google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Global | 27 Oktober 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Global | 27 Oktober 2017

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Oct 27, 2017)
Investment Information Team
(ayuningdyah@miraeasset.co.id)

 
US

Saham A.S. berakhir sebagian besar menguat pada hari Kamis karena serangkaian kinerja perusahaan yang lebih baik dari perkiraan membantu menghidupkan kembali selera beli Wall Street sehari setelah S&P 500 dan Dow mencatat penurunan terbesar mereka dalam lebih dari tujuh minggu.

Dewan Perwakilan Rakyat juga mengeluarkan blueprint anggaran, membuka jalan bagi Senat untuk akhirnya mengeluarkan paket reformasi pajak. Beberapa analis melihat bagian dari paket pemotongan pajak sebagai hal yang penting untuk memperluas rally pasar saham.

Pasar juga memantau pilihan Presiden Donald Trump yang akan datang untuk memimpin Federal Reserve setelah masa jabatan Presiden Janet Yellen berakhir pada bulan Februari.

Klaim pengangguran mingguan naik 10.000 menjadi 233.000 dalam minggu terakhir, bertahan pada tingkat historis rendah.

Penjualan rumah yang tertunda menunjukkan penurunan ke level terendah 2½ tahun di bulan September, tidak mencapai estimasi konsensus untuk kenaikan 0,4%, karena pasar perumahan diterpa oleh penyusutan pasokan dan permintaan yang kuat. Sementara itu, defisit perdagangan A.S. yang meningkat sebesar 1,3% di bulan September.
 

Europe

Pasar di Eropa ditutup menguat pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB) mengumumkan bahwa pihaknya berencana untuk memperpanjang, namun mengurangi, program pembelian obligasi.

ECB mengatakan akan mengurangi tingkat pembelian obligasi di setengah dari 60 miliar euro ($70,7 miliar) menjadi 30 miliar euro, dengan langkah tersebut diperkirakan akan dimulai pada awal 2018.

Dalam pernyataan pengantar Draghi, dia mengatakan bahwa keputusan kebijakan moneter yang dibuat pada hari Kamis diambil untuk mempertahankan "kondisi pembiayaan yang sangat baik yang masih diperlukan untuk menopang pengembalian inflasi yang berkelanjutan ke tingkat yang di bawah, namun mendekati 2 persen."

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...