google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Global | 5 Desember 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Global | 5 Desember 2017

Analisa Pasar Global

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Dec 5, 2017)
Investment Information Team
(ayuningdyah@miraeasset.co.id)

 
US

Saham AS sebagian besar reli pada hari Senin, dengan indeks utama menyentuh rekor intraday karena investor menyambut bagian akhir dari perombakan kode pajak A.S. Akan tetapi, Nasdaq melemah, tertekan oleh penurunan beberapa nama internet dengan kapitalisasi besar.

Kemajuan rencana pajak Republik menjadi sorotan untuk hari Senin, sementara investor terus mengamati berita tentang penyelidikan pengacara khusus kampanye pemilihan Presiden A.S., Donald Trump.

Data ekonomi: Pesanan pabrik A.S. turun 0,1% pada bulan Oktober terutama dikarenakan lebih sedikitnya pemesanan untuk penumpang pesawat, mobil dan truk, kata pemerintah pada hari Senin.

Investor akan mendapatkan beberapa data ekonomi besar pekan ini, termasuk laporan nonfarm-payroll pada hari Jumat.

 
Europe

Pasar Eropa ditutup menguat pada Senin sore karena investor mencerna berita bahwa Senat A.S. mengeluarkan tagihan pajak utama selama akhir pekan.

Pound bergerak volatil setelah Inggris dan Uni Eropa gagal mencapai kesepakatan mengenai masalah utama Brexit saat makan siang di Brussels, meskipun mereka mengatakan bahwa kemajuan telah dicapai.

Di Eropa, Inggris dan Uni Eropa belum menyetujui kesepakatan Brexit, seperti yang diumumkan dalam sebuah konferensi pers yang diadakan oleh Perdana Menteri Inggris Theresa May dan Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker di Brussels, Belgia. Tapi, kedua politisi tersebut positif dalam negosiasi, dengan Juncker mengatakan bahwa dia merasa bahwa kemajuan yang cukup dapat dicapai menjelang KTT Uni Eropa yang lebih luas akhir bulan ini.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...