibandingkan tingkat konsumsi bajanya. Produsen pasti akan menurunkan produksi baja. Dan itu akan negatif ke permintaan nikel yang menjadi bahan bakunya," kata Andrew.

Sedangkan, emiten tembaga lebih cocok untuk hold. Jika dibandingkan membeli saham tembaga, Andrew bilang lebih baik membeli saham logam atau mineral lainnya.

Nah, emiten timah menjadi sektor yang menarik yaitu PT Timah Tbk (TINS). Andrew berasumsi, industri timah sudah tidak banyak lagi di dunia, sehingga harga timah bisa ditahan. Nah, Andrew memprediksi harga timah tahun ini akan ada di kisaran US$ 20.000 ton. "TINS menarik juga karena tahun ini mau menaikkan produksi," kata Andrew.

Akan tetapi, yang menjadi sentimen negatif adalah jika harga timah bergerak naik tidak serta merta menaikan harga saham dari TINS. Andrew merekomendasikan beli saham TINS dengan target harga Rp 960 per saham. Hari ini, harga saham TINS turun 3,27% ke level Rp 740 per saham.

by Kontan

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...