google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham AKRA | 9 November 2017 Langsung ke konten utama

Berita Saham AKRA | 9 November 2017

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) meresmikan stasiun pengisian bahan bakar khusus bersubsidi (SPBKB) PT AKR Corporindo Tbk (AKR) Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat sebagai Lembaga Penyalur BBM Satu Harga. Dalam presmiannya hari ini telah dihadiri Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi, Hendry Ahmad, Anggota Komisi VII DPR RI Khaterine Angela Oendoen, Komisaris Independen PT AKR Corporindo Tbk INyoman Mastra, Direktur AKR Nery Polim, beserta Wakil Bupati Kabupaten Bengkayang Agustinus Naon dan Wakil Kapolres Bengkayang Kompol Catur Prasetyo beserta official lain.

Nery Polim, menjelaskan bahwa ke depannya AKR akan terus mendukung dan membantu Pemerintah dalam merealisasikan Program BBM Satu Harga. Selain itu, AKR juga akan meresmikan SPBKB Batang Tarang, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat sebagai Lembaga Penyalur BBM Satu harga pada tanggal 9 November 2017.

"AKR juga masih akan membangun 7 outlet SPBKB sebagai Lembaga Penyalur BBM Satu Harga di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) pada tahun 2017 dan 2018 yaitu di Kabupaten Lampung Barat dan Pesisir Barat (Propinsi Lampung) dan di Kabupaten Bengkayang, Ketapang, Landak, Sintang dan Melawi (Propinsi Kalimantan Barat) sebagai bagian dari dari partisipasi AKR menjalankan Program Pemerintah BBM 1 Harga sebagaimana Instruksi Presiden RI Bapak Joko Widodo untuk mewujudkan BBM 1 Harga di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia."katanya, di Bengkayang, Rabu (08/11).

PT. AKR Corporindo Tbk adalah perusahaan swasta nasional terbuka yang mendapatkan penugasan Jenis BBM Tertentu (JBT) sejak tahun 2010. Saat ini AKR telah memiliki 135 outlet SPBKB (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Kendaraan Bermotor) & SPBN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan) yang tersebar di 72 kabupaten atau kota dan 12 Propinsi seperti Sumatera Utara, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali.

AKR memiliki infrastruktur dan logistik di 15 pelabuhan di Indonesia dan Terminal BBM AKR yang berlokasi di Medan, Palembang, Lampung, Pontianak, Stagen, Banjarmasin, Muara Teweh, Melak, Palaran, Jakarta, Banten, Semarang, Surabaya, Bali dan Bitung. Di dalam mendirikan lembaga penyalur, AKR sejak awalnya tidak hanya membangun outlet SPBKB dan SPBN di wilayah yang ramai, namun juga di daerah-daerah yang jauh dan sulit.

AKR berkomitmen dalam mendukung program Pemerintah BBM Satu Harga dalam rangka mewujudkan energi berkeadilan untuk bangsa. Dengan berdiri dan beroperasionalnya kedua outlet SPBKB AKR di Bengkayang dan Sanggau ini diharapkan masyarakat sekitar dapat menikmati BBM dengan harga yang sama sebagaimana ditetapkan oleh Pemerintah. (end/as)

IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...