google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita IPO PT Campina Ice Cream | 23 November 2017 Langsung ke konten utama

Berita IPO PT Campina Ice Cream | 23 November 2017

IPO update: PT Campina Ice Cream Industry Tbk

PT Campina Ice Cream Industry Tbk merupakan salah satu perusahaan es krim terkemuka di Indonesia.

Produk-produk unggulan, diantaranya adalah Luve Litee (Es krim Vegan pertama di Indonesia), Hula-hula, Concerto, Bazooka, Spongesbob, Avatar dan lain-lain.

Perseroan akan melepas sebanyak-banyaknya 885 juta saham baru atau setara maksimal 15,04% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Dengan nilai Rp 100 per saham.

Book building: 20 - 24 November 2017
Offering date: 8, 11 & 12 Desember 2017
Distribution & Refund: 18 Desember 2017
Listing Date: 19 Desember 2017

Kisaran Harga:
Rp 310 -- Rp 400 per saham

Kebijakan Dividen
Laba bersih < Rp 75 miliar: Div. 40%
Laba bersih Rp 75 m - Rp 100 m: Div. 30 %
Laba bersih > Rp 100 miliar: Div. 20%

Rencana penggunaan dana IPO:
(-} Rp 260 miliar akan digunakan untuk pelunasan hutang
(-) sisanya akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan

Prospek usaha:
{-} Perseroan merupakan perusahaan Es krim terbesar di Asia Tenggara
{-} Produk perseroan telah tersebar di hampir seluruh mini Market yang ada di Indonesia {Alfamart, Indomart, Hypermart dll)
(-) perseroan telah memiliki 60 tempat distribusi diantaranya 30 tempat dimiliki sendiri di pulau Jawa. Sementara 30 lainya (diluar pulau Jawa) dimiliki mitra kerja/pihak ketiga
(-} Iklim tropis dapat menunjang konaumsi es krim di indonesia

Penjamin emisi:
PT Shinhan Sekuritas Indonesia

Disclaimer

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

3 Tips Investasi Saham Untuk Pemula

Investasi saham makin dikenal banyak orang, termasuk anak muda generasi milenial bahkan generasi Z. Selain transaksinya yang semakin praktis karena dilakukan secara online, adanya potensi return yang sangat tinggi menjadi daya tarik utamanya. Investasi saham bisa dikatakan mudah maupun susah. Agar semakin mahir dalam melakukan investasi saham, Anda bisa memulai dengan mengamalkan 3 tips berikut ini. Diversifikasi Investasi Jangan masukkan semua telur dalam satu keranjang. Jika Anda meletakkan semua telur Anda dalam satu keranjang, itu bisa membuat semuanya pecah jika keranjang tersebut terjatuh. Ketika Anda melakukan investasi, jangan pernah mengalokasikan seluruh modal Anda dalam satu jenis investasi saja. Berusahalah untuk mengalokasikan dana Anda di beberapa investasi. Diversifikasi yang Anda jalankan akan melindungi aset Anda. Seaandainya investasi yang satu sedang turun, setidaknya Anda masih memiliki investasi lain yang baik. Ketika Anda membutuhkan uang, Anda bisa mencairkan in...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...