google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham | KAEF | 20 Juli 2017 Langsung ke konten utama

Berita Saham | KAEF | 20 Juli 2017

IQPlus, (20/07) - PT Kimia Farma dan Al Dwaa Medical Company, anak perusahaan dari Marei Binmahfouz Grup di Arab Saudi menandatangani penyertaan modal yang disaksikan oleh Sekjen Kementerian Kesehatan RI, Untung Suseno Sutarjo dan Konsul Jenderal RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin.

Keterangan yang diperoleh Antara di Jakarta pada Kamis dari Konsul Ekonomi KJRI Jeddah, Agus Muktamar menyebutkan Konjen Jeddah menyambut gembira realisasi kerja sama antara kedua belah pihak dan berharap adanya keberlanjutan sinergitas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan Arab Saudi.

"Sebagai Perwakilan Pemerintah Indonesia di Jeddah, saya menyambut baik penandatanganan perjanjian ini sebagai salah satu langkah awal ekspansi perusahaan Indonesia ke luar negeri. Ke depannya, Indonesia mengharapkan agar fokus kemitraan bisa dikembangkan ke sektor yang lebih luas. Kami siap membantu memfasilitasi dan mempertemukan dengan berbagai calon mitra di Saudi" kata Hery.

Penandatangan perjanjian itu berlangsung di kediaman Sheikh Marei Binmahfouz di Mekkah, pada Rabu (20/7).

Agus menambahkan bahwa realisasi kerja sama tersebut sangat tepat mengingat pada 28 Juli 2017, kelompok terbang pertama jamaah haji Indonesia akan tiba di Madinah. Kehadiran Kimia Farma di sekitar 30 outlet apotek di Jeddah, Mekkah, dan Madinah tentunya akan memudahkan jamaah haji untuk memperoleh penunjang layanan kesehatan terintegratif.

Pemerintah telah menyiapkan Kantor Kesehatan Haji Indonesia di Mekkah dan Madinah untuk memberikan layanan kesehatan kepada para jamaah haji.

Kemitraan Kimia Farma dan Al Dwaa juga akan sangat membantu jamaah umroh Indonesia yang sampai pertengahan tahun 2017 telah mencapai angka 850.000 dan Tenaga Kerja Indonesia yang berdomisili di Saudi. Keberadaan apotek tersebut, memberi alternatif bagi warga negara Indonesia selain apotek-apotek lainnya yang dikelola oleh pengusaha Arab Saudi, kata Agus.

Sementara itu Presiden Direktur PT Kimia Farma, Honesti Basyir, mengatakan bahwa penandatanganan tersebut merupakan keberhasilan Kimia Farma pertama dalam mengembangkan sayap di luar negeri.

"Kami gembira setelah beberapa tahun proses negosiasi, akhirnya hari ini kita mencapai titik temu. Perjanjian ini akan menjadi langkah awal bagi Kimia Farma untuk mengembangkan usaha termasuk melalui rencana pembangunan klinik dan layanan ksesehatan lainnya" ujarnya.(end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...