google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham BKSL | 12 Agustus 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Saham BKSL | 12 Agustus 2017

Sentul City, atau yang selanjutnya akan disebut sebagai BKSL dalam ulasan ini, baru-baru ini dikabarkan menjalin kerjasama Penyelenggaraan Penyediaan Infrastruktur dan Layanan Telekomunikasi dan Multimedia berbasis Fiber Optic di Area Sentul City, Bogor dengan  konsorsium PT Akses Prima Indonesia (API) – PT Telkom Indonesia Tbk.

Fiber optic, jika Anda menggali jalanan di depan rumah Anda maka kemungkinan besar Anda akan menemukan kabel, dan jika dibelah kabelnya akan berbentuk seperti ini.

Dengan adanya kabar tentang kerjasama dengan konsorsium PT Akses Prima Indonesia (API) – PT Telkom Indonesia Tbk. ini, maka kami melihat BKSL menjadi semakin menarik untuk investasiDalam jangka pendek fiber optic ini belum membawa hasil apa-apa, bahkan mungkin akan menambahkan expense dalam laporan keuangan BKSL nanti. Namun ketika penjualan rumah di BKSL sudah lancar maka dengan konsep smart cityincome BKSL pun diprediksi akan semakin membaik dalam jangka panjang.

Baik, setelah berhasil naik fantastis dari sebelumnya Rp71,- menjadi Rp116,- pada perdagangan Jumat, 11 Agustus 2017 kemarin, trader mulai mempertanyakan kemana arah BKSL selanjutnya.

Kami melakukan analisa teknikal terhadap saham BKSL.

Sebelumnya, kami melihat grafiknya sangat “cantik” dimana bandar BKSL yang sempat dibahas dalam artikel BKSL sebelumnya berhasil menjaga dan membentuk dengan baik grafik BKSL. Sehingga Anda dan kami mungkin akan melihat grafik BKSL terus-terusan hijau.

Saham, sebagus apapun beritanya, seberapa lanjut trend-nya pasti ada masa koreksinya. Dan kami memprediksi, dalam waktu dekat didukung oleh kekhawatiran dunia akan US vs Korut, BKSL pun akan mengalami koreksi yang masih dalam batas wajar.

Hasil analisa kami menemukan bahwa BKSL sedang (masih) menguji resistance120, dengan support 110 s/d 112. Harga 112 merupakan harga pelaksanaan right issuepada bulan Maret lalu sehingga harga ini cocok dijadikan support BKSL. Jika kemudian benar terjadi koreksi, maka kami menganalisa penurunan BKSL hanya sampai harga Rp110,- per lembarnya. Di bawah itu, maka tren sudah berbalik arah menjadi down.

SEANDAINYA KEKHAWATIRAN DUNIA MEREDA

Kami yakin jika kekhawatiran dunia mereda, dan pasar global kembali optimis, maka IHSG pun akan kebagian optimisme pasar. Di saat itu BKSL pun akan kembali dilirik oleh para pelaku pasar. Penguatan BKSl akan menjadi lebih mantap. Dan jika resistance 120 berhasil ditembus, Anda bisa memperhatikan resistance baru di 151 dan target realistis book value (BV) di 200.

by William Hartanto

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...