google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham PADI | 11 Agustus 2017 Langsung ke konten utama

Berita Saham PADI | 11 Agustus 2017

KONTAN.CO.ID - Saham PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) turun tajam di sesi pertama perdagangan Jumat (11/8). PADI tumbang 15,64% ke level Rp 1.160.

Padahal, Rabu (9/8), saham PADI sempat mencetak rekor di posisi Rp 1.430 setelah naik 19,66% dibanding hari sebelumnya. Pelaku pasar memburu saham PADI, karena perusahaan dikabarkan sedang membidik saham PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.

Saham PADI bahkan sempat disuspensi pada Selasa (1/8) lalu, karena naik signifikan. Kala itu, dalam sehari, saham perseroan melesat 21,32%. Kemudian, otoritas Bursa Efek Indonesia membuka gembok saham PADI pada Selasa (8/8).  

Kabar pembelian saham itu akhirnya menemui titik terang pada Kamis (10/8). Pemegang saham mayoritas Bank Muamalat, Islamic Development Bank (IDB) mengakui bahwa pada 17 Juli 2017, Minna Padi telah mempresentasikan proposal akuisisi ke dewan komisaris Bank Muamalat.

Namun, IDB tidak dalam posisi menyetujui proposal yang diajukan Minna Padi. Komisaris Bank Muamalat Ayuoob Akbar Qadri mengatakan, saat ini, pemegang saham sedang melakukan pembicaraan dengan investor yang lebih serius.

"Kami sedang melakukan pembicaraan dengan investor lain yang lebih kredibel," ujar Ayuoob Qadri kepada KONTAN, Kamis (10/8). Menurutnya, investor inibelum pernah disebut di media sebelumnya.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...