google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham TemanTrader | 14 Desember 2017 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham TemanTrader | 14 Desember 2017

Rekomendasi Saham TemanTrader

Pengumuman kenaikan FED RATE 25 bps sebagaimana yang telah diperkirakan oleh analis membawa bursa global di US ditutup mixed : DOW & NASDAQ naik sedangkan S&P sedikit terkoreksi. Selain itu FED juga menargetkan adanya pertumbuhan GDP US di  tahun 2018 yang cenderung terakselerasi.  Market sekarang menunggu kembali proses RUU Reformasi Pajak Korporasi untuk segera dibawa ke White House sebelum terjadi banyak perubahan komposisi di Senate dan Congress di pemilu sela tahun depan apalagi setelah kekalahan Senator  calon dari  Republik di Alabama pertama dalam sejarah yang membuat komposisi di Senate menjadi 49 : 51 untuk Republik

Dari pasar komoditas dan energi, harga Batubara dan Emas terapresiasi sedengkan Minyak, Timah dan Nikel terkoreksi. Masih ada peluang untuk saham saham #ANTM #DOID #BUMI untuk aktif kembali hari ini disamping trio Indika #INDY #PTRO dan #MBSS

IHSG ditutup menguat kemarin 0.4% dan sedikit break area konsolidasi 5950-6050. Volume perdagangan sedikit diatas rata rata 5 hari terakhir dan ada momentum untuk penguatan lanjutan. Saham MINING, INFRA dan FINANCE menjadi pendorong kemarin saat MISCIND dan AGRI terkoreksi

Hari ini Index diperkirakan mencoba bertahan di terirtory positif dan bergerak pada kisaran 6035-6070 setelah keluar dari area konsolidasi 5950-6050.  Index akan menguat terbatas dengan didukung oleh saham saham dari kelompok TRADE, MINING, INFRA dan BASICIND.

Saham kelompok PROPERTY dan FINANCE cenderung sideways Khusus untuk saham PROPERTY KONSTRUKSI dapat diperhatikan karena sudah terlihat mencapai bottom seperti WIKA dan ADHI

Beberapa saham yang dapat diperhatikan hari ini : #BUMI, #CPIN dan #PGAS

by TemanTrader

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...