google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham TLKM | 27 November 2017 Langsung ke konten utama

Berita Saham TLKM | 27 November 2017

Berita Saham TLKM

PT Telkom Indonesia Tbk (Persero) menyatakan terus melakukan transformasi melalui kolaborasi dengan mitra global untuk menyesuaikan diri dan unggul dalam persaingan di era telekomunikasi digital.

"TelkomGroup mendukung program pemerintah menggenjot ekonomi digital Indonesia, sekaligus menjadi yang terbesar di Asia Tenggara," kata Direktur Digital & Strategic Portfolio Telkom David Bangun di Jakarta, Sabtu.

Menurut David, salah satu program untuk mewujudkan komitmen perusahaan dalam memajukan industri telekomunikasi digital nasional adalah Digi Summut TelkomGroup 2017.

Digi Summit adalah sebuah ajang tahunan untuk memperkenalkan produk teknologi digital terbaru dari TelkomGroup, selain juga untuk berbagi pengetahuan oleh mitra dan perusahaan konsultan terbaik.

Dengan tema "Engage Today to Shape Tomorrow", TelkomGroup mengajak para peserta untuk membangun potensi bisnis di masa datang dengan melibatkan pelanggan melalui pemanfaatan produk digital TelkomGroup terkini.

"Kegiatan ini untuk mengembangkan kemitraan sekaligus jaringan dalam menambah wawasan dari para pembicara yang merupakan para praktisi industri yang memiliki studi kasus sangat menarik di Indonesia," ujar David.

Salah satunya misalnya "BigData", istilah yang sering terdengar sehari-hari dan bagaimana memanfaatkannya agar berguna bagi keberlanjutan bisnis.

Sejumlah mitra global dan lokal yang mumpuni dalam teknologi dengan dengan keahlian spesifik dalam pengembangan layanan bisnis digital, baik bagi segmen "business to consumer" (B2C), "business to business" (B2B) dan mediation portal.

"Kolaborasi atau kemitraan ini merupakan sebuah langkah strategis TelkomGroup untuk mempercepat terwujudnya transformasi perusahaan menjadi perusahaan telekomunikasi digital," tegas David.(end)

IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...