google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham ANTM | 24 November 2017 Langsung ke konten utama

Berita Saham ANTM | 24 November 2017

Berita Saham ANTM

Empat badan usaha milik negara yang bergerak di bidang pertambangan membentuk perusahaan patungan bernama PT Panca Mitra Limbah Indonesia (PMLI) untuk mengelola limbah dengan modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp15 miliar.

Keempat badan usaha milik negara (BUMN) yang membentuk perusahaan patungan adalah PT Antam (Persero) Tbk., PT Inalum (Persero), PT Timah (Persero) Tbk. dan PT Bukit Asam (Persero) Tbk.

Sekretaris Perusahaan PT Bukit Asam (Persero) Tbk. Suherman mengungkapkan perseroan ikut serta dalam perusahaan patungan tersebut melalui anak usaha perseroan yakni PT Bukit Multi Investama.

PT Panca Mitra Limbah Indonesia bergerak di bidang pengelolaan limbah terintegrasi. Pembentukan perusahaan patungan tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman yang dilakukan antara Kementerian Badan Usaha Milik Negara dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi mengenai pengelolaan limbah hasil kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi oleh konsorsium BUMN.

Tujuan pembentukan PT Panca Mitra Limbah Indonesia adalah agar tersedianya pengelola limbah hasil kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi handal yang dilakukan oleh pihak ketiga yang memiliki izin serta mudah dijangkau oleh kegiatan operasio Kontraktor Kontrak Kerja Sama [KKKS] di seluruh Indonesia, tulisnya dalam keterbukaan informasi, Kamis (.

PT Panca Mitra Limbah Indonesia awalnya bernama PT Jatim Arindo Persada yang merupakan afiliasi dari PT Antam (Persero) Tbk. dengan persentase kepemilikan 99,995% melalui PT Antam Resourcindo. Sisanya sebanyak 0,005% dimiliki oleh PT Nusa Karya Arindo.(end)

IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...