google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham TemanTrader | 13 Desember 2017 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham TemanTrader | 13 Desember 2017

Rekomendasi Saham TemanTrader

Market Global di US ditutup mixed setelah Nasdaq melemah dibandingkan dengan S&P dan DOW yang meningkat diets 100 point didorong oleh optimism terhadap rancangan undang undang reformasi pajak  yang sedang dibahas di Kongres. Saham saham Finance dan Telekomunikasi menguat. Boeing dan Verizon menjadi yang teratas. Di sisi lain, market menunggu pengumuman FED RATE hari Rabu dimana 87% analis memperkirakan FED akan menaikan rate 25 basis point di penghujung tahun ini .

Dari pasar komoditas metal dan emergí, Minyak, Timah, NIkel mengalami koreksi. Sedangkan batubara masih menunjukkan penguatan dan saat ini sudah berada di level USD 100. Hal ini menjadi katalis positif untuk saham saham produsen batubara dalam negeri. Perhatikan saham saham #INDY #BUMI #ADRO #HRUM #PTBA hari ini disamping #ELSA #INDY #PTRO dan #MBSS

IHSG ditutup mendatar kemarin pada level 6027 setelah sebelumnya terkoreksi di intraday pada level 6016. Market masih pada area konsolidasi di antara 5950-6050 dengan volume sedkit diatas rata rata 5 hari perdagangan terakhir. Walaupun saham saham MINING, BASICIND dan INFRA ramai diperdagangkan namun ter-set off oleh turunnya saham FINANCE dan MISCIND.

Hari ini Index diperkirakan masih akan melanjutkan sideways nya dipada area 5991-6050 dengan kecenderungan melemah. Beberapa sektor masih dapat diperhatikan hari ini untuk potensi kenaikan  yaitu MINING, BASICIND dan INFRA. Sedangkan sektor CONSUMER cenderung mengalami sideways. Fokus kepada saham saham pilihan dari 4 sektor tadi disamping ada pula potensi dari saham kelompok AGRI yang terlihat sudah bottoming dan siap untuk melakukan rebound

Beberapa saham yang dapat diperhatikan hari ini : #SMGR #SSMS dan #TBLA

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...